Pontianak - Atmosfer panas kompetisi bola voli
kasta tertinggi tanah air, Proliga 2026, resmi menggetarkan Kota Pontianak.
Memasuki hari terakhir pekan pertandingan di GOR Terpadu Ayani, Minggu
(11/1/2026), ribuan pasang mata menjadi saksi sengitnya duel antara tim-tim
papan atas nasional.
Fokus perhatian penonton tertuju pada performa gemilang tim putri Jakarta Popsivo Polwan. Sejak siang, tribun penonton telah didominasi oleh pendukung lokal yang datang dari berbagai penjuru Kalimantan Barat untuk memberikan dukungan moral bagi tim Korps Bhayangkara tersebut.
Kehadiran suporter dari kalangan ibu-ibu menjadi
warna tersendiri dalam keriuhan di dalam gelanggang. Salah satunya adalah
Sukinem (52), warga asal Sungai Raya yang datang bersama rombongan pengajiannya
khusus untuk menonton aksi pemain idola mereka.
“Kami sengaja datang rombongan pakai baju seragam.
Pokoknya dukungan penuh untuk Popsivo Polwan! Pemainnya lincah-lincah, kami
bangga sekali tim polisi wanita bisa main sehebat itu di Pontianak. Harapannya
ya harus menang, supaya harum nama institusi dan menghibur kami di sini,” ujar
Sukinem dengan semangat di sela-sela set pertandingan.
Gelaran Proliga 2026 di Pontianak ini tidak hanya
menjadi ajang prestasi, tetapi juga momentum penguatan kedekatan Polri dengan
Masyarakat melalui olahraga. Hal ini ditegaskan oleh Kabid Humas Polda Kalbar,
Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H.
Dalam keterangannya, Kabid Humas mengapresiasi
ketertiban Masyarakat Kalimantan Barat yang menjadi tuan rumah yang baik selama
perhelatan berlangsung.
“Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari
Masyarakat Kalbar. Kehadiran penonton, terutama dukungan masif bagi tim Popsivo
Polwan, menjadi energi positif bagi para atlet. Kami dari Polda Kalbar
memastikan seluruh rangkaian kegiatan di GOR Terpadu Ayani berjalan aman,
tertib, dan kondusif sehingga masyarakat bisa menikmati pertandingan dengan
nyaman,” tutur Kombes Pol Bambang.
Selain persaingan di lapangan, Proliga 2026 di
Pontianak ini diharapkan mampu memicu bibit-bibit atlet voli baru di Kalimantan
Barat. GOR Terpadu Ayani yang menjadi venue utama pun terbukti representatif
dalam menyelenggarakan ajang skala nasional dengan standar internasional.
Pertandingan hari ini ditutup dengan sorak-sorai
kemenangan yang membuktikan bahwa Pontianak tetap menjadi salah satu barometer
pecinta bola voli terbesar di Indonesia.


