Pontianak, Polda Kalbar -
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menggelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2025
sebagai bentuk akuntabilitas kinerja Kepolisian dalam menjaga stabilitas
keamanan, ketertiban serta memberikan perlindungan, pengayoman, pelayanan, dan
penegakan hukum kepada masyarakat, pada Rabu (31/12).
Bertempat di Graha Khatulistiwa
Polda Kalbar, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen
Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Brigjen Pol. Roma
Hutajulu, S.I.K., M.Si., Irwasda Kombes Pol. Sigit Jatmiko, S.I.K., Dansat
Brimob Kombes Pol. Dede Rojudin, S.I.K., M.H., Kabidhumas Kombes Pol. Dr. Bayu
Suseno, S.H., S.I.K., M.M., M.H., serta dihadiri para pejabat utama Polda
Kalbar, Pimpinan Media Kalbar dan Awak media.
Dalam paparannya, Kapolda Kalbar
menyampaikan bahwa sepanjang Tahun 2025, Polda Kalbar dan jajaran telah
melaksanakan berbagai upaya penegakan hukum, pemeliharaan kamtibmas, serta
pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Sepanjang Tahun 2025, Polda
Kalbar berhasil mengungkap ribuan kasus tindak pidana, baik tindak pidana umum,
khusus, maupun narkotika. Di bidang pemberantasan narkoba, tercatat sebanyak
813 kasus narkotika berhasil diungkap dengan nilai barang bukti mencapai lebih
dari Rp100 miliar, serta menyelamatkan sekitar 272.114 jiwa dari bahaya
penyalahgunaan narkotika.”, ungkap Irjen Pol Pipit.
Selain itu, Kapolda menyampaikan
bahwa penanganan tindak pidana khusus mencapai 362 kasus dengan tingkat
penyelesaian lebih dari 80 persen, sedangkan tindak pidana umum tercatat
sebanyak 4.144 kasus dengan tingkat penyelesaian perkara lebih dari 70 persen.
“Capaian ini merupakan hasil
kerja keras seluruh personel Polda Kalbar dan jajaran, serta dukungan dan
kepercayaan masyarakat,” ujar Irjen Pol Pipit.
Dalam kesempatan tersebut,
Kapolda Kalbar juga memaparkan capaian pengungkapan tindak pidana narkotika
sepanjang Tahun 2025. Dari hasil penindakan jajaran reserse narkoba, diamankan
barang bukti berupa sabu 214.415,75 gram, ekstasi 57.590,50 butir, ganja 109,52
gram, Happy Five 70 butir, ganja sintetis 9,5 mililiter, heroin 1,13 gram,
serta minuman beralkohol 24 liter. Pengungkapan tersebut diperkirakan bernilai
Rp100,2 miliar dan berhasil menyelamatkan 272.114 jiwa.
Dalam rangka mencegah terjadinya
gangguan kamtibmas, selama Tahun 2025 Polda Kalbar mengedepankan kegiatan
preemtif dan preventif melalui pembinaan masyarakat. Fungsi Binmas bersama
Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan sambang desa, deteksi dini, dan problem
solving di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Selain itu, program Jumat Curhat
terus digalakkan sebagai sarana komunikasi langsung antara Polri dan masyarakat
untuk menyerap aspirasi, menyelesaikan permasalahan sosial, serta membangun
kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Polda Kalbar juga aktif dalam
penanganan bencana dan kondisi darurat melalui pelaksanaan bantuan Search and
Rescue (SAR). Sepanjang Tahun 2025, tercatat 113 kegiatan bantuan SAR, meliputi
penanganan kebakaran hutan dan lahan, banjir, kebakaran permukiman, evakuasi
korban tenggelam, pohon tumbang, hingga penanganan kejadian darurat lainnya.
“Kami ingin Polri benar-benar
hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga
sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” imbuh Irjen Pol Pipit.
Dalam mendukung program
pemerintah, Polda Kalbar turut berperan dalam menjaga stabilitas kamtibmas yang
kondusif bagi ketahanan pangan. Melalui pengamanan wilayah, pengawasan
distribusi, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait, Polri
memastikan aktivitas pertanian, perkebunan, dan distribusi bahan pangan dapat
berjalan aman dan lancar.
Dalam kesempatan itu, Kabidhumas
Polda Kalbar Kombes Pol. Dr. Bayu Suseno, S.I.K., M.M., M.H menegaskan bahwa seluruh capaian kinerja
tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.
“Kami mengapresiasi dukungan
seluruh elemen masyarakat, termasuk awak media yang senantiasa bersinergi
dengan Polda Kalbar untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan demi
terwujudnya Kalimantan Barat yang aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Konferensi
pers akhir tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus refleksi bagi Polda
Kalbar dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas pada tahun-tahun
mendatang.


