Pontianak,
Polda Kalbar - Gabungan Satgas Operasi Keselamatan Kapuas 2026 terus memperkuat
pengawasan lalu lintas dengan mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif
demi terciptanya keamanan bersama di jalan raya, Jumat (06/02/26).
Diawali
dengan apel kesiapan pasukan, seluruh
personel bergerak lmenuju titik operasi di kawasan Alun Kapuas, Jalan
Rahadi Usman, Pontianak. Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Kapuas 2026, AKBP
Zulyanto Leonardi Kramajaya, S.I.K., M.M., melaporkan hasil pemantauan melalui sistem ETLE.
“ETLE
berhasil menangkap 1.463 rekaman pelanggaran, di mana 119 surat konfirmasi di
antaranya telah dikirimkan kepada para pelanggar melalui WhatsApp maupun surat
fisik,” ungkapnya.
Selain
pengawasan elektronik, petugas di lapangan juga melakukan penindakan langsung
berupa tilang manual terhadap 40 kendaraan. Pelanggaran tersebut didominasi
oleh kendaraan roda dua sebanyak 32 unit, sementara sisanya terdiri dari
kendaraan roda enam dan minibus.
“Sebagai
bentuk edukasi dan pembinaan di tempat, petugas juga melayangkan teguran
simpatik kepada 15 pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan,”
tegas Zulyanto.
Kabidhumas
Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa
sinergi lintas sektoral menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,
hingga hari kelima situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif.
Ia
berharap melalui intensitas operasi ini, budaya tertib berlalu lintas di
Kalimantan Barat semakin meningkat sehingga angka kecelakaan dapat ditekan
secara signifikan.
“Hingga
hari kelima, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Kami berharap
melalui Ops Keselamatan Kapuas ini, angka kecelakaan dapat ditekan dan budaya
tertib lalu lintas semakin melekat di masyarakat Kalbar,” tutup Bambang.


