Polres Sanggau



Tampilkan postingan dengan label sosbud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosbud. Tampilkan semua postingan

Wakapolsek Entikong Apresiasi Keberhasilan Panen Jagung Hibrida di Lahan Sukarelawan


Polres Sanggau - Upaya mendukung ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil positif di wilayah perbatasan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan sukarelawan milik Abdurrahman dan kelompoknya di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Rabu (10/6/2026).

Panen yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan hasil budidaya jagung hibrida yang ditanam pada Kuartal I Tahun 2026, tepatnya pada 9 Februari 2026, di lahan seluas satu hektare. Kegiatan ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang terus didorong oleh pemerintah bersama berbagai pemangku kepentingan di daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolsek Entikong IPTU H. Pintor Hutajulu, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Entikong Mahmudi, S.P., Kanit Binmas Polsek Entikong AIPDA Muh. Tholkah, Kanit Propam Polsek Entikong AIPTU Saprudin, S.H., Kasium Polsek Entikong AIPDA M.H. Hutabarat, Bhabinkamtibmas Desa Entikong BRIPKA Pietter F. Simanjuntak, S.H., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Entikong Vinsen, serta personel Polsek Entikong.

Kegiatan panen dilaksanakan dengan metode ubinan yang dilakukan oleh tim BPP Kecamatan Entikong untuk memperoleh estimasi produktivitas lahan secara objektif. Hasil pengukuran menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan dan mencerminkan keberhasilan pengelolaan lahan pertanian oleh kelompok tani setempat.

Dari tiga plot sampel yang diukur, diperoleh hasil masing-masing sebesar 11,76 ton per hektare, 14,25 ton per hektare, dan 15,12 ton per hektare. Berdasarkan hasil tersebut, rata-rata produktivitas lahan tercatat mencapai 13,71 ton per hektare.

Sementara itu, melalui perhitungan ubinan tongkol basah menggunakan metode standar, diperoleh estimasi hasil panen sebesar 8,5 ton per hektare. Capaian tersebut menunjukkan bahwa lahan pertanian yang dikelola secara optimal mampu menghasilkan produktivitas yang menjanjikan bagi para petani.


Wakapolsek Entikong IPTU H. Pintor Hutajulu menyampaikan apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras dalam mengelola lahan pertanian sehingga mampu menghasilkan panen yang baik dan memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.

“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa sektor pertanian memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Kami mengapresiasi semangat para petani yang terus produktif dan berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional,” ujar IPTU H. Pintor Hutajulu.

Menurutnya, sinergi antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan kepolisian menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian. Polri akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Kegiatan panen jagung hibrida ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional serta implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Melalui peningkatan produksi pertanian, diharapkan ketahanan pangan dapat terus terjaga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian.

Keberhasilan panen di lahan sukarelawan Abdurrahman dan kelompoknya ini diharapkan menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus mengembangkan budidaya jagung hibrida. Dengan produktivitas yang semakin baik dan dukungan berbagai pihak, sektor pertanian di Kecamatan Entikong diyakini mampu menjadi salah satu pilar penting dalam mewujudkan kemandirian pangan di wilayah perbatasan Indonesia. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Kabag Ops Polres Sanggau Pimpin Pengamanan Kebaktian/Misa di Gereja



Polres Sanggau - Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Bermawis, SH, MH Pimpin Pengamanan Kebaktian/Misa bersama anggota Polres Sanggau di Gereja Katedral Sanggau, Minggu (10/3).
Kompol Bermawis mengatakan tujuan dari pengamanan gereja ini, untuk memberikan rasa aman dan nyaman untuk melaksanakan kegiatan Kebaktian hari Minggu.

Kabag Ops menambahkan seluruh personel sudah ditugaskan untuk menjaga di masing-masing wilayah yang menjadi lokasi untuk kegiatan Kebaktian, terutama kegiatan yang dilaksanakan di gereja-gereja yang besar dan memiliki jemaat yang banyak.
“Semua gereja yang hari ini ada kegiatan Kebaktian mendapatkan pengamanan, untuk jumlah kekuatannya kita fleksible, yang pasti menjadi prioritas adalah gereja besar dan yang jemaatnya banyak, karena tingkat kerawanannya lebih tinggi,” pungkas Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Bermawis.

