Pontianak
- Polda Kalbar, Memasuki hari kedua
pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2026, jajaran Kepolisian Daerah
Kalimantan Barat semakin intensif melakukan langkah preventif dan edukatif bagi
para pengguna jalan.
Kegiatan
diawali dengan pemeriksaan kelengkapan kendaraan bermotor yang dipusatkan di
Jalan A. Yani, tepat di depan Museum Provinsi Kalimantan Barat, Selasa
(3/2/2026).
Sejak
pukul 09.00 WIB, petugas menghentikan kendaraan yang melintas secara tertib dan
humanis. Selain memeriksa kelengkapan surat-surat, petugas juga memberikan
imbauan langsung mengenai pentingnya keselamatan berkendara.
Berdasarkan
data yang dihimpun, terdapat 37 penindakan tilang yang terdiri dari 36
kendaraan roda dua dan satu unit kendaraan roda enam, serta pemberian 12
teguran kepada pengendara.
Kasatgas
Gakkum Ops Keselamatan Kapuas 2026, AKBP Zulyanto Leonardi Kramajaya, S.I.K.,
M.M., menegaskan bahwa operasi yang berlangsung selama 14 hari ini (2-15
Februari 2026) bertujuan untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang aman
menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri.
“Operasi
ini bukan semata-mata penindakan. Yang utama adalah mengingatkan masyarakat
agar lebih peduli terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan
lainnya,” ujar Zulyanto.
Di
sisi lain, fokus keselamatan juga menyasar angkutan umum bus. Dipimpin oleh
Iptu Kusnandar selaku PS. Kanit 2 Subdit Kamsel Ditlantas Polda Kalbar, tim
gabungan dari Ditlantas Polda Kalbar, BPTD, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan
melakukan ramp check di pangkalan bus PO Maju Terus (Marus).
Sebanyak
enam unit bus diperiksa secara menyeluruh. Hasilnya, armada Marus secara umum
dinyatakan laik jalan meski terdapat catatan kecil terkait lampu dan pengaturan
kursi penumpang yang terlalu rapat.
Selain
armada, petugas juga melakukan tes kesehatan dan narkoba terhadap enam
pengemudi bus, yang seluruhnya menunjukkan hasil negatif.
Pemilik
PO Marus, Bapak Chandra, menyambut baik langkah sinergis ini. Menurutnya,
pemeriksaan gabungan seperti ini sangat membantu pengusaha dalam memantau
kondisi kendaraan dan kesehatan kru.
“Bagus
juga, membantu kita cek apa yang kurang agar bisa diperbaiki. Terima kasih
sudah dibantu,” ungkapnya.
Melalui
Operasi Keselamatan Kapuas 2026, kepolisian berharap tingkat kesadaran
masyarakat akan keselamatan jalan terus meningkat demi menekan angka kecelakaan
lalu lintas di Kalimantan Barat.


