Polres Sanggau - Polres Sanggau
menggelar latihan dan ujian bela diri Polri sebagai salah satu tahapan penting
dalam proses Usulan Kenaikan Pangkat (UKP) periode 1 Januari 2026. Kegiatan ini
berlangsung di Aula Wirapratama Polres Sanggau pada Rabu (23/7/2025) dan akan dilaksanakan
selama tiga hari, hingga 26 Juli 2025.
Sebanyak 84 personel Polres
Sanggau dari berbagai satuan dan fungsi mengikuti ujian bela diri ini. Ujian
ini menjadi salah satu syarat wajib untuk memastikan kesiapan fisik dan mental
anggota sebelum menerima kepercayaan atas kenaikan pangkat. Kegiatan ini
dipimpin langsung oleh Kasi Propam Iptu Guritno Prahoro bersama PS.
Kasubagdalpers Bag SDM Iptu Narsin, A.Md.Kep.
Dalam arahannya, Iptu Narsin
menjelaskan bahwa ujian bela diri ini tidak hanya formalitas semata, melainkan
menjadi indikator penting bagi pimpinan untuk menilai kesiapan anggota secara
menyeluruh.
“Dari total 91 personel yang
diajukan, hanya 84 yang memenuhi syarat hingga tahap ini. Ini adalah bentuk
seleksi alam yang harus disyukuri dan dimanfaatkan dengan maksimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iptu Narsin
mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga kesehatan dan menghindari
pelanggaran sekecil apapun selama proses UKP berlangsung.
“Kedisiplinan dan integritas
adalah nilai utama dalam proses pembinaan karier di lingkungan Polri. Jangan
rusak kesempatan ini dengan tindakan yang tidak perlu,” tegasnya.
Sementara itu, Kasi Propam Polres
Sanggau Iptu Guritno Prahoro menekankan bahwa kemampuan bela diri adalah
kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap anggota Polri.
Ia menambahkan bahwa ujian ini
bukan semata bentuk penilaian fisik, namun juga penguatan mental dan karakter.
“Anggota Polri harus siap
menghadapi situasi apapun di lapangan. Bela diri bukan hanya soal teknik, tapi
bagaimana personel memiliki refleks, kontrol emosi, serta kemampuan mengambil
keputusan cepat dalam tekanan. Itu sebabnya pelatihan seperti ini sangat
penting,” jelas Iptu Guritno.
Dirinya juga menyampaikan bahwa
kegiatan ini sekaligus menjadi momentum evaluasi diri bagi personel Polres
Sanggau.
“UKP bukan hadiah, melainkan
hasil dari proses panjang dan konsistensi kinerja. Kesiapan fisik, mental, dan
perilaku menjadi satu kesatuan dalam penilaian,” tambahnya.
Selama pelaksanaan ujian, situasi
berlangsung dalam keadaan kondusif dan terkendali. Seluruh peserta mengikuti
kegiatan dengan penuh semangat dan tanggung jawab, menunjukkan komitmen untuk
terus meningkatkan kualitas diri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan
masyarakat.
Kegiatan ini merupakan bentuk
komitmen Polres Sanggau dalam mewujudkan personel Polri yang profesional,
tangguh, dan berintegritas. Latihan bela diri tidak hanya mendukung kesiapan
fisik, namun juga menjadi bagian dari pembinaan moral dan semangat korps di
lingkungan Polri.
Dengan pelaksanaan ujian ini,
diharapkan seluruh personel yang akan diusulkan kenaikan pangkat benar-benar
memenuhi standar dan mampu menjawab tantangan tugas ke depan.
Polres
Sanggau terus berupaya membentuk SDM Polri yang unggul demi mendukung
terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan. (Dny Ard / Hms Res Sgu)