Hadiri Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional, Kapolda: Polri Siap Bantu Pemerintah Sukseskan BIAN


Pontianak, Kalbar - Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro menghadiri Pencanangan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2022, Rabu (18/5).
 
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalbar H. Sutarmidji dan mengangkat tema “Melindungi Anak Indonesia Dari Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi”.
 
Dalam amanatnya Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro mengatakan, kegiatan BIAN yang dilaksanakan selama satu bulan ini diharapkan dapat tercapai target yang ditetapkan, karena mengingat penyakit yang dapat menyerang anak-anak seperti campak.
 
“Dalam mengejar target Imunisasi anak diharapkan juga tidak mengesampingkan vaksinasi Covid-19,” jelasnya.
 
Lanjutnya, Polri siap membantu pemerintah dalam menyukseskan BIAN dengan melaksanakan edukasi kepada masyarakat melalui Bhabinkamtibmas dan aktif dalam pelaksanaan imunisasi anak.
 
“Mengajak seluruh masyarakat khususnya orang tua dalam menyukseskan bulan imunisasi anak nasional dengan membawa anak usia 9 bulan - 12 tahun ke fasilitas pelayanan imunisasi untuk menerima imunisasi Campak dan Rubela,” ucapnya.
 
Serta, imunisasi lengkap lainnya agar dapat mencegah penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Supaya anak-anak tetap sehat dan berkembang.

Patroli KRYD, Polsek Entikong Sampaikan Himbauan Kamtibmas dan Ingatkan Prokes


Polres Sanggau - Antisipasi gangguan kamtibmas, Anggota Polsek Entikong melaksanakan patroli KRYD (Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan) dengan memberikan himbuan Kamtibmas dan protokol kesehatan Covid-19 kepada masyarakat, di Wilayah Kecamatan Entikong, Selasa (17/5) pagi.

Kegiatan patroli ini dipimpin langsung oleh Aipda Sugeng TP bersama dengan Anggota Polsek Entikong dengan sasaran tempat keramaian di Kecamatan Entikong.

Kapolsek Entikong AKP Sapja menjelaskan Patroli KRYD yang dilakukan Anggota Polsek Entikong untuk menyampaikan himbauan kamtibmas dan pendisiplinan Protokol kesehatan, serta mengajak warga untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dengan selalu menjaga kesehatan dan mematuhi himbauan dari pemerintah pusat agar bisa mencegah penularan Covid-19 dan kepedulian terhadap lingkungan masing-masing dan tetap menggunakan masker.

“Kami laksanakan Patroli KRYD dan masyarakat kami himbau untuk mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker rajin mencuci tangan dengan sabun menjaga jarak serta menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas,” ucap Kapolsek.

AKP Sapja mengatakan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 mari kita bersama-sama mentaati semua kebijakan pemerintah dan kita harus selalu menjaga kebersihan diri dan Lingkungan dengan sesering mungkin rajin mencuci tangan, serta saat keluar rumah harus selalu mengunakan masker dan menghindari kerumunan atau menjaga jarak antar warga.

“Kegiatan Patroli KRYD yang dilakukan oleh Anggota Polsek Entikong tersebut juga salah satu cara untuk menciptakan situasi yang kondusif, baik untuk mencegah tindak kejahatan dan memutus penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Entikong,” tukasnya.

Zoom Meeting dalam rangka Antisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Hewan Ternak Di Wilayah Provinsi Kalbar


Polres Sanggau - Bertempat di Ruang Vicon Polres Sanggau dilaksanakan Kegiatan Zoom Meeting dalam rangka Antisipasi Penyebaran Virus PMK Pada Hewan Ternak Di Wilayah Provinsi Kalbar, Selasa (17/5) siang.

