Gunakan Spanduk, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Cegah Karhutla


Polres Sanggau - Upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan atau lahan terus dilakukan Polsek Noyan. Bhabinkamtibmas Polsek Noyan Brigpol Adoremus Arsiswadi melakukan kegiatan menyampaikan imbauan serta sosialisasi tentang bahaya karhutla menggunakan selebaran kepada warga Desa Noyan Kecamatan Noyan, Rabu (14/4).
 
Selain itu, Bhabinkamtibmas ini mengajak warga agar bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dari bahaya karhutla, tidak lupa juga memberikan sosialisasi tentang dampak dan bahaya membakar hutan atau lahan, serta sanksi pidana membakar hutan atau lahan.
 
“Dengan kegiatan sosialisasi seperti ini diharapkan mampu memberikan pencerahan serta kesadaran sosial dan hukum kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan, misalkan membuka lahan pertanian dengan cara melakukan pembakaran hutan, membuang putung rokok sembarangan maupun membuat titik api dekat lahan atau hutan yang mudah terbakar,” jelasnya.
 
Brigpol Adoremus mengatakan dangan menyambangi warga bertujuan untuk meningkatkan komunikasi serta menyampaikan imbauan terkait larangan Karhutla.
 
“Pada prinsipnya mereka mendukung kegiatan ini, dan akan bersama sama menjaga hutan agar tidak sampai terjadi kebakaran di wilayahnya,” lanjutnya.

Bripka Saprin Gunawan Ajak Warga Pertisipasi Cegah Karhutla


Polres Sanggau - Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjung Kapuas Bripka Saprin Gunawan terus mengajak warga untuk berpartisipasi aktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan, ajakan itu diutamakan bagi warga di wilayah desa binaanya, Rabu (14/4).
 
Kapolsek Kapuas Iptu Sukiswandi, mengatakan karhutla perlu diantisipasi sedini mungkin, untuk pencegahan atau penanggulangannya perlu kerjasama semua pihak, khususnya warga setempat.
 
“Kami mengajak partisipasi aktif semua elemen masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla,” imbuh Kapolsek.
 
Terlebih, karhutla dampak negatifnya cukup banyak, selain kesehatan yang bisa terganggu karena kabut asap, juga merusak kelestarian ekosistem hutan yang ada sebagai penyeimbang kehidupan.
 
“Harapan kami, melalui sosialisasi ini masyarakat bisa terhindar dari dampak negatif yang muncul dan ekosistem tetap lestari,” tegas Iptu Sukiswandi.

Melalui Bhabinkamtibmas, Polsek Batang Tarang Gencar Sosialisasi Cegah Karhutla


Polres Sanggau - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan atau lahan, Kepolisian Sektor Batang Tarang gencar melakukan sosialisasi larangan Karhutla kepada masyarakat.
 
Bhabinkamtibmas Polsek Batang Taran, Bripka Sapto menggunakan Banner untuk menyampaikan imbauan serta mensosialisasikan larangan membakar hutan dan lahan (karhutla) kepada warga Desa Hilir Kecamatan Batang Tarang, Rabu (14/4).
 
Bripka Sapto mengajak warga agar bersama-sama menjaga lingkungan sekitar dari bahaya karhutla, karena membakar hutan atau lahan dapat dikenakan sanksi pidana.
 
“Mari kita bersama-sama menjaga hutan kita, agar tidak sampai terjadi kebakaran,” ucapnya.

Sosialisasikan Prokes, Bhabinkamtibmas Polsek Meliau Sambangi Warga


Polres Sanggau - Di masa Pandemi ini Polri melalui ujung tombaknya Bhabinkamtibmas selalu dan selalu memberikan sosialisasi tentang Protokol Kesehatan dalam rangka menangkal penyebaran Covid-19. Selain sosialisasi, sambang ke warga binaan merupakan langkah strategis dalam rangka menjalin kemitraan dengan warga.
 
Seperti yang dilakukan oleh Bripka Riyanto personel Bhabinkamtibmas Desa Melobok Polsek Mukok yang menyambangi salah satu warga binaannya untuk mensosialisasikan (Prokes) Protokol Kesehatan, Rabu (14/4).
 
Bripka Riyanto menjelaskan bahwa kegiatan sambang dengan tujuan untuk mencegah dan menekan penyebaran Covid-19 dimana agar mata rantai penyebarannya terputus demi wujudkan masyarakat yang aman dan sehat.
 
“Protokol Kesehatan itu penting, saat ini pelaksanaan vaksinasi sudah berjalan dan dapat dipastikan semua warga masyarakat juga akan menerima vaksin itu, namun walaupun vaksin sudah berjalan perlu dan sangat kita semua harus tetap memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan,” ujarnya.
 
