Polres Sanggau - Polres Sanggau mengikuti kegiatan Zoom Meeting Forum
Belajar Bersama Posko Presisi terkait potensi wabah Virus Nipah yang digelar
oleh Mabes Polri, Senin (2/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan tersebut
berlangsung di Ruang Video Conference Polres Sanggau dan diikuti oleh jajaran
kepolisian dari berbagai satuan wilayah.
Forum pembelajaran ini merupakan bagian dari langkah strategis Polri
dalam merespons dinamika isu kesehatan global yang berpotensi berdampak pada
stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui forum ini, Polri
berupaya meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat pemahaman personel
terhadap ancaman penyakit menular berisiko tinggi.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Karodalops Stama Ops Mabes Polri Brigjen Pol. Benny Iskandar, S.I.K., M.Si., didampingi Waka Posko Presisi Mabes Polri Brigjen Pol. Dr. Indarto, S.H., S.Sos., S.I.K., M.Si., serta Karokespol Pusdokkes Polri Brigjen Pol. dr. I Gusti Gede Maha Andika Jaya, S.H., M.M., M.H.Kes., Sp.RAD., M.Kes., bersama para pejabat utama Mabes Polri.
Dari Polres Sanggau, kegiatan diikuti secara virtual oleh Wakapolres
Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., Kabag SDM AKP Nana Supriatna,
para pejabat utama, perwira, serta para Kapolsek jajaran Polres Sanggau.
Dalam arahannya, Brigjen Pol. Benny Iskandar menegaskan bahwa forum
belajar bersama ini menjadi sarana penting untuk membangun kesamaan persepsi
dan pola pikir seluruh jajaran Polri dalam menyikapi isu kesehatan yang
berkembang di masyarakat.
Ia menekankan pentingnya pemahaman personel terhadap peran, fungsi,
serta batas kewenangan Polri dalam mendukung upaya pencegahan dan pengendalian
wabah yang dilaksanakan oleh instansi teknis terkait.
Selain itu, forum ini juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi
internal serta kesiapsiagaan jajaran Polri dalam menyiapkan respons awal yang
tepat, terukur, dan tidak menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Waka Posko Presisi Mabes Polri Brigjen Pol. Dr. Indarto
menyampaikan bahwa Virus Nipah memiliki tingkat kematian yang tinggi dan
dinilai lebih berbahaya dibandingkan Covid-19, sehingga kewaspadaan dan
kesiapsiagaan seluruh jajaran Polri perlu terus ditingkatkan.
Ia juga mengingatkan potensi munculnya disinformasi dan hoaks di tengah
masyarakat, di mana Polri memiliki peran strategis dalam melakukan edukasi
publik, klarifikasi informasi, serta pengamanan situasi agar tetap kondusif.
Polri, lanjutnya, telah menyiapkan langkah mitigasi awal untuk
mengantisipasi kepanikan masyarakat, sekaligus memperkuat koordinasi lintas
fungsi guna mendukung pengendalian situasi apabila terjadi perkembangan kasus
di lapangan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur
Surveilans dan Karantina Kesehatan Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Kementerian Kesehatan RI, Dr. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, C.F.A., yang menjelaskan
karakteristik Virus Nipah, pola penularan, serta langkah pencegahan yang harus
dipahami oleh seluruh pemangku kepentingan.
Wakapolres Sanggau menyampaikan bahwa keikutsertaan Polres Sanggau dalam
forum ini merupakan bentuk kesiapan institusi dalam menghadapi potensi ancaman
kesehatan masyarakat yang berdampak pada keamanan wilayah.
“Forum ini sangat penting sebagai bekal awal bagi personel Polri,
khususnya di wilayah, agar memahami langkah yang harus dilakukan sesuai tugas
dan kewenangan. Polri siap bersinergi dengan instansi terkait dalam mendukung
pencegahan, pengendalian, serta menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan
kondusif,” ujar Kompol Radian.
Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi dan kesiapsiagaan personel
menjadi kunci agar setiap perkembangan situasi dapat direspons secara
profesional, proporsional, dan tidak menimbulkan keresahan di tengah
masyarakat.
Melalui Forum Belajar
Bersama Posko Presisi ini, Polri diharapkan semakin siap menghadapi berbagai
dinamika ancaman, termasuk potensi wabah Virus Nipah, dengan mengedepankan
koordinasi, kecepatan respons, serta dukungan terhadap kebijakan pemerintah
dalam menjaga keselamatan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
.jpeg)
.jpeg)

