Polres Sanggau - Cegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus
diperkuat jajaran Polsek Entikong, Polres Sanggau, bersama unsur TNI. Patroli
dan sosialisasi pencegahan Karhutla kembali digelar di wilayah hukum Polsek
Entikong, Selasa (29/9/2026), untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap
ancaman kebakaran dan kabut asap.
Kegiatan yang berlangsung mulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut dilaksanakan Ka SPKT III Polsek Entikong Bripka Jodi bersama personel Polsek Entikong dan anggota Koramil Entikong. Patroli dilakukan dengan menyambangi masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan agar warga turut berperan aktif mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan masyarakat mengenai
berbagai risiko yang dapat timbul akibat Karhutla, mulai dari kerusakan
lingkungan hingga gangguan terhadap aktivitas dan keselamatan warga akibat
kabut asap. Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga
lingkungan selama kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Petugas secara khusus mengimbau warga agar tidak membuka atau
membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta memilih cara
pengelolaan lahan yang tidak menimbulkan potensi api meluas, terutama pada
kondisi lahan yang kering dan mudah terbakar.
Selain pencegahan Karhutla, patroli tersebut juga mengajak masyarakat
menerapkan perilaku hidup bersih serta menjaga lingkungan sekitar. Langkah
tersebut dinilai penting untuk mengurangi dampak yang dapat ditimbulkan apabila
terjadi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan.
Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., mengatakan patroli dan
sosialisasi merupakan bagian dari langkah preventif untuk membangun kesadaran
masyarakat sebelum terjadi kebakaran. Menurutnya, pencegahan akan lebih efektif
apabila dilakukan bersama dengan melibatkan masyarakat sebagai pihak yang
berada paling dekat dengan lingkungan dan lahan yang berpotensi terbakar.
“Kami mengajak masyarakat untuk menjadi bagian dari pencegahan Karhutla.
Jangan menunggu sampai terjadi kebakaran baru kita bergerak. Setiap warga
memiliki peran penting untuk menjaga lingkungan, terutama dengan tidak membuka
lahan menggunakan cara pembakaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI dan masyarakat akan terus
diperkuat melalui patroli serta komunikasi langsung di lapangan. Selain
menyampaikan imbauan, kehadiran petugas di tengah masyarakat diharapkan dapat
mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan titik api atau kondisi yang
berpotensi berkembang menjadi kebakaran.
“Patroli ini bukan hanya menyampaikan larangan, tetapi juga membangun
kepedulian bersama. Kami berharap masyarakat segera melaporkan apabila melihat
adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran, sehingga
dapat ditangani sedini mungkin,” ujar AKP Donny Sembiring.
Melalui kegiatan tersebut,
Polsek Entikong berharap pemahaman, kesadaran, dan kesiapsiagaan masyarakat
dalam menghadapi ancaman Karhutla semakin meningkat. Upaya pencegahan secara
bersama-sama diharapkan mampu melindungi lingkungan sekaligus menjaga keselamatan
dan kenyamanan masyarakat dari dampak kabut asap di wilayah Kecamatan Entikong.
(Dny Ard / Humas Res Sgu)



