Mempawah, Polda Kalbar -
Provinsi Kalimantan Barat turut menjadi saksi sejarah pengumuman kembalinya
status Swasembada Pangan Indonesia. Hal ini ditandai dengan kegiatan Panen Raya
serentak yang diikuti secara virtual oleh jajaran Forkopimda Kalimantan Barat
bersama Presiden Republik Indonesia di Saung Pok Tan Subur, Kelurahan Anjungan
Melancar, Kecamatan Anjongan, Kabupaten Mempawah. (Rabu, 7/1/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh
Irwasda Polda Kalbar Kombes Pol Sigit Jatmiko S.H. S.I.K, Wakil Gubernur Kalbar
Krisantus Kurniawan, SIP., M. Si., Kasdam XII/Tpr Brigjen TNI Putra
Widyawinaya, S.H., M.P.M., Bupati Mempawah Hj. Erlina, SH., MH, Dandim
1201/Mph. Letkol Czi Ali Isnaini,. S.E, M.Han., Kapolres Mempawah AKBP Jonathan
David Harianthono, S.I.K, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan
Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat Ir. Herti Herawati, MMA, serta tokoh
Agama dan Tokoh Masyarakat.
Acara ini terhubung melalui video conference dengan jutaan petani di
seluruh Indonesia yang dipusatkan oleh Kementerian Pertanian RI.
Dalam sambutannya, Bupati
Mempawah Hj. Erlina menyatakan rasa bangganya atas terpilihnya Kecamatan
Anjongan sebagai lokasi pusat Panen Raya tingkat Provinsi.
“Sektor pertanian adalah unggulan di Mempawah. Keberhasilan swasembada
ini adalah bukti nyata sinergi lintas sektor, termasuk dukungan TNI/Polri dalam
pendampingan petani di lapangan,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut,
Wakil Gubernur Kalbar Krisantus Kurniawan mengapresiasi capaian produksi padi
sepanjang tahun 2025.
“Pemprov Kalbar berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi pada tahun
2026, salah satunya melalui alokasi bantuan benih padi seluas 1.700 hektar
untuk Kalbar, di mana 200 hektar di antaranya dialokasikan khusus untuk
Kabupaten Mempawah,” tegasnya.
Puncak acara ditandai
dengan prosesi menumbuk gabah padi secara simbolis oleh Presiden RI dari pusat
kegiatan, yang diikuti secara serentak di daerah.
Presiden juga menerima tanda jasa penghargaan atas keberhasilan
Indonesia mencapai target swasembada pangan Nasional yang melibatkan sekitar 2
juta Petani di seluruh Indonesia.
Terkait keterlibatan
kepolisian dalam mendukung ketahanan pangan, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes
Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa Polda Kalbar akan
terus mengawal Program Swasembada Pangan Nasional.
“Polda Kalimantan Barat
berkomitmen penuh mengawal program nasional Swasembada Pangan ini melalui peran
Satgas Pangan dan Bhabinkamtibmas di kewilayahan. Kehadiran Bapak Irwasda Polda
Kalbar dalam Panen Raya di Mempawah hari ini merupakan representasi dukungan
Polri dalam memastikan distribusi sarana pertanian tepat sasaran serta menjaga
stabilitas harga pangan di masyarakat.”
“Kami mengucapkan selamat
kepada seluruh Petani di Kalimantan Barat. Keberhasilan Swasembada Pangan tahun
2026 ini bukan hanya tentang ketersediaan beras, tetapi tentang kedaulatan
bangsa dan kesejahteraan rakyat. Polri akan terus bersinergi dengan TNI dan
Pemerintah Daerah untuk menjaga momentum keberhasilan ini,” pungkas Kombes Pol
Bambang.
Acara yang berlangsung
khidmat dan penuh semangat ini diikuti oleh sekitar 5.000 Petani dan Penyuluh
secara daring maupun luring di wilayah Kalimantan Barat.
Melalui pengumuman
swasembada ini, diharapkan produktivitas pertanian di Kecamatan Anjongan terus
meningkat dan menjadi pemicu semangat bagi kabupaten lainnya di Kalimantan
Barat.


