Polres Sanggau - Kapolsek Mukok AKP Ambril, S.H., M.A.P., memimpin
langsung kegiatan persiapan panen jagung hibrida di lahan Demplot 4 yang berada
di kebun milik perusahaan Citra Inti Sawit (CNIS), Jumat (6/2/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut melibatkan personel
Polsek Mukok sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan di
wilayah hukum setempat.
Persiapan panen dilakukan di lahan seluas satu hektare yang telah
memasuki masa panen. Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan ini menunjukkan
sinergi antara institusi Polri dan sektor perkebunan dalam menjaga
produktivitas pertanian sekaligus memastikan proses panen berjalan optimal.
Sejumlah langkah teknis dilakukan sebelum panen dimulai. Kapolsek
bersama anggota tampak melakukan penebangan pucuk tanaman jagung hibrida guna
mempercepat proses pengeringan serta menjaga kualitas hasil panen agar tetap
maksimal.
Selain itu, personel juga melakukan pengupasan kulit jagung yang telah
siap dipanen. Tahapan tersebut bertujuan untuk memastikan tingkat kematangan
jagung seragam sehingga dapat meningkatkan nilai jual hasil pertanian.
Tidak hanya fokus pada tanaman, anggota Polsek Mukok turut melakukan
pembersihan di sekitar area lahan. Lingkungan yang bersih dinilai penting untuk
mendukung kelancaran proses panen sekaligus meminimalkan potensi gangguan di
lapangan.
Kapolsek Mukok AKP Ambril mengatakan bahwa keterlibatan pihak kepolisian
dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung
program strategis nasional, khususnya di bidang ketahanan pangan.
“Kami ingin memastikan bahwa lahan demplot ini dapat menghasilkan panen
yang optimal. Kehadiran kami bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberi
semangat kepada para pihak yang terlibat agar pengelolaan pertanian semakin
maju,” ujarnya.
AKP Ambril menambahkan, persiapan yang matang menjadi faktor penting
dalam menentukan keberhasilan panen. Dengan kondisi tanaman yang terawat serta
area yang telah dibersihkan, diharapkan proses panen mendatang dapat berjalan
lancar tanpa hambatan berarti.
Menurutnya, lahan demplot jagung hibrida ini juga dapat menjadi contoh
pengelolaan pertanian modern di Kecamatan Mukok. Ke depan, model kolaborasi
seperti ini diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan
produktif secara berkelanjutan.
“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami siap mendukung
setiap upaya yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui
pendampingan dan pengamanan kegiatan pertanian,” tegasnya.
Kegiatan persiapan panen
tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Polsek Mukok
memastikan akan terus berperan aktif dalam mendukung program-program produktif
di wilayahnya sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (Dny Ard /
Humas Res Sgu)



