Polres Sanggau - Perkuat
ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan produktif terus dilakukan Polsek
Toba, Polres Sanggau. Bersama sukarelawan binaan, personel kepolisian
melaksanakan penanaman jagung hibrida di lahan seluas 1 hektare milik
Hendrikus, yang berlokasi di Dusun Mangkup, Desa Teraju, Kecamatan Toba,
Kabupaten Sanggau, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar
pukul 06.00 WIB tersebut merupakan bagian dari Program 2 Pemanfaatan Lahan
Produktif Gugus Tugas Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Penanaman ini menjadi wujud keterlibatan langsung Polri dalam mendorong masyarakat
mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah pedesaan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan
anggota Polsek Toba bersama kelompok sukarelawan binaan yang dikoordinasikan
oleh Hendrikus selaku pemilik lahan. Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat
gotong royong antara kepolisian dan masyarakat dalam mengembangkan sektor
pertanian sebagai salah satu penopang kemandirian pangan.
Lahan seluas kurang lebih 1
hektare tersebut dimanfaatkan untuk budidaya jagung hibrida pada periode tanam
Oktober 2026. Pemilihan lahan milik sukarelawan binaan Polsek Toba ini
merupakan bagian dari upaya memperluas pemanfaatan lahan produktif sekaligus
mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan pertanian yang berkelanjutan.
Dalam proses penanaman, petugas
dan sukarelawan menggunakan benih jagung hibrida merek SIMETAL BISI 321
sebanyak 10 kilogram. Penggunaan benih tersebut menjadi bagian dari persiapan
budidaya dengan harapan tanaman dapat tumbuh secara optimal dan menghasilkan
produksi yang bermanfaat bagi pemilik lahan.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky
Montolalu, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan penanaman jagung bersama
sukarelawan merupakan bentuk pendampingan Polri untuk membangun semangat
produktivitas masyarakat, khususnya dalam memanfaatkan lahan pertanian yang
tersedia.
“Pertanian memiliki peran penting
dalam menopang kehidupan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun
semangat kebersamaan agar lahan yang dimiliki warga dapat dikelola secara
produktif. Polri hadir untuk mendukung dan mendorong masyarakat agar semakin
berdaya dalam memenuhi kebutuhan pangan,” katanya.
Iptu Arnold Rocky Montolalu
menambahkan, sinergi antara personel Polsek Toba dan sukarelawan diharapkan
tidak berhenti pada kegiatan penanaman, tetapi berlanjut melalui pemeliharaan
tanaman hingga masa panen. Menurutnya, konsistensi dan kerja sama menjadi
bagian penting dalam menjaga keberlanjutan program pertanian serta memberikan
manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program 2 Pemanfaatan Lahan
Produktif tersebut juga merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap Asta Cita
Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan
nasional. Melalui kegiatan di tingkat desa, Polsek Toba berupaya mendorong
tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan lahan secara
efektif dan berkelanjutan.
Dengan
dimulainya penanaman jagung hibrida di lahan seluas 1 hektare milik Hendrikus,
Polsek Toba berharap kegiatan ini dapat menjadi dorongan positif bagi
masyarakat lainnya untuk mengembangkan sektor pertanian. Sinergi kepolisian dan
sukarelawan diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian pangan dari desa sekaligus
memperkuat kontribusi masyarakat terhadap ketahanan pangan Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



