Polres Sanggau - Jajaran Polsek Meliau bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan
(karhutla) yang terjadi di Dusun Balai Tinggi, Desa Balai Tinggi, Kecamatan
Meliau, Kabupaten Sanggau, Senin (31/8/2026). Upaya pemadaman dilakukan untuk
mencegah api meluas, mengingat lokasi lahan yang terbakar berada sekitar 30 Meter
dari permukiman warga.
Pemadaman
dimulai sekitar pukul 13.30 WIB dan berlangsung hingga malam hari. Sebanyak
delapan personel Polsek Meliau diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan
bersama sekitar 30 warga Dusun Balai Tinggi yang turut membantu proses
pemadaman.
Keterlibatan
masyarakat menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla tersebut. Warga
bersama petugas bekerja secara bergantian menyisir area terdampak untuk
mengendalikan titik api sekaligus mencegah kobaran menjalar menuju kawasan
permukiman.
Dalam proses
pemadaman, tim menggunakan dua unit mesin Robin dan tujuh unit alat penyemprot
air jenis solo. Peralatan tersebut digunakan untuk menjangkau titik-titik api
dan membasahi area yang berpotensi kembali terbakar.
Jarak lokasi
kebakaran yang hanya sekitar 30 Meter dari rumah warga membuat penanganan harus
dilakukan secara cepat dan terukur. Petugas memprioritaskan pengendalian api di
sisi yang berpotensi mendekati permukiman guna meminimalkan risiko terhadap
keselamatan warga.
Kapolsek Meliau
Iptu Supar mengatakan, kecepatan respons menjadi faktor penting ketika
kebakaran terjadi di dekat permukiman. Menurutnya, sinergi antara personel
kepolisian dan masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses pemadaman.
“Begitu mendapat
informasi mengenai kebakaran, kami langsung mengerahkan personel ke lokasi.
Karena jaraknya cukup dekat dengan permukiman, api harus segera dikendalikan
agar tidak merambat dan menimbulkan risiko bagi masyarakat,” ujarnya.
Setelah
dilakukan penanganan selama beberapa jam, sekitar pukul 20.00 WIB api berhasil
dipadamkan. Petugas kemudian memastikan kondisi lokasi untuk mengantisipasi
adanya bara atau titik api yang dapat kembali menyala.
Iptu Supar mengapresiasi
kepedulian warga Dusun Balai Tinggi yang ikut membantu proses pemadaman. Ia
menilai keterlibatan masyarakat menunjukkan bahwa penanggulangan karhutla
membutuhkan kepedulian bersama, terutama ketika kebakaran berada di sekitar
lingkungan tempat tinggal.
“Kami
mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang ikut membantu. Ke depan, kami
meminta warga tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas pembakaran yang
berpotensi memicu karhutla. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi
kebakaran harus segera dilaporkan,” tegasnya.
Polsek Meliau akan terus
meningkatkan pemantauan terhadap wilayah yang memiliki potensi karhutla
sekaligus mengedepankan langkah pencegahan melalui edukasi dan imbauan kepada
masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat mencegah kejadian serupa serta melindungi
permukiman dan lingkungan dari ancaman kebakaran. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