Penulis : Denny Ardiyanto
Publish : Humas Polres Sanggau

Halaman Polres Sanggau Dipenuhi Motor, Ini Yang Terjadi



Tribratanews.polri.go.id - Polda Kalbar - Polres Sanggau, Halaman Polres sanggau kali ini dipenuhi kendaraan roda dua namun tentunya itu semua bukan milik anggota tapi kendaraan milik masyarakat pemohon SKCK (surat keterangan catatan kepolisian), 02/07/18.

Sekilas terlihat motor yang terpakir sepertinya adalah motor sitaan ataupun sedang dilaksanakannya razia, saking membludaknya masyarakat parkiran yang dikhususkan sendiri untuk masyarakat tidak cukup sehingga harus menggunakan lapangan halaman depan yaitu lapangan tempat pelaksanaan apel sehari hari.



Membludaknya para pemohon skck bukan karena lalainya atau lemahnya sistem pelayanan skck dipolres sanggau namun karena permitaan terkait pendaftaran anggota calon legislatif menginjak hari  terakhir pada hari ini (02/07/18) "ya betul memang terasa berbeda sekali hari ini sangat ramai hingga tidak bisa masuk ruangan antrian, katanya sih kebanyakan para caleg yang buat skck, sedangkan saya mau ngambil skck yang kemarin" ucap abang syafawi salah satu pemohon yang juga sudah lama menunggu giliran.




"Kami terlebih dahulu mengutamakan yang sangat mendesak namun tentunya tidak mengabaikan yang sudah lebih dahulu datang untuk mengajukan pembuatan skck, kebetulan juga anggota kami masih ada yang berada di TPS karena baru baru ini kita tahu masih dilaksanakan tahap pleno di tingkat PPK, jadi sebagian anggota masih dilapangan termasuk beberapa anggota pelayanan skck sendiri" ujar Aipda Ermunadi anggota yang menghandle administrasi di SKCK.

Tingginya tingkat pemohon skck ini juga membuktikan peranan penting Polri sendiri dalam hal pelayanan skck yang diminati dan salah satu syarat penting untuk melanjutkan pendidikan dan melamar pekerjaan ataupun salah satu kelengkapan administrasi dalam berbagai kepentingan yang salah satunya adalah kelengkapan melamar sebagai Calon Legislatif yang akan dilaksanakan sebentar lagi.


Penulis  : Muhammad Aulia

Polres Sanggau Laksanakan Bakti Sosial DiMesjid Agung Sanggau

 

Polda Kalbar - Polres Sanggau, Sebagai wujud jiwa sosial dan dalam rangka mempertebal keimanan dibulan ramadhan polres sanggau menggelar kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan di Mesjid Agung Almuawanah, Jumat, 08/06/18.
 
Kegiatan yang dilaksanakan dimesjid agung yang berlokasi di jantung kota sanggau jalan H.Abas kelurahan ilir kota  Kabupaten sanggau ini dipimpin langsung kapolres sanggau Akbp Rachmat Kurniawan, SH, S.ik, MM dan diikuti juga ketua bhayangkari cabang sanggau serta anggota Polres Sanggau.
 
Adapun yang menjadi sasaran dalam kegiatan ini adalah kebersihan mesjid yang digunakan rutin setiap hari untuk pelaksanaan ibadah taraweh dan tadarus malam, terlihat Akbp Rachmat dan Ibu juga turut serta memegang alat pembersih dan tanpa sungkan untuk membersihkan lantai mesjid.



Mesjid agung juga merupakan salah satu mesjid terbesar yang ada dikabupaten sanggau yang didirkan sekitar tahun 1960, dan menurit.salah satu pengurus dalam bulan ramadhan ini baru hanya polres sanggau yang melaksanakan kegiatan bakti sosial disini, dan secara pribadi saya selaku seksi kebersihan dimesjid ini mengucapkan banyak terima kasih kepada pak kapolres dan anggota lainnya atas dedikasi yang tinggi yang mau perduli turut menjaga kebersihan mesjid ini.




Sebelum meninggalkan mesjid kapolres juga meminta ijin untuk membersihkan mukena (alat sholat milik wanita) untuk dibersihkan, "karena barang inventaris ini sering dipakai jika jarang dibersihkan akan sangat disayangkan sekali karena melaksanakan ibadah itu harus benar benar suci dari hadas besar dan kecil, kita tidak tau ini masih bersih apa tidak" ucapnya kemudian bayangkari langsung memungut semua mukena untuk dicuci dan dikembalikan sebelum pelaksanaan tarawih malam nanti.

"Dalam beberapa hari kedapan juga kita akan laksanakan kegiatan yang sama dibeberapa mesjid dikabupaten sanggau, dan tidak hanya mesjid agung saja" ucapnya.




