Polres Sanggau - Pemerintah
Kecamatan Toba bersama unsur Forkopincam melaksanakan kegiatan Koordinasi
Monitoring Terpadu untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan
kebutuhan pokok masyarakat menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah di
wilayah Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau.
Kegiatan tersebut dilaksanakan
pada Kamis, 12 Februari 2026, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, dengan
sasaran toko sembako, pasar modern, pangkalan LPG, serta usaha perdagangan
lainnya yang berada di wilayah Kecamatan Toba.
Monitoring terpadu ini dipimpin
langsung oleh Sekretaris Camat Toba, Viktor Wilson, SM, dengan melibatkan unsur
Polsek Toba melalui Ps. Kanit Samapta Bripka F. Ardianto, Koramil Toba yang
diwakili Serma Merukin beserta satu personel, Kepala Balai Penyuluh Pertanian
Kecamatan Toba Paulus Emigo, serta tiga orang staf Kecamatan Toba.
Adapun lokasi yang menjadi
sasaran pengecekan meliputi Toko Talitakum, Toko Mekar Jaya, Toko Sumber
Rejeki, Toko Cahaya Fajar, gerai Indomaret dan Alfamart, Warung Jaya Hasil
Laut, serta Pangkalan LPG Holiday.
Dalam kegiatan tersebut, tim
melakukan pengecekan langsung terhadap harga serta ketersediaan sejumlah
komoditas pokok, di antaranya beras, minyak goreng, telur, gula pasir, serta
elpiji subsidi 3 kilogram yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Berdasarkan hasil monitoring,
harga bahan pokok terpantau masih dalam kisaran standar dan tidak mengalami
lonjakan signifikan. Beras premium dijual seharga Rp16.300 per kilogram, beras
medium Rp14.300 per kilogram, minyak goreng curah Rp20.000 per kilogram, minyak
goreng kemasan merek Kita Rp18.000 per liter, telur ayam ras Rp31.000 per
kilogram, serta gula pasir Rp18.000 per kilogram.
Sementara itu, ketersediaan
elpiji subsidi 3 kilogram di pangkalan terpantau aman dengan harga jual
Rp24.000 per tabung dan stok dinyatakan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan
masyarakat Kecamatan Toba.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky
Montolalu, SH., MH., menegaskan bahwa kegiatan monitoring terpadu ini merupakan
bentuk kehadiran negara dalam menjaga stabilitas harga dan menjamin rasa aman
masyarakat, khususnya menjelang meningkatnya kebutuhan bahan pokok di bulan
Ramadhan.
“Polri bersama unsur Forkopincam
berkomitmen untuk terus mengawal stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Dari
hasil monitoring hari ini, kami memastikan bahwa stok kebutuhan pokok
masyarakat di Kecamatan Toba dalam kondisi aman dan harga masih sesuai ketentuan,”
ujar Iptu Arnold Rocky Montolalu.
Ia juga menambahkan bahwa
pihaknya telah menyampaikan imbauan secara langsung kepada para pelaku usaha
agar tidak melakukan penimbunan, menetapkan harga sesuai standar, serta tetap
menjaga kualitas barang dagangan demi melindungi konsumen.
Kegiatan ini dilaksanakan
berdasarkan Surat Pemerintah Kecamatan Toba Nomor: 500.12.12/7/EKBANG
tertanggal 11 Februari 2026, yang mengamanatkan pelaksanaan monitoring terpadu
dengan melibatkan unsur Forkopincam, BPP, dan Puskesmas ke gudang sembako, pasar
tradisional, pasar modern, serta pangkalan LPG 3 kilogram.
Melalui monitoring ini,
pemerintah kecamatan bersama aparat keamanan berharap dapat mencegah potensi
gejolak harga serta memastikan distribusi kebutuhan pokok berjalan lancar
menjelang Ramadhan Tahun 2026.
Ke
depan, pengawasan dan monitoring secara berkala akan terus dilakukan terhadap
toko dan pangkalan di wilayah Kecamatan Toba guna menjaga stabilitas harga,
ketersediaan stok, serta menciptakan iklim usaha yang sehat dan kondusif bagi
masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
.jpeg)
.jpeg)

