Polres Sanggau - Kecelakaan lalu
lintas kembali terjadi di wilayah hukum Polsek Sekayam, Kabupaten Sanggau.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Megapro dan dump truk Mitsubishi
Fuso di depan Bank BRI Cabang Balai Karangan, Jalan Lintas Malindo, Dusun Balai
Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, pada Senin (10/11/2025)
sekitar pukul 08.00 WIB.
Peristiwa nahas itu menyebabkan
pengendara motor mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan intensif.
Sementara pengemudi dump truk selamat tanpa mengalami luka.
Korban diketahui bernama Andreas
Nyunget (52), warga Dusun Kojub, Desa Noyan, Kecamatan Noyan, Kabupaten
Sanggau. Saat kejadian, Andreas mengendarai sepeda motor Honda Megapro hitam
bernomor polisi KB 2533 UQ dari arah Desa Balai Karangan menuju Desa Kenaman.
Sementara pengemudi dump truk
Mitsubishi Fuso kuning bernomor polisi KB 8651 DM diketahui bernama Markus Toni
(37), warga Dusun Layau, Desa Palem Jaya, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau.
Berdasarkan keterangan awal, Markus sedang mengemudikan truk dari arah yang
sama.
Menurut keterangan saksi di
lokasi, sekitar pukul 08.00 WIB kendaraan yang dikendarai Andreas hendak
berbelok ke kanan menuju simpang masuk Bank BRI Cabang Balai Karangan. Di saat
bersamaan, dump truk Mitsubishi Fuso yang melaju di belakangnya tidak sempat
menghindar karena jarak terlalu dekat, sehingga tabrakan tak terelakkan.
Benturan keras menyebabkan
Andreas terjatuh dan mengalami luka di bagian dagu, kaki kiri, serta luka sobek
di kaki kanan. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan
pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba.
Mengetahui kejadian tersebut,
Anggota Piket Regu II Polsek Sekayam segera mendatangi lokasi untuk melakukan
olah tempat kejadian perkara (TPTKP), mengamankan barang bukti, dan
mengevakuasi korban ke Puskesmas Balai Karangan untuk mendapat perawatan medis.
“Korban langsung dibawa ke
Puskesmas Balai Karangan untuk pertolongan pertama dan penanganan medis.
Setelah pemeriksaan awal, korban dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak guna
mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Sekayam, AKP Sutikno,
S.Sos., M.A.P., saat dikonfirmasi.
AKP Sutikno menjelaskan bahwa
penyebab kecelakaan diduga akibat kurangnya kehati-hatian kedua pengendara.
“Kedua kendaraan datang dari arah
yang sama. Saat korban hendak berbelok, truk di belakang tidak menjaga jarak
aman. Faktor kewaspadaan yang kurang menjadi penyebab utama terjadinya tabrakan
tersebut,” terangnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian
telah mencatat identitas pengendara, saksi, dan mengamankan barang bukti
kendaraan ke Mapolsek Sekayam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Sekayam juga mengimbau
masyarakat agar lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di kawasan padat
penduduk seperti Jalan Lintas Malindo.
“Kawasan tersebut merupakan area
ramai dengan aktivitas masyarakat dan lalu lintas kendaraan berat. Kami
mengimbau pengendara agar selalu menjaga jarak aman dan mematuhi aturan lalu
lintas,” tegasnya.
Diketahui, kondisi cuaca saat
kejadian cerah dan arus lalu lintas cukup padat. Jalan di sekitar lokasi
merupakan area pemukiman dengan banyak aktivitas warga pada pagi hari.
Kapolsek Sekayam juga menegaskan
bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar
meningkatkan kewaspadaan dalam berkendara.
Pihak
Polsek Sekayam memastikan akan terus melakukan pemantauan dan patroli di
titik-titik rawan kecelakaan guna menekan angka laka lantas di wilayah hukum
Polres Sanggau. (Dny Ard / Hms Res Sgu)