Kegiatan Video Conference dihadiri oleh Wakapolres Sanggau Kompol Novrial Alberti Kombo, S.I.K., M.A.P, Kabagops Polres Sanggau Kompol Ida Bagus Gde Sinung, S.H., M.H, Kasatreskrim AKP Sulastri, S.H., M.M, Kasatbinmas Polres Sanggau AKP Priyono, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau Dadan Sumarna dan Kepal Bidang Pasar Desprindagkop Kabupaten Sanggau Ratih Puji Astuti, S.STP.

Dalam kegiatan Vicon tersebut, Karoops Polda Kalbar Kombes Pol Victor Togi Tambunan mengatakan bahwa Polda Kalbar telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi Kalbar untuk melakukan pendampingan dan pengawasan terkait penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.

“Polda Kalbar akan bekerja sama dengan dinas peternakan untuk membantu mengawasi penanganan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak agar tidak terjadi pergeseran ke luar dari wilayah temuan serta akan mengecek ketat proses perdagangan hewan ternak dengan merujuk dari hasil pemeriksaan dokter hewan dari Balai Karantina Dinas Pertanian dan Peternakan,” ucapnya.

Kombes Pol Victor menambahkan bahwa Polda Kalbar bersama dengan dinas peternakan juga sudah melakukan pendataan untuk menentukan luas penyebaran serta jumlah ternak yang berpotensi tertular penyakit PMK.

“Kepada Polres Jajaran agar berkoordinasi dengan Dinas peternakan terkait dengan pendataan penyebaran PMK dan upaya cegah masuknya hewan ruminansia dari daerah yang dinyatakan wabah PMK sehingga dapat diminimalisasi penyebarannya,” ucapnya.

Karoop juga berharap kepada Polres Jajaran Polda Kalbar melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak terjadi kepanikan (panic selling) karena penyakit tersebut tidak berbahaya terhadap manusia, termasuk pemilik hewan ternak.

“Berdayakan dan Optimalkan peran Bhabinkamtibmas bersama penyuluh peternakan untuk mengedukasi masyarakat bahwa PMK tidak menular pada manusia Namun menular pada hewan lain tertentu,” pungkasnya.


Selanjutnya dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalbar meminta peternak dan pemerintah daerah melalui Dinas terkait untuk mewaspadai penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak dalam rangka mencegah kerugian Ekonomi.

“Saat ini berdasarkan laporan sementara pelaksanaan investigasi suspek PMK sudah ditemukan pada kambing di Kabupaten Mempawah. Untuk itu perlu peran semua pihak untuk mewaspadainya,” ucapnya.

PMK adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap atau belah. Hal itu bisa menimbulkan kerugian ekonomi yang besar akibat menurunnya produksi sehingga menghambat dalam perdagangan hewan dan produknya. Hewan yang rentan seperti sapi, kerbau, kambing domba, rusa dan babi. Untuk gejala klinis pada hewan yakni lepuh di mulut, lidah, gusi, demam, leleran di hidung menggantung, luka pada kuku hewan dan bisa pincang, tidak mau makan dan air liur berbusa.

“Provinsi juga melakukan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 06005/PK.310/F/05/2022 Tanggal 6 Mei 2022 Hal Peningkatan Kewaspadaan Terhadap PMK dengan mengirim surat ke dinas terkait bidang kesehatan hewan kabupaten. Diharapkan kepada tingkat Kabupaten meningkatkan kewaspadaan dini melalui pengawasan lalu lintas ternak dan pengawasan kesehatan hewan pada sentra-sentra peternakan sapi, kerbau, kambing dan domba dan babi,” ucapnya.

“Agar melakukan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) terkait pencegahan dan pengendalian PMK kepada peternak, pengepul dan masyarakat dengan menggunakan media konvensional maupun media sosial dan sejumlah langkah lainnya,” tutupnya.

Dari Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak menyampaikan wilayah kerja Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak yaitu meliputi Bandara Supadio, Bandara Rahadi Oesman, Pelabuhan Sintete, Pelabuhan Dwikora dan Pelabuhan Suka Bangun serta menyampaikan tentang Strategi Pengendalian PMK oleh Kementan, Langkah strategis dalam penanganan Wabah PMK.

