Polres Sanggau - Komitmen
Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan
melalui kegiatan panen jagung hibrida yang dilaksanakan di lahan Kelompok Tani
(Poktan) Usaha Mandiri binaan Polsek Parindu, Desa Suka Mulya, Kecamatan
Parindu, Kabupaten Sanggau, Rabu (22/7/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga
selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung swasembada pangan
sekaligus menyukseskan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Panen jagung hibrida tersebut
merupakan hasil penanaman yang telah dilakukan sejak Kamis, 23 April 2026, di
atas lahan seluas satu hektare. Setelah melalui proses budidaya, pemeliharaan,
dan pendampingan secara berkelanjutan, tanaman jagung menunjukkan hasil yang
menggembirakan dengan produktivitas yang dinilai sangat baik.
Kegiatan panen dihadiri Kapolsek
Parindu AKP Sutono bersama sembilan personel Polsek Parindu. Turut hadir pula
perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Parindu, yakni Penyuluh
Pertanian Lapangan (PPL) Margareta, Steven, Martinus Tono, dan Juanita Sinaga,
serta Ketua Poktan Usaha Mandiri Sukaryono bersama 15 anggota kelompok tani.
Momentum panen berlangsung dalam
suasana penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh peserta bersama-sama memanen
jagung sebagai simbol keberhasilan kolaborasi antara Polri, penyuluh pertanian,
dan kelompok tani dalam mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah Kecamatan
Parindu.
Untuk mengetahui tingkat
produktivitas lahan, tim Penyuluh Pertanian Lapangan melaksanakan metode ubinan
terhadap hasil panen. Berdasarkan tiga plot sampel yang diambil, diperoleh
hasil masing-masing sebesar 8,2 kilogram, 7 kilogram, dan 7,6 kilogram. Dari
hasil tersebut diperoleh rata-rata 7,6 kilogram per sampel.
Melalui perhitungan metode
ubinan, produktivitas jagung hibrida diperkirakan mencapai sekitar 12,16 ton
tongkol basah per hektare. Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan lahan
dilakukan secara optimal dan menjadi indikator positif bagi pengembangan
komoditas jagung sebagai salah satu sektor strategis dalam mendukung ketahanan
pangan daerah.
Kapolsek Parindu mengatakan bahwa
keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang memiliki
kepedulian terhadap sektor pertanian. Menurutnya, Polri tidak hanya hadir
menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif
mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,
termasuk di bidang ketahanan pangan.
“Panen hari ini merupakan bukti
bahwa sinergi antara Polri, penyuluh pertanian, dan kelompok tani mampu
menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap
keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus
meningkatkan produktivitas pertanian, sehingga mampu memperkuat ketahanan
pangan daerah sekaligus mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” ujar
AKP Sutono.
Ia menambahkan, keterlibatan
Polsek Parindu dalam pendampingan sektor pertanian merupakan bagian dari
implementasi Polri Presisi yang hadir memberikan solusi terhadap berbagai
kebutuhan masyarakat. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan
kesejahteraan petani melalui hasil panen yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Perwakilan BPP Kecamatan Parindu
juga memberikan apresiasi terhadap semangat kolaborasi yang dibangun bersama
Polsek Parindu dan Poktan Usaha Mandiri. Menurut para penyuluh, pendampingan
yang dilakukan secara konsisten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga
kualitas tanaman hingga memasuki masa panen.
Kegiatan
panen jagung hibrida ini sekaligus menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor
merupakan kunci keberhasilan pembangunan pertanian. Sinergi antara kepolisian,
penyuluh pertanian, pemerintah, dan kelompok tani diharapkan terus berlanjut
sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan
pangan, serta mendukung terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia demi
kesejahteraan masyarakat. (Dny Ard /
Humas Res Sgu)



