» » » Dorong Transformasi Digital Polri, Polda Kalbar Laksanakan Asistensi Fungsi TIK di Polres Sanggau

Dorong Transformasi Digital Polri, Polda Kalbar Laksanakan Asistensi Fungsi TIK di Polres Sanggau

Penulis By on Kamis, 24 Juli 2025 | No comments


Polres Sanggau - Dalam upaya memperkuat transformasi digital di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia, Polda Kalbar menggelar kegiatan Asistensi Fungsi TIK di Polres Sanggau. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Aula Graha Wira Pratama, Polres Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Bidang TIK Polda Kalbar, Kombes Pol Yani Permana, S.I.K., M.H., selaku Ketua Tim Asistensi, didampingi oleh tim TIK Polda Kalbar. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sanggau Kompol Yafet Efraim Patabang, S.H., S.I.K., M.H., para Pejabat Utama (PJU), perwira staf, Kepala SPKT, serta personel Polres dan jajaran Polsek.

Dalam sambutannya, Wakapolres Sanggau menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran tim asistensi dari Polda Kalbar. Ia menekankan pentingnya kegiatan tersebut dalam mendukung optimalisasi layanan digital Polri.

“Kegiatan ini sangat strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan berbasis teknologi, saya mengimbau seluruh personel untuk mengikuti dengan serius serta mempersiapkan segala keperluan asistensi agar hasilnya maksimal,” ujarnya.

Kombes Pol Yani Permana dalam pemaparannya menegaskan bahwa transformasi digital merupakan salah satu komitmen Kapolri yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, terutama dalam menghadapi era Indonesia Emas 2045.

Ia menyampaikan lima langkah strategis dalam membangun Polri yang adaptif di era digital, yaitu: penguatan infrastruktur, adopsi AI berbasis regulasi, peningkatan kapasitas SDM, kolaborasi lintas sektoral, serta inovasi yang berorientasi pada kebutuhan publik.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa fungsi TIK Polri harus mampu mengakomodasi berbagai aspek teknis dan administratif, mulai dari penyediaan infrastruktur TIK, pengelolaan data, pemeliharaan sistem, hingga pengamanan layanan komunikasi, seperti 110, Jarkomrad, dan Jastel.

“Ini bukan sekadar teknis, namun juga menyentuh aspek manajerial dan pengawasan yang ketat,” ujarnya.

Kegiatan asistensi juga mencakup evaluasi menyeluruh terhadap program kerja SI TIK Polres Jajaran Polda Kalbar untuk Tahun Anggaran 2025. Evaluasi ini meliputi implementasi tambahan anggaran untuk Jastel, kondisi perangkat komunikasi radio, sistem monitoring center, serta keberlangsungan berbagai aplikasi internal Polri seperti Poln dan KP3K yang tengah dikembangkan.


Dalam sesi evaluasi tersebut, tim asistensi juga melakukan pemeriksaan administrasi, kelengkapan dokumentasi, uji fungsi perangkat, serta mekanisme pengadaan jasa telekomunikasi di tingkat Polres.

Tim turut memberikan penekanan pada perlunya penghapusan website Polri nonresmi dan peralihan ke domain resmi sebagai langkah penguatan integritas data.

Wakapolres Sanggau Kompol Yafet Efraim Patabang, dalam wawancara terpisah, menyatakan bahwa asistensi ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran untuk memahami lebih dalam arah kebijakan teknologi di tubuh Polri.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan personel serta infrastruktur yang dibutuhkan dalam mendukung satu data Polri dan sistem informasi kepolisian yang terintegrasi,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Polres Sanggau siap mendukung penuh digitalisasi pelayanan publik melalui pemanfaatan aplikasi internal Polri dan sistem pemantauan keamanan berbasis Command Center.

“Sinergi antara fungsi teknis dan penguatan SDM menjadi kunci utama untuk menghadapi tantangan tugas di masa depan,” imbuhnya.

Kegiatan asistensi berlangsung dalam suasana yang kondusif dan tertib. Tim asistensi memberikan arahan teknis dan pendampingan kepada seluruh personel terkait penggunaan dan pemeliharaan perangkat TIK serta aplikasi pendukung operasional di lapangan.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Polres Sanggau berharap mampu menjadi role model dalam implementasi sistem teknologi informasi kepolisian di wilayah hukum Polda Kalbar.

Langkah ini sejalan dengan upaya mewujudkan institusi Polri yang presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—dalam melayani masyarakat secara digital dan profesional. (Dny Ard / Hms Res Sgu)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya