Polres Sanggau - Ketersediaan dan stabilitas harga bahan kebutuhan pokok di wilayah
perbatasan menjadi perhatian serius pemerintah menjelang bulan suci Ramadan.
Untuk memastikan kondisi tetap terkendali, unsur Forum Koordinasi Pimpinan
Kecamatan bersama aparat keamanan menggelar monitoring terpadu di wilayah Kecamatan
Sekayam, Jumat (13/2/2026) pagi.
Kegiatan yang
dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut merupakan tindak lanjut dari surat
edaran Paolus Hadi terkait pengawasan ketersediaan, stabilitas harga, serta
distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting lainnya di wilayah Kabupaten
Sanggau.
Monitoring
melibatkan sejumlah unsur, di antaranya perwakilan pemerintah kecamatan, aparat
TNI, serta jajaran Polsek Sekayam. Kehadiran lintas sektor ini bertujuan
memperkuat pengawasan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam
memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Pelaksana Tugas
Camat Sekayam yang diwakili Kasi Ekonomi dan Pembangunan, Teresia Adriana,
turut hadir bersama perwakilan Koramil dan personel kepolisian. Kolaborasi
tersebut menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal,
terutama menjelang periode meningkatnya permintaan bahan pokok.
Tim gabungan
memulai pengecekan di pasar tradisional setempat. Dari hasil pemantauan, tidak
ditemukan lonjakan maupun penurunan harga yang signifikan. Aktivitas jual beli
berlangsung normal, sementara pasokan bahan pangan dinilai cukup untuk memenuhi
kebutuhan masyarakat.
Pemeriksaan
kemudian berlanjut ke sejumlah toko sembako. Petugas memastikan ketersediaan
barang serta memantau potensi pelanggaran, termasuk peredaran produk tidak
layak konsumsi. Secara umum, stok kebutuhan harian dinyatakan terpenuhi tanpa
adanya indikasi kelangkaan.
Meski demikian,
petugas menemukan beberapa produk kedaluwarsa di salah satu toko. Barang
tersebut langsung diamankan oleh tim, disertai pembinaan kepada pemilik usaha
agar rutin memeriksa masa berlaku produk serta memisahkan barang yang tidak
layak jual guna melindungi konsumen.
Pengawasan juga
dilakukan di pangkalan LPG. Berdasarkan keterangan pemilik, stok gas masih
mencukupi dan distribusi berjalan lancar.
Kondisi ini
dinilai penting untuk menjaga stabilitas kebutuhan rumah tangga, khususnya
menjelang Ramadan yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi.
Selain itu, tim
turut memastikan ketersediaan bahan bakar minyak. Hasil pengecekan menunjukkan
pasokan BBM masih aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa
waktu ke depan.
Kapolsek
Sekayam, AKP Sutikno, menegaskan bahwa kegiatan monitoring merupakan langkah
preventif untuk mencegah gejolak harga maupun praktik perdagangan yang
merugikan masyarakat.
“Kami bersama
unsur terkait terus melakukan pengawasan agar distribusi bahan pokok tetap
lancar dan harga terkendali. Ini penting supaya masyarakat merasa tenang,
terlebih menjelang Ramadan ketika kebutuhan biasanya meningkat,” ujarnya.
Ia juga
menambahkan bahwa pihak kepolisian tidak akan ragu mengambil tindakan apabila
ditemukan pelanggaran yang berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi.
“Kami mengimbau para pedagang untuk jujur
dalam berusaha, tidak menjual barang kedaluwarsa, serta menjaga ketersediaan
stok demi kepentingan bersama,” kata AKP Sutikno.
Secara keseluruhan, hasil
monitoring menunjukkan situasi ekonomi di Kecamatan Sekayam masih kondusif.
Tidak ditemukan faktor yang dapat memicu gangguan terhadap perekonomian
masyarakat, sehingga pemerintah dan aparat berharap kondisi stabil ini dapat
terus terjaga hingga memasuki bulan Ramadan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