“Wabah PMK ini harus ditindaklanjuti dengan melakukan pengetatan lalulintas hewan rentan PMK dan produknya untuk mencegah penyebaran penyakit ini agar tidak semakin meluas,” pungkasnya.

Zoom meeting dilaksanakan dalam rangka mewujudkan ketersediaan, kestabilan harga daging terutama Daging Sapi Dan Kambing Menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H serta mengingat adanya wabah PMK maka perlu untuk dilakukan langkah antisipasi agar tidak terjadi kelangkaan dan kenaikan harga daging maupun menyebarnya virus PMK di wilayah Provinsi Kalbar.

Kembali Satres Narkoba Polres Sanggau Amankan 3 Pengedar Narkotika jenis Shabu


Polres Sanggau - Satres Narkoba Polres Sanggau kembali mengamankan Pengedar / Bandar Narkotika. Ketiga pelaku berinisial CT (32), ASP (40) dan MM (47) berhasil di amankan oleh petugas.

Kasatres Narkoba Polres Sanggau AKP Donny Semiring, SH mengatakan kronologis penangkapan berawal dari hasil penuyelidikan yang dilakukan oleh Anggota Satres Narkoba Polres Sanggau.

Diketahui bahwa pelaku berinisial CT dan ASP sebagai perantara / kurir narkotika jenis Shabu di wilayah Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.

“Selanjutnya pada hari Senin tanggal 16 Mei 2022 sekira jam 23.25 Wib, Anggota Satres Narkoba Polres Sanggau berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku di Rumah Pelaku ASP yang beralamatkan di jalan Jend. A. Yani GG. Kangkung Kelurahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau. Kemudian dilakukan geledah badan terhadap kedua pelaku,” terang AKP Donny.

Dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik bening berklip yang berisi diduga narkotika jenis shabu yang di simpan di dalam 1 (satu) buah jaket warna hitam merek Badheart Therapy yang di pakai oleh Pelaku CT dan barang tersebut di beli oleh Pelaku berinisial ASP.

Kemudian petugas juga menemukan barang bukti lainnya yang di duga berhubungan dengan tindak pidana narkotika, diantaranta 1 (satu) unit hp merek Samsung model GT-E1272 warna hitam berikut simcard dan Uang tunai sejumlah 250.000,- (Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah).

“Selanjutnya anggota melakukan penggeledahan rumah tempat kediaman pelaku, namun tidak ditemukan barang bukti Lain,” ucap AKP Donny.

Kasatres Naroba menjelaskan, dari interograsi awal di TKP bahwa pelaku berinisial CT mengaku mendapatkan narkotika jenis shabu dari pelaku ASP. Pelaku ASP sendiri mengaku mendapatkan shabu tersebut dari MM di rumahnya yaitu jalan Anggrek Gg. Peluntan Keluarahan Ilir Kota Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau.

Selanjutnya pada hari Selasa tanggal 17 Mei 2022 sekira jam 01.00 Wib, petugas juga berhasil melakukan penangkapan terhadap salah satu bandar / pengedar narkoba berinisial MM dirumahnya yang beralamatkan di jalan Anggrek Gg. Peluntan Kelurahan Ilir kota Kecamtan Kapuas Kabupaten Sanggau.

AKP Donny mengatakan terhadap pelaku saat penggeledahan badan ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik bening berklip yang berisi diduga narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah kotak rokok merek Gudang Garam Surya, Uang tunai sejumlah Rp. 550.000,- (Lima Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) dan 1 (satu) unit HP merek Oppo A16 model CPH2269 warna hitam-biru muda berikut simcard.

“Katiga pelaku beserta barang bukti telah kita amankan ke Polres Sanggau guna penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Satres Narkoba Polres Sanggau Amankan Pengedar Narkoba Asal Kecamatan Tayan Hilir


Polres Sanggau - Satres Narkoba Polres Sanggau mengamankan seorang pelaku diduga pengedar / bandar narkotika jenis Shabu-Shabu. Pelaku berinisial, SL (47) warga Dusun Pulau Tayan Barat Desa Pulau Tayan Utara Kecamatan Tayan Hilir Kabupaten Sanggau.

Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K melalui Kasatres Narkoba Polres Sanggau AKP Donny Sembiring, SH mengatakan pelaku diduga pengedar narkotika itu ditangkap di Jalan Dwi Kora Dusun Pulau Tayan Barat Rt. 009 / Rw. 005 Desa Pulau Tayan Utara Kecamatan Tayan Hilir.

Diungkapkan AKP Donny, penangkapan pelaku ini berawal tindak lanjut informasi dari masyarakat jika di daerah tersebut sering digunakan transaksi narkoba. Kemudian petugas melakukan serangkaian penyelidikan.

“Setelah dilakukan lidik, diketahui bahwa SL yang diduga sebagai bandar / pengedar narkotika jenis Shabu di Desa Pulau Tayan Utara Kecamatan Tayan Hilir,” ucap Kapolsek.


Kemudian, lanjut AKP Donny, pada hari Minggu (15/5) sekira jam 21.30 Wib, petugas Kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku di Jalan Dwi Kora Dusun Pulau Barat Rt. 009 / Rw. 005 Desa Pulau Tayan Utara dan berhasil menemukan barang bukti berupa 1 (satu) paket plastik bening berklip yang berisi diduga narkotika jenis shabu beserta barang bukti lainnya yang di duga berhubungan dengan tindak pidana narkotika.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan dirumah kediaman pelaku, namun tidak ditemukan barang bukti lain.

“Untuk Barang Bukti yang berhasil kita amankankan diantaranya 1 (satu) paket plastik bening berklip yang berisikan diduga narkotika jenis Shabu dengan berat brutto 0,39 g (nol koma tiga sembilan) gram, 1 (satu) lembar tissu warna putih, 1 (Satu) unit HP Merk Nokia model TA-1017 berikut simcard, 1 (satu) unit HP merek VIVO model VIVO 2007 warna biru berikut simcard dan uang tunai sejumlah Rp 300.000,- (Tiga Ratus Ribu Tupiah),” terang AKP Donny.

“Terhadap pelaku beserta barang bukti yang ada diamankan ke Polres Sanggau guna penyidikan lebih lanjut,” tutupnya.

Kapolres Sanggau Pimpin Upacara PTDH Dari Dinas Polri dan Pemberian Penghargaan Anggota Berprestasi Polres Sanggau


Polres Sanggau - Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K, memimpin langsung pelaksanaan Upacara PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat) serta Upacara Pemberian Reward Kepada Para personil yang berprestasi di Lapangan Apel Mapolres Sanggau, Selasa (17/5) siang.

Kapolres Sanggaumemberhentikan Anggota Kepolisian Secara tidak Hormat kepada 2 Personil Polres Sanggau yakni Aiptu PSP yang melanggar pasal 13 ayat 1 PP RI No. 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Polri dan atau Pasal 11 Huruf C Perkap No. 14 Tahun 2011 Tentang Kode Etik Profesi Polri serta Briptu VV yang melanggar Pasal 13 ayat 1 dan Pasal 14 ayat 1 Huruf A Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 Tentang Pemberhentian Anggota Polri.

Setelah pembacaan keputusan PTDH, Kapolres Sanggau memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Anggota Satreskrim, Satintelkam dan Polsek Mukok Polres Sanggau, yang telah berhasil mengungkap perkara Kasus Pembunuhan di Wilayah Hukum Polsek Mukok yang terjadi pada Hari Jum’at Tanggal 06 Mei 2022 lalu.

Dalam amanatnya AKBP Ade Kuncoro menyampaikan bahwa Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) yang kita laksanakan pada hari ini merupakan salah satu wujud dan bentuk Realisasi Komitmen pimpinan Polri dalam memberikan sanksi tegas atau hukuman bagi Personel Polri yang melakukan pelanggaran baik Disiplin, Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia maupun Pidana yang telah melalui proses yang diatur dalam peraturan pemerintah.