Nampak warga menyambut baik apa yang dilakukan oleh Bhabnkamtibmas Bripka Riyanto. Menurut warga dengan adanya sosialsiasi ini maka pengetahuan tentang Covid-19 dapat diketahui terlebih bagaiamana caranya mencegah dengan menerapkan protokol kesehatan.
 
Kapolsek Meliau Iptu Nana Supriatna mengatakan, Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat dapat meningkatkan sinergitas dengan masyarakat sehingga informasi dan kendala dapat dihimpun terutama tentang Covid-19.
 
Dalam kesempatan ini dirinya juga menghimbau agar masyarakat selalu mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.
 
“Ayo mari patuhi protokol kesehatan yang salah satunya soal penggunaan masker pada saat beraktivitas diluar rumah, rajin cuci tangan dan hindari kerumunan, mari bersama lawan Covid-19,” himbau Kapolsek.

Aipda HR. Siahaan: Langgar Aturan Hukum, Pelaku Karhutla Diancam Sanksi Pidana


Polres Sanggau - Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), personil Polsek Mukok terus memberikan imbauan pada warga di wilayah hukumnya.
 
Seperti halnya yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Engkode Aipda HR. Siahaan dengan berbekal banner stop karhutla memberikan imbauan pada warga Desa Engkode Kecamatan Mukok, pada Rabu (14/4).
 
Dalam kesempatan tersebut Bhabinkamtibmas menjelaskan aturan hukum bagi pelaku karhutla dan berharap masyarakat di wilayah hukummya terhindar dari sanski hukum.
 
“Jika masih ada yang melanggar aturan hukum ini maka harus siap dengan sanksi pidana,” Aipda HR. Siahaan.
 
Ia menjelaskan bahwa sanksi pidana penjara paling singkat selama 3 tahun dan paling lama 10 tahun penjara serta denda paling sedikit sebanyak 3 miliyar dan paling banyak 10 miliyar.
 
“Kami mengharapkan tidak ada masyarakat kami yang terkena sanksi akibat menjadi pelaku karhutla” ujar Aipda HR. Siahaan.

Bhabinkamtibmas Terus Sampaikan Imbauan Larangan Karhutla kepada Warga


Polres Sanggau - Meskipun memasuki musim penghujan, Babinkamtibmas terus sampaikan imbauan larangan karhutla kepada warga di wilayah desa binaannya yaitu Dusun Kampuh Desa Kampuh Kecamatan Bonti, Rabu (14/4).
 
Pada kesempatan tersebut Bripka Badia Y. Simanjuntak membentangkan Spanduk untuk mengingatkan warga guna mencegah terjadinya Karhutla.
 
“Kami dari Polsek Bonti tak menginginkan ada warga kami yang terlibat perkara pidana akibat menjadi pelaku karhutla, mari bantu dan dukung kami cegah karhutla” ujarnya.
 
Menurut Bripka Badia, dengan adanya sanksi bagi pelaku karhutla, sehingga masyarakat Kecamatan Bonti diharapkan dapat mengerti dan taat akan dampak karhutla.
 
Saat bertemu dengan warga ia juga memberikan pesan-pesan kamtibmas agar warga peduli dengan keamanan lingkungannya.
 
“Untuk berhati-hati serta waspada terhadap masih adanya pelaku tindak kejahatan,” ucapnya.

Cegah Pungli, Bhabinkamtibmas Polsek Noyan Gencar Sosialisasi Saber Pungli Di Desa Binaannya


Polres Sanggau - Bhabinkamtibmas Polsek Noyan Brigpol Adoremus Arsiswadi melaksanakan sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) kepada masyrakat, Desa Noyan Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Rabu (14/4).
 
Dalam kegiatan sosialisasi Saber Pungli tersebut, masyarakat menyambut baik dan selalu mendukung kegiatan sosialisasi tersebut.
 
Brigpol Adoremus Arsiswadi mengajak masyrakat agar tidak melakukan kegiatan pungli, dan jika ditemukan pungli harap segera lapor kepada pihak berwajib.
 
Diharapkan seluruh masyarakat Desa Noyan dapat berperan aktif mencegah pungli tersebut dengan tidak memberi, karena pemberi dan penerima sama-sama melanggar hukum,” jelas Brigpol Adoremus.

Kunjungi Warga, Bhabinkamtibmas Ajak Jaga Kamtibmas Bersama


Polres Sanggau - Bhabinkamtibmas Polsek Meliau Bripka Febri Tri Suhardi mendatangi warga guna melaksanakan silaturahmi dengan warga Desa Kuala Rosan, Kecamatan Meliau, Selasa (13/4).
 
Bripka Febri menyampaikan pemahaman dan edukasi untuk menjaga kamtibmas bersama-sama.
 
"Pemahaman ini merupakan kegiatan preventif, guna memberikan edukasi kepada warga masyarakat guna bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Kecamatan Meliau," katanya.
 
