Polres Sanggau - Kecelakaan lalu lintas tunggal melibatkan satu
unit mobil ambulans RSUD Dr. Soedarso Pontianak terjadi di Jalan Raya
Meliau-Bodok, Dusun Kedondong, Desa Sungai Mayam, Kecamatan Meliau, Kabupaten
Sanggau, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam peristiwa tersebut,
sopir ambulans, SR (38), meninggal dunia setelah kendaraan yang dikemudikannya
masuk ke dalam parit.
SR diketahui merupakan sopir ambulans RSUD Dr. Soedarso Pontianak yang
berdomisili di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan
Pontianak Timur, Kota Pontianak. Saat kejadian, korban sedang menjalankan tugas
mengantarkan jenazah menuju rumah duka di wilayah Afd. IV PTPN Gunung Meliau,
Dusun Klekak, Desa Melobok, Kecamatan Meliau.
Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun Polsek Meliau, ambulans
tersebut membawa jenazah almarhum NH dengan seorang pendamping bernama Dina
(48), warga Dusun Klekak, Desa Melobok. Perjalanan berlangsung hingga kendaraan
tiba di ruas Jalan Raya Meliau-Bodok, Dusun Kedondong, Desa Sungai Mayam.
Saat melintas di lokasi kejadian, kendaraan dalam kondisi melewati jalan
yang menanjak. Pada saat itu, SR diduga tiba-tiba mengalami hilang kesadaran
sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan yang dikemudikannya.
Kondisi tersebut menyebabkan ambulans kehilangan kendali dan bergerak
mundur hingga akhirnya masuk ke dalam parit di sisi jalan. Akibat kejadian itu,
SR mengalami kondisi kritis, sedangkan Dina mengalami luka lecet ringan pada
bagian lengan sebelah kiri.
Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan dan
bersama personel Polsek Meliau melakukan evakuasi terhadap korban dari
kendaraan. SR selanjutnya dibawa ke Puskesmas Meliau untuk mendapatkan
pemeriksaan dan penanganan medis.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, SR dinyatakan telah
meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan awal, kondisi korban saat berada di
Puskesmas disebut mengalami perubahan fisik yang mengarah pada dugaan gangguan
kesehatan secara mendadak.
Kapolsek Meliau Iptu Supar mengatakan, berdasarkan informasi dan hasil
pemeriksaan awal yang diterima pihak kepolisian, korban diduga mengalami
serangan jantung sebelum kendaraan kehilangan kendali. Meski demikian, pihaknya
tetap melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk memastikan rangkaian
kejadian secara menyeluruh.
“Dari pemeriksaan medis awal, korban diduga mengalami serangan jantung
atau gangguan kesehatan mendadak saat mengemudikan ambulans. Namun, kami tetap
melakukan pengecekan dan pengumpulan keterangan untuk memastikan kronologi
peristiwa secara objektif,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut
sebagai musibah dan tidak menyalahkan pihak mana pun atas peristiwa yang
terjadi. Jenazah SR kemudian dibawa pihak keluarga dari Puskesmas Meliau menuju
RSUD Dr. Soedarso Pontianak untuk proses selanjutnya.
Sementara itu, jenazah almarhum NH yang sebelumnya berada di dalam
ambulans langsung dievakuasi oleh pihak keluarga dari lokasi kejadian
menggunakan kendaraan pribadi. Jenazah tersebut kemudian telah dimakamkan di
pemakaman muslim Afd. I Gunung Meliau, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau,
Kabupaten Sanggau.
Dalam penanganan kecelakaan tersebut, personel Polsek Meliau mendatangi
tempat kejadian perkara, melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengevakuasi
korban dan kendaraan, serta mengamankan barang bukti. Polisi juga melakukan
pengumpulan bahan keterangan terkait identitas korban, saksi dan rangkaian
kejadian.
Kapolsek Meliau menegaskan bahwa penanganan dilakukan dengan
mengutamakan keselamatan masyarakat dan memastikan arus lalu lintas di sekitar
lokasi tetap berjalan dengan aman.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk selalu memperhatikan kondisi fisik
sebelum berkendara, terlebih bagi pengemudi yang menjalankan tugas dengan jarak
tempuh cukup jauh. Jika merasa tidak sehat atau mengalami kelelahan, sebaiknya
segera berhenti di tempat aman dan meminta bantuan,” katanya.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapan
kondisi kesehatan bagi setiap pengemudi sebelum melakukan perjalanan.
Polsek Meliau juga
mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri mengemudi ketika mengalami
gangguan kesehatan atau kondisi tubuh yang tidak prima demi mencegah kecelakaan
dan menjaga keselamatan seluruh pengguna jalan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



