Polres Sanggau - Untuk memastikan
situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah perbatasan, Polsek Entikong
melaksanakan kegiatan Patroli Perintis Presisi pada Jumat (18/7/2025) sekitar
pukul 12.00 WIB. Patroli ini menyasar sejumlah titik rawan yang berada di
wilayah hukum Polsek Entikong, Kabupaten Sanggau.
Dipimpin oleh personel Polri dari
jajaran Polsek Entikong yakni Bripda Rian Afriman, Bripda Nur Rizal A. Wahid,
dan Bripda Nikodimus M. Acai, kegiatan patroli ini menyusuri jalur-jalur
strategis serta lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat terjadinya
gangguan kamtibmas.
Rute yang dilalui dalam patroli
tersebut mencakup beberapa kawasan vital seperti Jalan Santo, Dusun Sontas,
Jalan Lintas Malindo, hingga kawasan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong.
Tim patroli kembali ke markas Polsek setelah menyelesaikan putaran pengawasan
di rute tersebut.
Sasaran utama dalam patroli ini
antara lain lokasi dan jam yang rawan terhadap tindak pidana pencurian, area
permukiman penduduk, kawasan pertokoan dan tempat tongkrongan anak muda, hingga
perkantoran serta objek vital lainnya. Kegiatan ini dilakukan secara humanis
namun tetap tegas sebagai bentuk kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Kapolsek Entikong, AKP Donny
Sembiring, SH menjelaskan bahwa Patroli Perintis Presisi ini merupakan bagian
dari strategi preventif Polri dalam menekan potensi gangguan keamanan di
wilayah perbatasan yang memiliki mobilitas tinggi.
“Kami memprioritaskan pencegahan
dan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Dengan kehadiran anggota di
lapangan secara rutin, diharapkan dapat menciptakan rasa aman, serta mengurangi
niat dan kesempatan para pelaku kejahatan untuk beraksi,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan perbatasan
seperti Entikong memiliki tantangan tersendiri dalam hal pengawasan dan
pemeliharaan kamtibmas, karena tingginya arus lalu lintas orang dan barang.
Oleh karena itu, Polsek Entikong terus meningkatkan intensitas patroli, terutama
di area publik dan jalur-jalur strategis.
AKP Donny Sembiring juga
mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi jika
melihat atau mencurigai adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Polisi
tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi dengan masyarakat adalah kunci utama
menciptakan Entikong yang aman dan tertib,” pungkasnya. (Dny Ard / Hms Res Sgu)