Penulis.    : Muhammad Aulia

Diam Diam Polisi Ini Berjiwa Sosial Tinggi



 

Polda Kalbar - Polres Sanggau, Pagi itu salah seorang anggota polres sanggau yang sudah cukup berumur ini terlihat memasuki salah satu bank yang ada dikota sanggau dengan membawa buku kecil ditangannya, ketika Jurnalis polres sanggau menghampiri dan berbincang bincang rupanya Ipda Evon Mario yang sudah bertugas sekitar 30 tahun lebih ini berniat menabung di bank tersebut, Kamis, 31/05/18.

Namun buku tabungan itu bukanlah miliknya, namun milik seorang nenek Maesaroh (60)  yang biasa mendorong gerobak setiap pagi siang dan sore, dan seluruh masyarakat sanggau hampir mengenal nenek tersebut, rupanya Ipda Evon ini berniat menabungkan duit milik nenek Maesaroh tersebut, dan ketika dikonfirmasi memang berdasarkan atas saran dari ipda evon agar nenek Maesaroh tersebut mau menabung sebab penghasilan nenek Maesaroh itu juga lumayan perharinya.


"Lebih baik nenek ditabung duitnya, sayang kalau tidak ditabung" ucapnya sambil menceritakan awal pertama ipda evon bertemu nenek Maesaroh dan melihat tata letak penyimpanan uangnya yang semeraut, memang diektahui nenek tersebut menurut warga mendapatkan sumbangan sedekah dari warga yang simpati terhadapnya, tapi sayang uang yang didapat sang nenek tidak disimpan dengan baik jadi terkesan sembarangan "kita takut jika malah diambil orang lain karena menyimpan disembarang tempat, jadi saya sarankan ditabung saja" ucap Evan.

Nenek Maesaroh yang saat dikonfirmasi sedang tertidur disalah satu warung dipinggir jalan yang disebabkan sang nenek juga menjalankan ibadah puasa ini sangat kesulitan ketika diajak berdiskusi dikarenakan pendengaran yang kurang, diketahui nenek maesaroh tinggal diseputaran kelurahan sungai sengkuang kabupaten sanggau ini juga memiliki anak namun sepanjang harinya hidup seorang diri karena anaknya sudah berkeluarga dan dengan ekonomi pas pasan juga, sehingga terpaksa sang nenek membanting tulang mendorong gerobak besar seorang diri untuk mengais rejeki, atas dasar itulah rasa kemanusiaan Ipda Evon tersentuh "kita tidak bisa bantu banyak, minimal menolong jangan sampai uangnya hilang" ucapnya yang seringkali bertemu nenek maesaroh melintas didepan warung diseputaran mapolres sanggau ini.



Penulis                 : Muhammad Aulia

Polsek Jangkang Kampanyekan Penolakan Berita Hoax dan Dukung Pilkada Damai



Polda Kalbar - Polres Sanggau - Dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Jangkang, Anggota Polsek Jangkang melakukan kegiatan Kampanye untuk menolak penyebaran kabar bohong atau hoax serta mendukung Pilkada Damai tahun 2018, Kamis (03/04).

Brigadir Tonius Karnoto bersama Bripda Yosef Jono melaksanakan kegiatan kampanye penolakan terhadap penyebaran kabar bohong atau hoax dan mendukung pelaksanaan pilkada damai tahun 2018 di Desa Balai Sebut Kecamatan Jangkang Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu program Polres Sanggau dalam menjaga situasi kamtibmas wilayah jajarannya agar selalu dalam kondisi aman dan kondusif.


Kegiatan kampanye anti penyebaran berita bohong atau hoax dikembangkan diseluruh lingkungan masyarakat dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas dalam suasana berlangsungnya pentahapan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar serta Bupati dan Wakil Bupati Sanggau tahun 2018.

Disampaikan Kapolsek Jangkang Iptu Rustamaji bahwa “Kita kampanyekan penolakan penyebaran kabar bohong atau hoax agar situasi kamtibmas dapat selalu berlangsung dengan aman dan tentram serta masyarakat terhindar dari permusuhan antara pendukung calon maupun partai politik,” tuturnya. 

Penulis : Denny Ardiyanto

Bingkisan Hari Kartini : Polisi dan Bhayangkari Berbagi Sembako



Polda Kalbar - Polres Sanggau, Dalam rangka memperingati Hari Kartini, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Parindu Brigadir Agus bersama Camat Parindu beserta ibu, dan Ketua Bhayangkari Parindu, melaksanakan kegiatan berbagi sembako di Desa Suka Mulya Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau, Rabu 25/04/18).

