Kubu Raya, Kalbar - Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang
terdiri dari BNPB, SAR Samapta Polda Kalbar, Polres Kubu Raya, serta
stakeholder terkait terus mengintensifkan upaya pencegahan karhutla, Minggu (25/1).
Tim melaksanakan patroli sekaligus penanganan titik api di Desa Punggur
Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya.
Dalam kegiatan patroli tersebut, Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalbar
melakukan pengecekan menyeluruh terhadap lahan bekas terbakar. Saat pemantauan
berlangsung, petugas menemukan adanya titik api yang masih mengepul dan
berpotensi kembali membesar apabila tidak segera ditangani.
Menindaklanjuti temuan tersebut, tim langsung melakukan langkah cepat
berupa pendinginan dan pembasahan lahan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan
sisa bara api benar-benar padam, menurunkan suhu tanah, serta mencegah api
merambat ke area lain yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan.
Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono S.I.K., M.H.,
menyampaikan bahwa kehadiran Tim Siaga Karhutla di lapangan merupakan wujud
kesiapsiagaan dan komitmen bersama dalam mengendalikan potensi kebakaran sejak
dini.
“Kehadiran Tim Siaga Karhutla ini sebagai bentuk kesiapsiagaan dan
komitmen seluruh unsur terkait dalam mengantisipasi dan menangani potensi
kebakaran hutan dan lahan, sehingga dampaknya dapat diminimalisir sejak awal,”
ujar Bambang.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara
membakar serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik
api atau asap di lingkungan sekitar.
“Dengan adanya patroli
rutin, pendinginan, dan pembasahan lahan yang dilakukan Tim Siaga Karhutla,
diharapkan potensi kebakaran di Kabupaten Kubu Raya dapat ditekan secara
optimal. Upaya kolaboratif ini menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian
lingkungan serta keselamatan masyarakat secara berkelanjutan,” tutup Bambang.