“Pelaksanaan upacara PTDH ini merupakan kali pertama semenjak saya menjabat sebagai Kapolres Sanggau, dan di saat Polri sedang giat-giatnya membangun citra dan kepercayaan terhadap Masyarakat melalui pelayanan yang  Prediktif - Responsif - Transparansi dan berkeadilan atau yang kita kenal sebagai Presisi,” ucapnya.

Kapolres Sanggau berharap ke depan agar seluruh Personel Polres Sanggau tidak ada lagi yang melakukan pelanggaran apalagi yang berakibat serupa dengan personel yang saat ini diupacarakan PTDH untuk kembali sebagai warga masyarakat dengan melepas seluruh atribut sebagai anggota Polri, hal ini merupakan tantangan, tanggung jawab dan kewajiban kita semua untuk melakukan pengawasan serta tidak bosan untuk mengingatkan kepada anggotanya baik keberadaan, perilaku yang mengarah pada penyimpangan, loyalitas dalam tugas hingga permasalahan rumah tangga, sebagai upaya mengantisipasi terjadinya pelanggaran yang dapat menurunkan citra polri, lingkungan keluarga dan masyarakat tentunya ikut merasakan akibat dari Pemberhentian Tidak Dengan Hormat ini.

“Saya menekankan kembali kepada seluruh anggota, apabila tidak mampu atau belum mendapat kesempatan untuk berprestasi dalam tugas setidaknya jangan sampai melakukan pelanggaran dan bagi anggota yang sedang dalam proses pelanggaran untuk segera memperbaiki diri dan terus dipertahankan,” pesannya.

“Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota yang masih memiliki disiplin maupun loyalitas tinggi untuk tidak melakukan pelanggaran demi menjaga nama baik Polri yang kita cintai ini,” tambah Kapolres.


Dalam kesempatan upacara tersebut juga, Kapolres Sanggau menyampaikan mengucapkan terima kasih serta mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada Anggota Satreskrim, Satintelkam dan Kapolsek Mukok maupun Anggotanya yang telah berhasil mengungkap Perkara Kasus Pembunuhan sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP.B / 156 / V / 2022 / SPKT.POLSEK MUKOK / Kriminalitas / Polres Sanggau / Polda Kalbar Tanggal 6 Mei 2022.

“Hal ini merupakan poin tersendiri dimana selain ada personel yang melanggar dan menerima sanksi atau Punishment, Kita memberikan penghargaan atau reward bagi Personel yang berprestasi sehingga ada keseimbangan dalam rangka pembinaan Personel khususnya pada Polres Sanggau yang diharapkan dapat memberikan motivasi maupun semangat kepada yang lain dalam melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab yang diemban,” ujarnya.

Sebanyak 17 Personil Polres Sanggau dan Polsek Mukok mendapatkan Reward dari Kapolres Sanggau. Pemberian penghargaan ini diberikan oleh Kapolres langsung sebagai bentuk perhatian kepada personel yang telah mengukir prestasi pada pelaksanaan tugasnya.

“Ini sudah menjadi tradisi Polri, jika ada anggota kami yang berprestasi tentu Polri akan memberikan reward sesuai prestasi yang diraih, kami beri penghargaan sesuai dengan prestasi yang mereka ukir,” ungkap Kapolres.

“Terus tingkatkan kinerja, jangan merasa puas dalam mencapai sesuatu, karena dinamika perkembangan situasi akan selalu berubah dan menuntut peningkatan kualitas, baik pengetahuan maupun skill,” tambah Kapolres.

AKBP Ade Kuncoro juga menekankan agar sinergi Polres Sanggau dengan masyarakat terus ditingkatkan, hal ini menurutnya sangat vital karena peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan Polri dalam pelaksanaan tugasnya untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif aman dan nyaman, kemudian untuk masalah Covid-19, Polri sebagai salah satu institusi yang dikedepankan dalam penanganan wabah ini, diminta agar senantiasa menjadi teladan bagi masyarakat.