Bhabinkamtibmas menyampaikan dengan senang hati dan menyambut baik penyampaian dari personel Polsek Meliau.

"Saya siap mendukung Kepolisian dalam menjaga kamtibmas di wilayah Kecamatan Meliau dan akan memberitahukan warga dan keluarga saya supaya tidak melakukan pelanggaran hukum," tambah Bripka Febri.

Kapolri Launching Aplikasi Propam Presisi


Polres Sanggau, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaunching aplikasi Propam Presisi sebagai bentuk implementasi pengaduan masyarakat terkait dengan kinerja-kinerja dari aparat Kepolisian.
 
Launching tersebut sekaligu pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Propam Polri di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).
 
"Terima kasih tadi pak Kadiv Propam sudah melaunching program Propam Presisi, yang merupakan implmentasi, penjabaran tindak lanjut dari Dumas Presisi yang beberapa waktu lalu telah dilaunching juga.
 
Sigit menjelaskan, menekankan, Propam Presisi ini merupakan bagian upaya dari implementasi empat transformasi untuk menuju Polri Presisi.
 
"Kegiatan hari ini adalah bagian dari transformasi pengawasan dengan memanfaatkan teknologi, perkembangan teknologi informasi 4.0 sehingga tentunya dari sisi pengawasan baik yang diakukan oleh internal, maupun pengawasan yang dilakukan oleh eksternal semuanya bisa memanfaatkan aplikasi yang baru saja di launching," ujar Sigit.
 
Dengan peluncuran aplikasi itu, Sigit mengakui, pastinya nanti akan ada pengaduan dari masyarakat yang sangat tinggi terkait dengan pengaduan terhadap aparat kepolisian.
 
"Tentunya, terkait dengan launching aplikasi, saya sudah menghitung pasti, angkanya akan naik sangat tinggi terkait dengan maslah pengaduan terhadap pelanggaran yang dilakukan oeh anggota, masalah ketidakpuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian dan itu adalah risiko yang tentunya siap kami tanggung. Namun demkian apa, dengan banyaknya itu kemudian kami mengetahui, kami di mata masyarakat itu seperti apa," papar Sigit.
 
Sigit menyebut, nantinya pengaduan yang banyak masuk itu juga bisa dijadikan tolak ukur demi membawa institusi Korps Bhayangkara kedepannya jauh lebij baik dan dicintai oleh masyarakat.
 
"Pelayanan kepolisian di mata masyarakat itu seperti apa. Sosok Polri di mata masyarakat itu seperti apa. Dan itu adalah sebagai tolak ukur kami untuk kemudian melangkah memperbaiki sehingga institusi ini baik. Baik personel, maupun institusi Polri ini bisa menjadi semakin lebih baik," tutup Sigit.

Buka Rakernis Propam, Kapolri Minta Polisi Terlibat Narkoba Ditindak Tegas


Polres Sanggau, Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Propam Polri untuk menindak tegas seluruh personel kepolisian yang masih terjerat dalam kasus Narkoba.
 
Hal itu ditekankan Sigit saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Divisi Propam Polri di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (13/4/2021).
 
"Terhadap yang melakukan pidana, utamanya narkoba kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki, kalau sudah tidak bisa dibina, yang begitu-begitu segera selesaikan," kata Sigit dalam sambutannya.
 
Menurut Sigit, sebagai personel kepolisian tugas pokoknya sudah jelas, memberantas, memberangus dan menangkap bandar narkoba di Indonesia. Bukan malah sebaliknya, polisi malah terjerumus masalah itu.
 
"Karena saya pikir kami sebagai penegak hukum yang bertugas melakukan penangkapan, pemberantasan terhadap hal seperti itu. Tapi disitu rekan-rekan juga di dalamnya yang beginian selesaikan dengan cepat," ucap eks Kabareskrim Polri itu.
 
Saat ini, Sigit menyebut, sudah banyak perubahan sikap maupun perilaku dari aparat kepolisian di lapangan. Terutama personel yang menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
 
"Saya melihat di lapangan banyak sekali perubahan yang sudah dilakukan oleh anggota, saya melihat bagaiamana rekan-rekan bekerja kerja hadir pada saat masyarakat membutuhkan kehadiran dari kepolisian pada saat siang, pada saat banjir, pada saat hujan," ujar Sigit.
 
Oleh sebab itu, Sigit menekankan, oknum-oknum kepolisian yang terlibat narkoba ataupun terjerat pidana lainnya justru akan merusak citra Polri yang saat ini terus membangun kepercayaan publik lebih tinggi lagi.
 
"Oleh karena itu jangan hanya gara-gara satu dua orang oknum yang melakukan pelanggaran maka 100 anggota yang sudah bersusah payah itu kemudian hilang. Ibarat hanya gara-gara nila setitik maka rusak susu sebelanga, hal seperti itu ke depan harus diperbaiki," tutup Sigit.