Pemberian sembako ini merupakan wujud untuk memperkuat tali silaturahmi dengan masyarakat dan dikhususkan untuk membantu warga yang sudah lansia dan mengalamai tunanetra juga tuna rungu diantaranya Ibu Kante (76 ), Bapak Wakid (74), serta Bapak Ahmad Baidi (50).

Terlihat dalam penyerahan bantuan tersebut Pak Wakid terharu dan sempat berkaca kaca, seolah olah tidak percaya dizaman sekarang ini masih ada orang lain yang perduli terhadap dirinya yang sudah cukup renta, karena yang ia ketahui saat ini kebanyakan orang mengurusi diri sendiri, "saya sangat senang sekali masih ada yang perduli, saya tidak melihat apa yang diberikan tapi kepedulian terhadap sesama, apalagi seorang polisi, kok ngurusi masalah beginian, ini sungguh suatu kehormatan" ucap pak wakid yang sudah lansia ini, sambil tak kuasa menahan haru.

"Jangan dilihat dari nilainya. Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, warga di Desa Suka Mulya dapat sedikit terbantu, ini wujud kepedulian kami pada hari kartini ini pak"ungkap Brigadir Agus.

"Kita tidak tahu bagaimana kita nantinya, siapa tau kita sudah tua juga seperti mereka dan itu pasti, bagaimana rasanya saat tua tidak diperhatikan, hanya itu yang saya rasa" ucapnya lagi.



Penulis                 : Muhammad Aulia

Polres Sanggau Kerahkan Personil Bantuan Kemanusiaan


Polda Kalbar - Polres Sanggau, Seminggu sudah bencana banjir yang di alami warga masyarakat di wilayah meliau, mendapatkan perhatian pemerintah, beberapa bantuan dari berbagai lintas sektor dari tingkat kabupaten maupun tingkat provinsi, maupun perusahaan yang berada di wilayah meliau. Polsek Meliau dalam hal ini tidak tinggal diam membantu menyalurkan sumbangan tersebut. Senin (23/04/2018).

Dengan menurunkan 2 anggota setiap hari untuk berjaga di posko banjir merupan kepedulian Kapolsek terhadap warga masyarakat yang membutuhkan bantuan. Cepatnya penyaluran bantuan agar di rasakan warga masyarakat yang membutuhkan. Anggota yang melaksanakan tugas atas perintah kapolsek tersebut sudah dilakukan. Kesiapan anggota yang berjaga di posko banjir siap berkoordinasi dengan instansi lain terkait penyaluran bantuan ke masyarakat.

Kapolsek Meliau Iptu M.R. Pardosi, SH. menyampaikan kepada anggota agar selalu menjaga keselamatan diri dalam menjalankan tugas sehari - hari, serta tidak lupa untuk mengambil dokumemtasi pelaksanaan tugas. "kami sudah melakukannya secara maksimal, kami juga sudah berkoordiansi dengan istansi lain terkait penyaluran bantuan tersebut. Di sampaikan kan kepada anggota yang melaksanakan tugas agar menjadi berkat dan pahala". Tuturnya.

Sementara jtu masih terdapat beberapa wilayah di kecamatan meliau kabupaten sanggau yang masih terkena banjir dengan mengacu pada data BNPD sanggau, terdapat beberapa titik dan memang diketahui berdasarkan lokasi yang terkena banjir merupakan lokasi yang rendah dan memang dari tahun ketahun jika debit air naik dapat dipastikan terjadi banjir, ujar anggota Team reacue BNPBD kab. sanggau.


Penulis : NIKSON BULAN
Publish : Muhammad Aulia

Sinergitas Muspika Meliau Dalam Menyalurkan Bantuan Logistik Kepada Korban Bencana Banjir



Polda Kalbar - Polres Sanggau - Setiap terjadi bencana alam pada umumnya sangat berdampak negatif, selain menimbulkan korban jiwa, luka, wabah penyakit, kerugian materi, harta benda, bahkan meninggalkan bekas kerusakan baik alam maupun infrastruktur,pada suatu wilayah yang mengalami bencana alam. Lebih parahnya lagi bila bencana alam tersebut meninggalkan suatu kenangan pahit yang tidak dapat dilupakan.

Sudah tiga hari Kecamatan Meliau secara berturut-turut diguyur hujan, abrasi ditepian bibir Sungai Kapuas secara umum dan Sungai Kuala Buayan pada khususnya, perambatan pasir di aliran Sungai Kuala Buayan, penumpukan sampah dedaunan dan pepohonan serta sampah rumah tangga yang sulit untuk terurai secara alami menyebabkan aliran anak-anak sungai Kuala Buayan dan Sungai Kuala Buayan menjadi tersumbat, tidak lancar, dan tidak dapat menampung debit air secara maksimal sehingga hal tersebut dapat menimbulkan potensi bencana alam yang cukup tinggi, khususnya banjir dan tanah longsor.


Kali ini pihak Kepolisian dari Polsek Meliau, beserta Kecamatan Meliau, Koramil Meliau, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau tidak mau tinggal diam dan berpangku tangan saja melihat warga masyarakatnya yang ditimpa bencana banjir bandang. Dengan penuh kesigapan, rasa tulus, dan ikhlas yang didasari rasa kemanusiaan. Unsur Muspika Kecamatan Meliau (dalam hal ini Kecamatan Meliau, Polsek Meliau, dan Koramil Meliau) beserta pihak Pemerintah Kabupaten Sanggau yang ditangani secara langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau secara bersinergi terjun langsung ke lokasi bencana banjir bandang.

Sinergitas Polri dalam hal ini Polsek Meliau dengan Pemerintah Kabupaten Sanggau, Kecamatan Meliau dan Koramil Meliau dalam menyalurkan bantuan logistik kepada warga masyarakatnya yang menjadi korban bencana banjir kali ini dapat diancungkan jempol. Dengan penuh kekompakan dan kerja sama yang baik, bantuan logistik yang disediakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, berupa mie instan sebanyak 50 dus, air minum mineral (Aqua gelas) sebanyak 50 dus, selimut 3 buah (simbolis), perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu, dan alat tulis sebanyak 3 set (simbolis), gula pasir sebanyak 20 plastik / 20 Kg, kopi bubuk sebanyak 10 bungkus / 3 Kg, dan teh celup sebanyak 3 kotak besar akhirnya dapat sampai ke tempat tujuan dengan cepat dan tepat, yakni posko siaga banjir di Dusun Sengkuang Daok Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau.


Dengan penuh harapan dan kegembiraan yang terpancar dari wajah warga masyarakat Dusun Sengkuang Daok yang menjadi korban bencana banjir pada saat mereka menyambut kedatangan tim bencana banjir (BPBD Kabupaten Sanggau, Polsek Meliau, Koramil Meliau, dan Kecamtan Meliau). Dengan penuh kekompakan dan kerjasama yang baik antar sesama di dalam tim, barang-barang bantuan logistik tersebut diangkut secara manual dari perahu boat menuju posko siaga banjir. Dihadapan para warga masyarakat Dusun Sengkuang Daok yang menjadi korban bencana banjir, Kanit Binmas Polsek Meliau yakni Bripka Harsono menyampaikan kepada warga, "Kali ini kita kedatangan tamu dari Pemerintah Kabupaten Sanggau yang mana dalam hal ini ditangani secara langsung oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau dan dalam hal ini BPBD Kabupaten Sanggau dipimpin oleh Bapak Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku Kabid Kedaruratan dan Logistok BPBD Kabupaten Sanggau. Kondisi kesehatan beliau pada saat ini kurang sehat, namun beliau masih berusaha semaksimal mungkin untuk turun secara langsung melihat kedaan kita saat ini dan membantu korban bencana banjir, oleh karenanya mari kita hargai usaha beliau selaku pihak Pemerintah Kabupaten Sanggau yang telah bersusah payah dan sudi untuk datang ke Dusun Sengkuang Daok". Tegas Bripka Harsono dengan penuh harapan kepada warga masyarakat.

Selanjutnya Brigadir Hemi Khoirul Anam selaku Bhabinkamtibmas Desa Kuala Buayan menuturkan kepada warga masyarakat yang menjadi korban bencana banjir  bahwa, "Berdasarkan informasi yang saya dapat dari Bapak Camat Meliau dan rekan saya Brigadir Febri Selaku Bhabinkamtibmas Desa Pampang Dua dan Kuala Rosan, bahwasanya Desa Pampang Dua dan Kuala Rosan pada saat ini juga sedang ditimpa musibah seperti kita dan lebih parah dari pada keadaan kita disini, mohon kiranya bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudari sekalian selaku warga Desa Binaan saya sudi kiranya membagikan sebagian bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan". Ungkap Brigadir Hemi didepan rekannya Brigadir Febri, Bapak Camat Meliau, Danramil Meliau, Pihak BPBD kabupaten Sanggau, dan warga masyarakat binaannya.


