» » » Kapolsek Toba Tekankan Tertib Lalu Lintas kepada Siswa Baru SMAN 01 Toba: “Keselamatan di Jalan Dimulai dari Sekolah”

Kapolsek Toba Tekankan Tertib Lalu Lintas kepada Siswa Baru SMAN 01 Toba: “Keselamatan di Jalan Dimulai dari Sekolah”

Penulis By on Kamis, 17 Juli 2025 | No comments


Polres Sanggau - Upaya edukasi keselamatan berlalu lintas kepada generasi muda terus digencarkan. Kali ini, jajaran Polsek Toba hadir langsung di tengah-tengah kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) untuk menyampaikan materi penting tentang disiplin berlalu lintas kepada siswa-siswi baru SMAN 01 Toba, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan penyuluhan tersebut digelar pada Kamis, 17 Juli 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, bertempat di ruang kelas X SMAN 01 Toba, Dusun Teraju Barat, Desa Teraju.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, SH., MH, didampingi oleh Bripka Zul Efendi Siregar, PS. Kanit Samapta Polsek Toba, serta Elvina, selaku Waka Kesiswaan SMAN 01 Toba.

Sebanyak 141 siswa baru turut hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias. Mereka merupakan peserta MPLS yang tengah menjalani masa orientasi untuk mengenal lebih dekat lingkungan sekolah dan tata tertib yang berlaku, termasuk edukasi penting terkait keselamatan berlalu lintas.

Dalam pemaparannya, Kapolsek Toba menyampaikan sejumlah poin penting yang wajib dipahami oleh para pelajar, khususnya berkaitan dengan larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi siswa yang belum cukup umur. Menurutnya, masih marak ditemui pelajar SMP dan SMA yang menggunakan sepeda motor ke sekolah tanpa SIM, bahkan tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai.

“Anak-anak kita ini adalah aset masa depan. Jangan sampai hanya karena ingin tampil keren, mereka abai terhadap keselamatan diri. Usia minimal untuk mengendarai kendaraan bermotor adalah 17 tahun dan harus memiliki SIM C. Ini bukan hanya soal aturan, tapi juga soal nyawa,” tegas Iptu Arnold saat memberikan penyuluhan.


Selain itu, ia juga menyoroti peran penting guru dan orang tua dalam membina kebiasaan tertib berlalu lintas sejak dini. Menurutnya, pengawasan dari lingkungan terdekat sangat krusial agar anak-anak tidak terjerumus pada perilaku berkendara yang membahayakan diri dan orang lain.

“Kami mohon kerja sama dari pihak sekolah dan keluarga. Jangan dibiarkan anak di bawah umur membawa motor ke sekolah. Ini bentuk kasih sayang kita,” tambahnya.

Kapolsek juga mengingatkan tentang maraknya penggunaan knalpot brong di kalangan pelajar yang kerap meresahkan masyarakat. Ia menegaskan bahwa penggunaan knalpot tidak standar tersebut merupakan pelanggaran hukum dan akan ditindak sesuai peraturan yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program preventif Polsek Toba dalam rangka menciptakan budaya tertib lalu lintas di kalangan pelajar. Edukasi langsung kepada siswa dianggap sebagai langkah strategis untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia sekolah, yang belakangan terus meningkat.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, Polsek Toba berharap siswa-siswi SMAN 01 Toba dapat memahami pentingnya menaati peraturan berlalu lintas dan tidak memaksakan diri untuk berkendara sebelum memenuhi persyaratan usia serta legalitas yang ditetapkan oleh negara.

“Tertib berlalu lintas bukan sekadar slogan, tetapi gaya hidup. Bila dari bangku sekolah kita sudah paham aturan, saya yakin ke depannya kita bisa menciptakan jalan raya yang lebih aman dan ramah untuk semua pengguna,” pungkas Kapolsek Toba menutup sesi penyuluhan. (Dny Ard / Hms Res Sgu)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya