Polres Sanggau - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berdampak
terhadap kualitas udara menjadi perhatian jajaran Polsek Entikong, Polres
Sanggau. Sebagai langkah pencegahan terhadap gangguan kesehatan, personel
Polsek Entikong membagikan masker secara gratis kepada masyarakat dan pengguna
jalan di kawasan perbatasan.
Kegiatan
tersebut dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, mulai sekitar pukul 15.30
WIB hingga selesai. Pembagian masker berlangsung di Jalan Lintas Malindo,
tepatnya di depan Mako Polsek Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.
Sebanyak 100
masker dibagikan kepada masyarakat, pengendara, maupun pengguna jalan yang
melintas di lokasi kegiatan. Personel Polsek Entikong secara langsung
menyerahkan masker sekaligus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan,
terutama ketika beraktivitas di luar ruangan dalam kondisi kualitas udara yang
kurang baik.
Kegiatan
tersebut dikendalikan langsung oleh Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring,
S.H., bersama personel Polsek Entikong. Kehadiran polisi di tengah masyarakat
tidak hanya ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga
sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak Karhutla yang dapat memengaruhi
kesehatan warga.
Kapolsek
Entikong mengungkapkan pembagian masker merupakan langkah sederhana namun
penting untuk membantu masyarakat mengurangi paparan udara yang tercemar asap.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondisi
kesehatan selama kualitas udara belum sepenuhnya membaik.
“Kami membagikan
masker kepada masyarakat dan pengguna jalan sebagai bentuk kepedulian Polri
terhadap kondisi kesehatan warga di tengah dampak asap Karhutla. Kami juga
mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
serta mengurangi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi udara semakin
memburuk,” ujar AKP Donny Sembiring, Selasa (22/9) pagi.
Selain
memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat, kegiatan tersebut menjadi
bagian dari upaya preventif Polsek Entikong dalam menghadapi dampak Karhutla.
Personel juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan
tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan
lahan.
Kapolsek Entikong
menegaskan bahwa penanganan dampak Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh
elemen masyarakat. Melalui kegiatan pelayanan dan edukasi secara langsung,
Polri berupaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian dan
perlindungan, sekaligus mendorong kesadaran bersama untuk menjaga kesehatan,
keselamatan, serta lingkungan dari ancaman Karhutla. (Dny Ard / Humas Res
Sgu)



