Polres Sanggau - Pawai Ta’aruf dalam rangka menyambut Bulan Suci
Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Bupati Sanggau, Minggu
(15/2/2026) pagi, berlangsung aman dan tertib di bawah pengamanan ketat aparat
gabungan.
Kegiatan yang diikuti sekitar 750 peserta ini menjadi fokus pengamanan
Polres Sanggau bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau guna memastikan
kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.35 WIB tersebut diselenggarakan
oleh Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sanggau bekerja sama dengan
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sanggau. Peserta terdiri dari
unsur BKMT serta pelajar dari sejumlah sekolah di Kabupaten Sanggau.
Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di
antaranya Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Kapten Inf. Eko Prasetyo
Widodo, Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo, S.H., perwakilan
Kementerian Agama Kabupaten Sanggau, Ketua PHBI Kabupaten Sanggau Drs. H. Ahmad
Saukani, Ketua BKMT Kabupaten Sanggau Hj. Fitri, serta para ketua organisasi
kemasyarakatan Islam setempat.
Ketua PHBI Kabupaten Sanggau, Drs. H. Ahmad Saukani, dalam sambutannya
menyampaikan bahwa pawai ini merupakan bentuk sinergi antara PHBI dan BKMT
sebagai upaya menyemarakkan datangnya bulan suci.
Ia mengimbau seluruh peserta untuk menjaga ketertiban selama kegiatan
berlangsung serta tidak mengganggu arus lalu lintas. Ia juga memohon kepada
Bupati Sanggau untuk secara resmi membuka dan melepas peserta pawai.
Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., menegaskan bahwa Pawai
Ta’aruf bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari syiar Islam yang
memperkenalkan nilai-nilai Rahmatan Lil ‘Alamin di tengah masyarakat yang
majemuk. Menurutnya, momentum Ramadhan harus disambut dengan semangat ukhuwah,
kegembiraan, dan kebersamaan.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mendukung
kehidupan beragama melalui penyediaan fasilitas kegiatan keagamaan, penguatan
forum kerukunan, dukungan terhadap rumah ibadah, pembinaan umat, serta ruang
dialog lintas agama.
Pemerintah daerah, kata dia, hadir untuk memastikan setiap warga dapat
menjalankan ibadah secara aman, nyaman, dan bermartabat, sejalan dengan visi
pembangunan Sanggau Maju, Berkelanjutan dan Berkeadilan.
Usai sambutan, Bupati Sanggau secara resmi membuka dan melepas peserta
Pawai Ta’aruf. Rute pawai dimulai dari halaman Kantor Bupati Sanggau, melintasi
Jalan A. Yani, berputar di depan Gereja GPIB, kemudian kembali melalui Jalan A.
Yani dan finis di halaman Kantor Bupati Sanggau.
Pengamanan menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Polres
Sanggau melalui Satuan Lalu Lintas menurunkan personel di sejumlah titik rawan
persimpangan serta melakukan pengaturan arus kendaraan guna mencegah kemacetan
dan potensi kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo, S.H., menyampaikan
bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama Dinas Perhubungan dengan pola
rekayasa lalu lintas situasional.
“Kami melakukan penjagaan dan pengaturan di sepanjang rute pawai,
terutama di titik putar dan persimpangan. Tujuannya agar kegiatan berjalan
lancar tanpa menghambat aktivitas masyarakat lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, sebelum pelaksanaan kegiatan, pihaknya telah melakukan
koordinasi dengan panitia untuk menentukan rute yang relatif aman dan tidak
bersinggungan dengan kepadatan arus kendaraan pada jam sibuk. Personel juga
disiagakan untuk mengantisipasi kondisi darurat serta memastikan peserta tetap
berjalan sesuai jalur yang telah ditentukan.
Selain pengaturan lalu lintas, aparat juga melakukan imbauan kepada
peserta agar menjaga barisan dan tidak menggunakan kendaraan secara
ugal-ugalan.
“Kami mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan. Kehadiran
petugas bukan untuk membatasi, tetapi memastikan keselamatan seluruh peserta
dan pengguna jalan,” kata Iptu Andiet.
Dengan pengamanan yang terencana dan kolaborasi lintas instansi, Pawai
Ta’aruf Ramadhan 1447 H di Kabupaten Sanggau berlangsung aman, tertib, dan
kondusif.
Kegiatan ini tidak hanya
menjadi ajang syiar menyambut bulan suci, tetapi juga menunjukkan komitmen
bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (Dny Ard / Humas
Res Sgu)



