Polres Sanggau -
Polres
Sanggau melalui Polsek Kapuas melakukan monitoring ketersediaan stok dan
antrean bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
(SPBU) di wilayah Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu
(19/8/2026). Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM
tetap aman sekaligus menjaga pelayanan kepada masyarakat berjalan tertib dan
lancar.
Monitoring berlangsung mulai
sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai dengan menyasar sejumlah SPBU, termasuk
SPBU 64.785.04 Engkayas di Kelurahan Tanjung Kapuas, SPBU 64.785.02 Bunut di
Kelurahan Bunut, serta SPBU 64.785.05 Sungai Mawang di Desa Sungai Mawang,
Kecamatan Kapuas.
Di SPBU 64.785.04 Engkayas,
petugas mencatat stok Pertalite sebanyak 7.000 liter, Solar 2.000 liter dan
Pertamax 7.000 liter. Sementara itu, untuk jenis BBM Pertamina Dex di SPBU
tersebut dalam kondisi nihil saat dilakukan monitoring.
Selanjutnya, di SPBU 64.785.02
Bunut, ketersediaan Pertalite tercatat sebanyak 16.000 liter. Sedangkan di SPBU
64.785.05 Sungai Mawang, tersedia Pertalite sebanyak 16.000 liter, Solar 5.000
liter, Pertamax 430 liter dan Pertamina Dex sebanyak 7.000 liter.
Hasil pemantauan di lapangan
menunjukkan aktivitas pelayanan pengisian BBM pada ketiga SPBU tersebut
berlangsung normal. Meskipun terdapat antrean kendaraan, kondisi antrean
relatif terkendali dan tidak ditemukan adanya gangguan maupun situasi yang
berpotensi menghambat pelayanan kepada masyarakat.
Petugas juga melakukan pengawasan
terhadap proses pengisian untuk mengantisipasi adanya praktik penyalahgunaan
BBM.
Dari hasil monitoring, tidak
ditemukan indikasi penyalahgunaan dalam pengisian BBM, baik yang berkaitan
dengan pembelian maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu ketersediaan BBM
bagi masyarakat.
Kapolsek Kapuas mengatakan
monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian memastikan kebutuhan
BBM masyarakat tetap terlayani dengan baik. Menurutnya, pengecekan secara
langsung juga penting untuk mengetahui kondisi stok sekaligus situasi antrean
di lapangan.
“Kami melakukan pemantauan
langsung di sejumlah SPBU untuk memastikan ketersediaan BBM, kelancaran
pelayanan dan kondisi antrean tetap terkendali. Dari hasil pengecekan, stok BBM
masih tersedia dan pelayanan kepada masyarakat berjalan normal. Kami juga tidak
menemukan adanya penyalahgunaan dalam pengisian BBM,” ujar Iptu Marianus.
Ia menambahkan, kepolisian akan
terus melakukan monitoring secara berkala sebagai langkah preventif guna
menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat juga diimbau mengikuti ketentuan
yang berlaku saat melakukan pengisian BBM serta tidak melakukan pembelian
secara berlebihan yang dapat memengaruhi ketersediaan bagi pengguna lainnya.
Dengan kegiatan monitoring
tersebut, Polsek Kapuas memastikan kondisi ketersediaan BBM di sejumlah SPBU
yang dipantau dalam keadaan aman dan pelayanan berlangsung tertib.
Kepolisian
juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir melakukan pengawasan guna menjaga
distribusi BBM tetap berjalan sesuai ketentuan serta memberikan rasa aman dan
nyaman bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kapuas. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