“Saya tekankan kembali, dalam pelaksanaan tugas harus menerapkan Protokol Kesehatan, karena Polri sebagai contoh masyarakat dan harus berani mengingatkan masyarakat,” tutup Kapolres.

Pembekalan Materi Dalam Rangka Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Diwilkum Polres Sanggau


Polres Sanggau - Bertempat di Aula Wira Peratama Polres Sanggau Jl. Jend Sudirman Kel. Beringin Kec. Kapuas Kab. Sanggau telah dilaksanakan Pembekalan Materi Dalam Rangka Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Diwilkum Polres Sanggau, Selasa (17/5) pagi.

Kegiatan Pembekalan dipimpin oleh Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., dan dihadiri Kepala Dinas DPM Pemdes Kabupaten Sanggau Alian, ST., Wakapolres Sanggau Kompol Novrial Apberti Kombo, S.I.K., M.A.P, PJU Polres Sanggau, Para Kapolsek Jajaran serta Perwira Staf, Anggota Polres Sanggau dan Polsek Jajaran yang terlibat Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022.

Dalam arahannya Kapolres Sanggau mengatakan Pelaksanaan kegiatan pembekalan materi dalam rangka pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada personil terkait mekanisme dan tata cara Pengamanan Pilkades serentak Tahun 2022 di wilkum Polres Sanggau.

“Saya mengimbau kepada seluruh Personil Polres Sanggau agar menjaga netralitas selama berlangsung pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Kabupaten Sanggau,” pesannya.

AKBP Ade Kuncoro mengingatkan kepada Personil juga harus melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran pindana dalam Pilkades, agar masyarakat dapat memilih sesuai hak pilihnya.

“Kapada petugas pengamanan agar menyiapkan mental serta fisik yang dilandasi oleh komitmen moral dan disiplin kerja yang tinggi dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tutup Kapolres.


Dalam kegiatan tersebut juga Kabagops Polres Sanggau Kompol Ida Bagus Gde Sinung menyampaikan Menyampaikan Tugas pokok pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Polres Sanggau, Tahapan pelaksanaan pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Polres Sanggau, Dukungan Anggaran pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Polres Sanggau, Data TPS dan Penempatan Personil pengamanan TPS Pilkades serentak tahun 2022, Kekuatan Pengamanan yang Dilibatkan Selama Tahapan Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Sebanyak 348 Personel serta Struktur Organisasi, Penjabaran Tugas Pengamanan dan Permasalahan yang dapat menghambat Pelaksanaan Pilkades Serentak 2022 di Kab. Sanggau.

Kabagops berpesan kepada anggota yang melaksanakan pengamanan agar saat pemungutan dan penghitungan suara yang boleh berada dalam lokasi TPS ialah PPS (Panitia Pemungutan Suara), Panitia Pengawas Pemilihan, Saksi dari Cakades dan pemilih (masyarakat yang telah dipanggil pada waktu pemungutan suara).

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas DPM Pemdes mengatakan bahwa Pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sanggau diikuti 23 Desa dari 10 Kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Alian menyampaikan bahwa 4 Tahapan Pemilihan Kepala Desa yaitu Persiapan, Pencalonan, Pemungutan Suara dan Penetapan sesuai dengan Perbub No 4 Tahun 2016 Pasal 16 s/d 20 dan Perbub 45 Tahun 2018 Pasal 18 dan 20 serta menyampaikan tahapan pelaksanaan kegiatan Pilkades Tahap II Gelombang I Tahun 2022 di Kabupaten Sanggau.

“Sesuai dengan Peraturan Bupati Sanggau Nomor 45 Tahun 2018 Tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pasal 9 huruf c) menetapkan waktu pelaksanaan pemungutan suara di TPS dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 12.00 WIB serta Persiapan Penutupan Pemungutan Suara, Perhitungan Suara, Pembagian tugas KPPS dalam perhitungan suara, Langkah-langkah PPKD Dalam Sidang Pleno dan Penyelesaian perselisihan pemilihan Kepala Desa (Perda Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pemerintah Desa Pasal 79),” ucapnya.

Pembekalan Materi terkait tentang Pengamanan Pilkades Serentak Tahun 2022 Diwilkum Polres Sanggau dalam rangka kesiapan pengamanan Polres Sanggau guna menyukseskan pelaksanaan Pilkades serentak 2022 di Kabupaten Sanggau yang aman dan damai.

Video Call Pesepeda Peraih Medali Sea Games, Kapolri: Indonesia Sangat Bangga


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada para Atlet sepeda Indonesia atas raihan medali emas dan perak di ajang Sea Games Vietnam. Apresiasi itu disampaikan secara langsung melalui sambungan video call.
 
Sigit yang juga Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (PB ISSI) menyebut bahwa, raihan tersebut telah mengharumkan serta membanggakan Bangsa Indonesia dalam ajang pesta olahraga se-Asia Tenggara itu.
 
“Selamat atas prestasinya. Terima kasih sudah mendapatkan medali emas dan mengibarkan bendera merah putih di Sea Games Hanoi. Kita lihat ini ada peningkatan dari tahun lalu dapat medali emas, selamat ya. Saya kira kita semua di Indonesia sangat bangga. Terima kasih kepada semua tim yang tergabung termasuk ofisial, pelatih dan tim dokter serta rekan-rekan lain. Saya kira ini menjadi hadiah kita semua,” kata Sigit dalam sambungan video call, Senin (16/5).
 
Atlet sepeda Indonesia Tiara Prastika Andini menyumbangkan emas untuk Indonesia setelah memenangkan kelas MTB Downhill. Sementara, Atlet Andy Prayoga berhasil meraih medali perak, untuk kategori yang sama.
 
Dengan peraihan medali ini, Sigit berharap dapat menjadi semangat untuk memenangkan kategori lainnya di ajang Sea Games Vietnam. Mengingat, 15 Atlet Indonesia masih akan merebutkan medali di kategori MTB dan Road Race, yang berlangsung sejak 15-22 Mei.
 
“Saya kira ini adalah permulaan yang bagus dan mudah-mudahan disusul oleh seluruh teman-teman yang lain. Kita dari Indonesia mendoakan untuk semuanya bisa mendapatkan prestasi yang sama,” ujar Sigit.
 
Selain mengucapkan selamat, Sigit juga menyempatkan berbincang kepada para atlet, pelatih dan ofisial tersebut. Ia menanyakan harapan dan perasaannya setelah memenangkan pertandingan.
 
Dalam perbincangannya, Tiara Prastika Andini menyampaikan apresiasinya kepada Sigit lantaran selama ini telah memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet sepeda Indonesia.
 
“Terima kasih atas dukungannya selama ini, sehingga pelatnas bisa terus berjalan dan terima kasih untuk supportnya pak,” ucap Tiara.
 
Saat berbincang dengan Tiara, Sigit juga sempat menanyakan kondisi kesehatan dan jenis makanan di Negara Vietnam. Sigit sempat berkelakar untuk mengirimkan nasi goreng kepada para atlet di Vietnam.
 
“Untuk makan disana cocok tidak?,” tanya Sigit.
 
“Alhamdulilah cocok pak,” jawab Tiara.
 
“Apalagi kira-kira? perlu dikirim nasi goreng dari sini?,” tutur Sigit seraya berkelakar.
Sementara itu, Andy Prayoga berharap, cabang olahraga sepeda di Indonesia bisa lebih maju dan ikut berkompetisi di ajang yang lebih besar lagi kedepannya. Bahkan, Andy juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi seorang anggota Polisi.
 
“Harapannya bisa lebih maju lagi pak dan balap sepeda bisa diberangkatkan balapan di Eropa dan kelas dunia. Dan saya ingin jadi Polisi pak,” tutur Andy.
 
