» » » Wakapolres Sanggau Hadiri Kegiatan Gelar Budaya Nusantara Paguyuban Pasundan Sanggau Baraya Sunda

Wakapolres Sanggau Hadiri Kegiatan Gelar Budaya Nusantara Paguyuban Pasundan Sanggau Baraya Sunda

Penulis By on Minggu, 08 Oktober 2023 | No comments


Polres Sanggau - Bertempat di Aula Hotel Harvey dilaksanakan kegiatan Gelar Budaya Nusantara Kabupaten Sanggau tahun 2023 “Meungkeut Kadeudeuh” ke- 4 Baraya Sunda Kabupaten Sanggau.

Adapun tema kegiatan Meungkeut Kadeudeuh ke- 4 Baraya Sunda Kabupaten Sanggau yakni “Kudu Nyanghulu ka Hukum, Nunjang ka Nagara Mupakat ka Balarea” / “Harus mengacu kepada hukum, menjunjung Negara dan mufakat untuk kebaikan bersama”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.I.P., M.Si., Wakapolres Sanggau Kompol Yafet Efraim Patabang, SH, S.I.K, Dandim 1204 Sanggau Letkol (Inf) Putra Andika Trihatmoko, Ketua Pengadilan Negeri Sanggau Haklainul Dunggio, S.H., M.H., Ketua Paguyuban S4 (Sunda Simpay Seuweu Siwi Siliwangi) Pasundan Provinsi Kalbar Dr. Dede Suratman, M.Sc., Ketua Paguyuban Pasundan Kabupaten Sanggau H. Abdurrahman, B.A., Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau Drs. H. Gusti Arman, M.S.I., para Ketua Paguyuban Pasundan se- Kalbar, para Ketua Organisasi Paguyuban antar Etnis se-Kabupaten Sanggau, para tokoh dan masyarakat etnis Sunda dari seluruh Kecamatan di Kabupaten Sanggau.

Sebelumnya, bertempat di halaman Mapolres Sanggau Jalan Jenderal Sudirman Kelurahan Beringin Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, telah dilaksanakan kegiatan transit dan Persiapan tim Sisingaan dihadiri oleh Forkopimda serta Tamu Undangan. Kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan kesenian Sisingaan dari halaman kantor Polres Sanggau menuju ke Hotel Harvey Sanggau.

Sementara Bupati Sanggau dalam sambutannya mengatakan di tahun ke-4 ini terlihat semakin meriah kegiatan Paguyuban Pasundan.

“Sebagai Bupati Sanggau, Bangga untuk bisa membentuk kebersamaan etnis-etnis di Kabupaten Sanggau di sebuah daerah yang kita ketahui bersama sangat Heterogen ditempati berbagai macam etnis, adat istiadat, budaya dan agama,” ungkapnya.


Paolus Hadi mengatakan bahwa Sanggau ini ditinggali oleh berbagai etnis, tidak hanya Dayak, Melayu dan Tionghoa, Pemerintah Kabupaten Sanggau telah membentuk 9 Paguyuban dan kedepannya diharapkan dapat bertambah.

“Dengan kegiatan ini banyak hal dapat dilakukan, pemerintah tentunya akan mensupport secara terus menerus,” pesannya.

Bupati Sanggau mengajak untuk bersama paguyuban lainnya sebanyak 9 paguyuban etnis yang telah terbentuk, agar Paguyuban Pasundan dapat terus berkembang.

Dengan adanya paguyuban Etnis ini tentunya sangat menguntungkan bagi Pemerintah, salah satu contoh bahwa bilamana ada permasalahan terkait etnis tertentu, dapat mempersempit sehingga selaku Pemerintah dapat berkoordinasi berkomunikasi dengan Pimpinan / pentolan yang ada di Etnis tersebut, atau pimpinan etnis tersebut dapat menyelesaikan sendiri permasalahan terkait warga etnisnya sendiri.

“Menjelang tahun Politik dihimbau kepada masyarakat agar dapat mempererat kebersamaan, saling toleransi sehingga Kabupaten Sanggau tetap aman, tentram dan terjaga kondusifitasnya,” tukasnya.

Kegiatan Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda Kabupaten Sanggau, merupakan event tahunan organisasi paguyuban etnis Sunda di Kabupaten Sanggau yang terselenggara dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Sanggau, untuk mengembangkan, melindungi memanfaatkan dan membina keragaman budaya serta mempererat persatuan dan Kesatuan Bangsa dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya