Pontianak, Polda Kalbar - Menjelang
pelaksanaan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polda Kalimantan Barat
menekankan pentingnya peran media dalam menjaga stabilitas keamanan dan
ketertiban masyarakat (kamtibmas). Hal tersebut disampaikan dalam diskusi Rapat
Kerja Daerah (Rakerda) Perkumpulan Pimpinan Media Independen (P2MI) Kalbar yang
digelar di Hotel Transera Pontianak, Senin (22/12).
Kegiatan yang mengusung tema deklarasi lintas
etnis dan organisasi masyarakat untuk harkamtibmas menjelang Nataru 2025 ini
dihadiri oleh Kabidhumas Polda Kalbar yang diwakili Kasubbidpenmas AKBP
Prinanto, Kapolresta Pontianak Kota yang diwakili Kasat Intelkam dan Kasi
Humas, Ketua Forum Organisasi Kepemudaan (OKP), perwakilan organisasi
masyarakat, serta para pimpinan media di Kalimantan Barat.
Dalam sambutannya, Ketua P2MI Kalbar
Thomas Mamahani menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam
menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif, khususnya menjelang perayaan hari
besar keagamaan dan pergantian tahun.
“Media bukan alat provokasi.
Jurnalisme harus tetap faktual, berimbang, dan menolak segala bentuk isu SARA.
Kami berharap P2MI dapat menjadi pelopor media yang mendukung harkamtibmas,
khususnya menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ujar Thomas.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Kalbar
melalui Kasubbidpenmas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rakerda
P2MI Kalbar dan menilai kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Polri dalam
menjaga keamanan selama momentum Nataru.
Ia menyampaikan bahwa Polda Kalbar
saat ini tengah melaksanakan Operasi Kepolisian Terpusat Lilin Kapuas 2025 guna
mengamankan rangkaian ibadah Natal serta perayaan Tahun Baru 2026.
“Media independen menjadi garda
terdepan dalam melakukan klarifikasi dan edukasi publik. Dukungan media sangat
dibutuhkan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, menyejukkan, dan
tidak menimbulkan keresahan selama pengamanan Natal dan Tahun Baru,” jelas AKBP
Prinanto.
Melalui
diskusi dan deklarasi lintas etnis serta organisasi masyarakat dalam Rakerda
P2MI Kalbar ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara Polri, media,
dan elemen masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif
selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kalimantan Barat.


