Polres Sanggau - Musim kemarau ekstrem membuat ketersediaan air bersih menjadi
persoalan yang harus dihadapi sebagian masyarakat di Kecamatan Jangkang,
Kabupaten Sanggau. Kondisi tersebut mendorong Forum Koordinasi Pimpinan
Kecamatan (Forkopimcam) Jangkang bergerak bersama menyalurkan bantuan air
bersih kepada warga di Desa Balai Sebut, Selasa, 15 September 2026.
Pendistribusian
air bersih berlangsung mulai sekitar pukul 14.30 WIB hingga selesai di Terminal
Bus Balai Sebut, Dusun Perintis, Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang. Kegiatan
tersebut dipimpin Camat Jangkang Yuliana Ernawati, S.Kom., bersama unsur TNI, Polri,
dan pemerintah desa sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar
masyarakat di tengah kondisi cuaca yang semakin kering.
Kapolsek
Jangkang Iptu Sukarjo bersama personel Polsek Jangkang turut terlibat dalam
kegiatan tersebut. Dukungan juga datang dari Danramil Jangkang Serma Sri
Mulyono beserta personel Koramil Jangkang, serta Kepala Desa Balai Sebut yang
diwakili Kepala Wilayah Perintis Jipo bersama staf Desa Balai Sebut.
Air yang
dibagikan bersumber dari sumur bor milik Puskesmas Balai Sebut. Sebanyak dua
buah toren digunakan sebagai sarana penampungan dan pengangkutan air,
masing-masing berkapasitas 1.000 liter, sehingga total air bersih yang
disalurkan kepada masyarakat mencapai 2.000 liter.
Kapolsek
Jangkang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dan
unsur keamanan di tengah masyarakat ketika kebutuhan air bersih semakin sulit
dipenuhi akibat musim kemarau. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan
kepedulian dan kerja sama semua pihak agar kebutuhan dasar warga tetap dapat
terpenuhi.
“Di tengah
kondisi kemarau seperti sekarang, air bersih menjadi kebutuhan yang sangat
penting bagi masyarakat. Kami bersama Forkopimcam berupaya membantu sesuai
kemampuan yang ada. Ini bukan hanya soal menyalurkan air, tetapi juga
memastikan masyarakat tidak merasa menghadapi kondisi ini sendirian,” ujar Iptu
Sukarjo.
Selain membantu
memenuhi kebutuhan warga, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat
koordinasi antara pemerintah kecamatan, TNI, Polri, pemerintah desa, dan
fasilitas pelayanan kesehatan. Sinergi tersebut diperlukan untuk merespons
cepat berbagai persoalan yang muncul akibat kondisi cuaca ekstrem, khususnya
keterbatasan sumber air bersih.
Sukarjo juga
mengajak masyarakat untuk menggunakan air secara hemat dan bijaksana selama
musim kemarau. Ia mengingatkan warga agar menjaga sumber air yang masih
tersedia serta segera berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun pihak terkait
apabila mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Kami mengimbau
masyarakat menggunakan air seperlunya dan saling membantu apabila ada warga
yang membutuhkan. Semangat gotong royong harus terus dijaga, karena menghadapi
kemarau membutuhkan kepedulian bersama,” katanya.
Pembagian air bersih
tersebut merupakan tindak lanjut atas perkembangan kondisi cuaca musim kemarau
ekstrem yang menyebabkan sejumlah sumber air semakin sulit diperoleh. Selama
kegiatan berlangsung, proses pendistribusian berjalan aman, tertib, dan terkendali,
sekaligus menjadi wujud nyata sinergi Forkopimcam Jangkang dalam membantu
masyarakat menghadapi dampak musim kemarau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



