Polda
Kalbar - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat kembali menggelar rapat Analisa dan
Evaluasi (Anev) Bulanan. Anev ini membahas penilaian kinerja Polda Kalbar dan
jajaran disertai penyerahan reward and punishment beripa bendera panji
berlambang jempol dan tengkorak.
"Bendera
panji tengkorak melambangkan lemahnya kinerja dan bendera panji jempol
melambangkan prestasi dan kinerja yang baik," ujar Kapolda Kalbar, Irjen
Pol Drs Didi Haryono SH MH, Kamis (15/11/2018).
Kegiatan
Anev diselenggarakan di ruang Graha Mapolda Kalbar dan dihadiri oleh Gubernur
Kalbar, Sutarmidji, Wakapolda Kalbar, Irwasda, pejabat utama dan seluruh
Kapolres/ta, para Kabag Ops dan Kasat Intel jajaran Polda Kalbar, Kamis
(15/11/2018).
Selain
sebagai fungsi kontrol dan pengawasan, tujuan rapat anev kinerja ini adalah
untuk membandingkan hasil kinerja bulan September 2018 dengan hasil kinerja
bulan Oktober 2018.
"Ada
4 kategori dalam Anev bulanan ini, yaitu Kemampuan Mengelola dan Mengendalikan
Harkamtibmas, Penyelesaian Penanganan Perkara, Zero Pelanggaran Personel, dan
Realisasi Anggaran terhadap Belanja Modal dan Belanja Barang," terangnya.
Hasil
penilaian anev untuk kategori Kemampuan Mengelola dan Mengendalikan
Harkamtibmas, bendera jempol, diberikan kepada Polres Kapuashulu, karena berhasil
menurunkan trend Harkamtibmas sebanyak tujuh Kasus.
Sedangkan
bendera tengkorak untuk kategori ini, diberikan kepada Polres Sanggau, karena
kasus Harkamtibmas diwilayahnya meningkat sebanyak enam belas kasus.
Kemudian
bendera jempol untuk kategori Kemampuan Penyelesaian Perkara Lengkap
dilanjutkan dengan Tahap 2 ‘diserahkannya Tersangka dan Barang-bukti ke
Kejaksaan’ , diberikan kepada Polres Sekadau, karena berhasil menaikkan
penyelesaian sepuluh perkara di bulan Oktober 2018.
Sedangkan
Ditreskrimsus Polda Kalbar terpaksa harus menempati rangking urutan terakhir
karena penyelesaian perkara menurun sebanyak dua kasus berbanding bulan
September lalu. Untuk itu, Ditreskrimsus Polda Kalbar diberikan bendera
tengkorak.
Selanjutnya,
karena memiliki jumlah laporan polisi (LP) mengenai pelanggaran anggota Polri
terbanyak, yakni sebanyak empat laporan polisi, bendera tengkorak untuk
kategori Zero Pelanggaran Personel / PNS Polri, diberikan kepada dua polres,
yakni Polres Sanggau dan Polres Bengkayang.
Dan
yang terakhir, Realisasi Anggaran Bulan September terhadap Belanja Modal dan
Belanja Barang, bendera jempolnya diberikan kepada satuan kerja (Satker) Biro
SDM Polda Kalbar, sedangkan bendera tengkoraknya diberikan kepada Ditbinmas
Polda Kalbar.
Dalam
kesempatan Anev kali ini, Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji ikut
mendampingi Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Drs. Didi Haryono hadir dalam acara ini.
Gubernur
Kalimantan Barat, Sutarmidji dalam kesempatan itu menyampaikan terkait Program Desa Mandiri.
“Sekitar ada 52 indikator Desa yang kita pilah untuk kita kerjakan dengan Desa.
Dimana ada yang menjadi tanggungjawab pemerintah kota dan kabupaten dan mana
yang menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi,” kata Gubernur Kalbar
Sutarmidji.
Lebih
lanjut, ia meminta sebagaimana disampaikan Bapak Kapolda adanya Bintara
Perbatasan yang lagi pendidikan di SPN Pontianak, kita minta upayakan mereka
sebagian ditempatkan di Polsek untuk mendukung berjalannya Program Desa
Mandiri.
"Jangan
sampai ada lagi nama Desa tertinggal tapi Desa maju. Akan ada satu percepatan
untuk pembangunan di kabupaten terpencil. Saya mau program ini menjadi program
nasional, karena ini proses percepatan,” tutur Gubernur Kalbar Sutarmidji.
Dijelaskannya
juga, bahwa ia melihat selalu pembangunan ini tidak terarah dan tidak
terkompulir kemana anggaran nya, tak hanya itu saya ingin melakukan pembangunan
SMK unggulan agar anak muda disana menjadi produktif untuk membuat Desa-nya
menjadi mandiri.
“Target
kita tahun depan sudah berjalan pembangunan program-nya dan akhir tahun-nya
kita aplikasikan-nya. Insyallah selama 5 tahun menjabat nanti, semua desa sudah
teraplikasikan," harap Gubernur Kalbar Suratmidji.
Dalam
kesempatan yang sama, Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Drs. Didi Haryono
mengapresiasi dan mendukung program pemerintah daerah, Polda Kalbar siap
mengawal dan mengamankannya.
“Kita
mendukung penuh dan siap mensukseskan program pemerintah Provinsi, Kota dan
Kabupaten. Kita ingin Kalbar yang sudah baik ini untuk semakin lebih baik lagi,
lebih unggul, lebih maju dan kompetitif,” ujar Kapolda Kalbar Irjen (Pol) Drs.
Didi Haryono
Lebih
jauh Kapolda kalbar mengemukakan, agar para Kapolres/ta dapat meneruskan
program pemerintah itu kepada para Kapolsek jajarannya. Sikapi hal itu dengan
kegiatan Proaktif Kepolisian di kewilayahannya.
“Turun
kelapangan, lakukan kerjasama dan bangun kedekatan kepada seluruh teman-teman
dikewilayahan. Dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh adat,
tokoh wanita, pelajar, lakukan yang terbaik yang bisa membawa nama pemerintah
dan institusi kita," jelas Didi Haryono.
Konsolidasikan
apa-apa yang sudah disampaikan PJU (pejabat utama) dalam Anev ini dan jadikan
itu sebagai masukan, jukrah, pedoman bagi internal Polri. "Jadikan suatu
evaluasi buat kita tetap komitmen dalam melaksanakan tugas," terang Didi
Haryono.
Sementara
itu terkait kegiatan masa kampanye Pemilu 2019 di tahun Politik ini, agar lebih
mengoptimalkan peran Polri sebagai Pendingin.
“Mengoptimalkan
peran jajarannya sebagai mesin pendingin ditahapan Pesta Demoktasi ini.
Kontestasi politik tidak boleh memecah persatuan hanya demi kepentingan
seseorang atau segelintir orang,” papar Didi Haryono.
Lakukan
cooling system, melalui implementasi
pelayanan Kepolisian, memberikan narasi positif melalui seminar, dialog
publik pemilu damai dan kegiatan lapangan lainnya.
“Cara
cooling system dengan menyampaikan hal positif. Silahkan berkompetensi, tetapi
kita semua tetap saudara, dengan saling menjaga keutuhan NKRI,” ulasnya.
Yang
jelas, lakukan upaya Kepolisian demi menjamin terciptanya keamanan dan
ketertiban masyarakat. Tetapi kami tidak bisa optimal kalau sendiri. Makanya
kita semua bergandeng tangan dengan seluruh elemen masyarakat untuk memerangi
hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,” tutupnya.
Penulis
: Cucu Safiyudin
Publish
: Humas Polres Sanggau