“Cocok. Oke kita perhatikan. Pokoknya yang penting tugasnya semangat terus dan kasih support teman-temannya,” jawab Sigit.
 
Sebelum mengakhiri video call, Sigit kembali berharap kepada seluruh atlet yang bertanding di Sea Games untuk saling support dan tetap menjaga api semangat demi kembali menyumbangkan medali selanjutnya untuk Bangsa Indonesia.
 
“Luar biasa semangatnya. Terus pertahankan sampai pertandingan terakhir. Semangat semuanya. Menang. Menang. Menang,” tegas Sigit diikuti teriakan semangat para atlet, pelatih dan ofisial lainnya.

Tekan Penyebaran Covid-19, Bhabinkamtibmas Polsek Kapuas Ingatkan Prokes dan Bagikan Masker


Polres Sanggau - Polres Sanggau bersama polsek jajarannya terus berupaya untuk membantu mananggulangi wabah Covid-19 yang tengah melanda di wilayahnya saat ini.

Seperti halnya yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Polsek Kapuas Aipda Darmawan saat menyambangi warga binaan di Kelurahan Bunut Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, Minggu (16/5) siang.

Berdialog bersama warga setempat, dirinya pun mensosialisasikan pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran wabah Covid-19, serta menegur secara lisan kepada yang belum menggunakannya.

“Senantiasa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, membatasi mobilitas dan interaksi (5M) saat beraktivitas di luar rumah, guna menangkal resiko penularan Covid-19,” pesan Aipda Darmawan.

Setelah mensosialisasikan prokes, dirinya pun juga membagikan masker kepada masyarakat setempat, sebagai bentuk kepedulian dan upayanya mencegah terjadinya resiko penularan Covid-19 di lingkungan pemukiman.

“Semoga masyarakat dapat lebih sadar dan disiplin untuk mematuhi prokes serta langkah 5M, demi memutus mata rantai dan menanggulangi Pandemi Covid-19 yang melanda saat ini di Kabupaten Sanggau,” tutup Aipda Darmawan.

Patroli Rutin Bripka Ariandi Cegah Gangguan Kamtibmas di Desa Binaan


Polres Sanggau - Bripka Ariandi selaku Bhabinkamtibmas Desa Kelompu Polsek Kembayan melakukan upaya dalam mencegah gangguan kamtibmas di wilayah binaannya, yakni dengan rutin melaksanakan patroli sambang di Desa binaan untuk berdialogis dan tatap muka bersama masyarakat, Senin (16/5).

Adapun upaya-upaya yang di lakukan oleh Bripka Ariandi ini selalu menyambangi Desa Binaan untuk bertemu langsung dengan tokoh maupun masyarakat di desa binaanya guna menyampaikan pesan kamtibmas.

Kegiatan ini sudah menjadi rutinitas yang di lakukan oleh Bripka Ariandi sebagai bentuk kepeduliannya terhadap masyarakat di wilayah hukum Polsek Kembayan.

Di tempat terpisah, Kapolsek Kembayan AKP MR. Pardosi, SH menuturkan peningkatan penyampaian kamtibmas khususnya tentang upaya antisipasi terhadap gangguan kamtibmas dan Penerapan Protokol Kesehatan selalu dilaksanakan oleh seluruh personil Polsek Kembayan.

“Hal ini dimaksudkan, agar warga masyarakat tidak lengah terhadap pelaku kejahatan yang selalu mengintai dan menunggu kesempatan, untuk dapat melaksanakan aksinya serta untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Kembayan,” ujar Kapolsek.

Selain itu, AKP MR. Pardosi menuturkan bahwa sebagai abdi Negara, pihak kepolisian di wajibkan bersatu bersama masyarakat, tokoh agama dan pemuda.

“Untuk menciptakan wilayah kita aman, tertib dan rukun, serta bebas dari Covid-19,” tegasnya.