» » » Polsek Toba Gencarkan Sosialisasi Bahaya PETI: Lindungi Lingkungan dan Masa Depan Anak Cucu

Polsek Toba Gencarkan Sosialisasi Bahaya PETI: Lindungi Lingkungan dan Masa Depan Anak Cucu

Penulis By on Sabtu, 19 Juli 2025 | No comments


Polres Sanggau - Dalam upaya menekan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara, jajaran Polsek Toba, Polres Sanggau, melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu (19/7/2025).

Kegiatan sosialisasi yang dipusatkan di Desa Lumut tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Toba, yaitu Bripka Yulianus Ciun dan Brigpol Oliver M. Situmorang.

Dalam kesempatan tersebut, keduanya mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan tidak terlibat dalam aktivitas PETI yang melanggar hukum.

Selain menyampaikan dampak buruk dari praktik PETI terhadap lingkungan dan ekosistem, para personel juga menekankan bahwa penambangan ilegal tersebut dapat memicu konflik sosial dan menimbulkan kerugian besar bagi negara. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas PETI di wilayahnya.

“Kami mengimbau seluruh warga untuk tidak terlibat dalam penambangan emas tanpa izin. Dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tapi juga menyangkut aspek hukum. Jangan sampai tindakan ini merusak masa depan generasi berikutnya,” ujar Bripka Ciun dalam sosialisasinya.


Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, SH, MH, yang dikonfirmasi secara terpisah, menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk pendekatan preventif dan humanis dari kepolisian dalam menangani persoalan PETI.

Ia menegaskan bahwa Polsek Toba tidak akan mentolerir adanya aktivitas ilegal yang dapat merusak ekosistem dan menimbulkan kerugian bagi negara.

“Kami tidak hanya menindak, tapi juga mengedukasi masyarakat. Ini adalah bagian dari strategi jangka panjang kami untuk membangun kesadaran hukum dan cinta lingkungan di kalangan warga. Sosialisasi seperti ini akan terus kami lakukan secara rutin di desa-desa rawan PETI,” tegas Iptu Arnold Rocky Montolalu.

Lebih lanjut, Kapolsek juga mengapresiasi peran aktif warga yang selama ini telah membantu aparat dalam memberikan informasi serta menjaga kondusifitas wilayah. Hingga saat ini, berdasarkan pemantauan jajaran Polsek Toba, belum ditemukan adanya aktivitas PETI di wilayah hukum Kecamatan Toba.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya PETI serta pentingnya menjaga alam sebagai warisan bersama. Polsek Toba akan terus menggandeng tokoh masyarakat, tokoh adat, dan perangkat desa untuk menciptakan wilayah yang aman, bersih, dan bebas dari aktivitas penambangan ilegal. (Dny Ard / Hms Res Sgu)
Baca Juga Artikel Terkait Lainnya