Selanjutnya Brigadir Febri membenarkan pernyataan yang telah diungkapkan oleh rekannya Brigadir Hemi Khoirul Anam bahwa,  "Sebelumnya saya mohon maaf bila bantuan yang ada dihadapan kita ini akan berkurang jumlahnya untuk bapak-bapak, ibu-ibu, saudara dan saudari sekalian karena dari kemarin hingga saat ini saya dan bapak Camat Meliau mendapatkan informasi dari warga masyarakat Pampang Dua dan Kuala Rosan bahwa mereka saat ini juga sedang membutuhkan bantuan karena mereka juga tertimpa musibah sama seperti yang kita alamai saat ini, yakni bencana banjir bandang dan kondisi tempat mereka lebih memprihatinkan dari pada kondisi di Dusun Sengkuang Daok, dan kami juga kesulitan untuk menempuh ke lokasi tersebut mengingat arus sungai yg cukup deras dan jarak tempuh yang sangat jauh, oleh karenanya sudi kiranya bapak-bapak, ibu-ibu dan saudara-saudari disini dapat saling berbagi kebutuhan logistik terhadap mereka, disinilah kita diuji oleh Tuhan Yang Maha Kuasa dan disini pula kita dapat mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan kita, bak ibarat kata ringan sama dijinjing berat sama dipikul", ungkap Brigadir Febri dengan penuh harap.

Pada momen tersebut warga masyarakat Dusun Sengkung Daok secara umum setuju akan permohonan Brigadir Febri dan permohonan Brigadir Hemi. Secara sepontan Bapak Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku Kabid Kedaruratan dan Logistok BPBD Kabupaten Sanggau berkata, "Meskipun kesehatan saya saat ini kurang baik, namun saya merasa senang, bangga, dan terharu akan apa yang telah saya lihat secara langsung, jujur saja saya merasa senang karena meskipun kondisi saya kurang memungkinkan untuk turun langsung kelapangan tapi dengan niat yang tulus ikhlas saya dapat menginjakkan kedua kaki saya untuk hadir ditengah bapak-bapak, ibu-ibu, dan saudara-saudari sekalian, saya bangga melihat kekompakan antara Pemerintah (Kecamatan Meliau), Polri (Polsek Meliau) , TNI (Koramil Meliau), dan warga masyarakat Meliau khususnya warga Dusun Sengkuang Daok karena telah kompak, peduli akan sesama, dan saling bahu membahu bekerja sama menanggulangi bencana banjir ini, dan saya merasa terharu akan kerjasama Bhaninkamtibmas Polsek Meliau, dan kerelaan warga Dusun Sengkuang Daok yang telah peduli dengan warga dusun serta desa lainnya dengan mengedepankan Nilai Kemanusiaan, inilah sinergitas", ungkap Bapak Vicky Ludovicus, S.T, M.T. Selaku Kabid Kedaruratan dan Logistok BPBD Kabupaten Sanggau.


Selanjutnya Kapolsek Meliau, yakni Bapak Iptu M.R. Pardosi, S.H. membenarkan bahwa, "Saya bangga akan Meliau, kenapa? Karena Meliau itu kuat dan kompak karena kemajemukan dan indah karena keberagaman namun tetap satu yakni NKRI, dimana pemerintahan, TNI, Polri, dan semua warga masyarakatnya merasa saling miliki dan saling peduli. Saya selaku Kapolsek Meliau juga merasa bangga memiliki anggota yang tanggap dan peduli akan kendala warga masyarakatnya terutama bencana banjir yang sedang terjadi seperti sekarang ini, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, rasa tulus ikhlas, dan tetap bersinergi dengan seluruh komponen yang ada, inilah Ujung Tombak Polri dan sekaligus Garda Terdepan Polri dalam mengangkat dan mengembalikan Citra Baik Institusi Polri dimata masyarakat, sesuai dengan program Pimpinan kami Bapak Kapolri, Bapak Kapolda Kalbar, dan Bapak Kapolres Sanggau, Maju dan Jaya selalu Polri untuk Indonesia", tegas Kapolsek Meliau dengan penuh semangat


Penulis : F. Febri Tri Suhardi, S.Pd
Publish : Humas Polres Sanggau