Polres Sanggau - Kegiatan persiapan penanaman jagung hibrida kembali
digencarkan di wilayah Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.
Pada Senin pagi, 16 Maret 2026 sekitar pukul 08.00 WIB, Kapolsek Mukok AKP
Ambril, S.H., M.A.P memimpin langsung kegiatan persiapan lahan jagung hibrida
di Demplot 2 bersama personel Polsek Mukok dan karyawan PT Citra Inti Sawit
(CNIS).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di area kebun milik perusahaan PT Citra
Inti Sawit yang berada di wilayah Kecamatan Mukok dengan luas lahan sekitar 4
hektare. Lahan tersebut dipersiapkan sebagai lokasi penanaman jagung hibrida
yang direncanakan akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Mukok bersama anggota dan para pekerja
perusahaan melakukan sejumlah tahapan persiapan teknis sebelum penanaman
dilakukan. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah pembajakan lahan
menggunakan traktor mesin guna menggemburkan tanah agar siap ditanami.
Selain itu, tim juga melakukan penyemprotan herbisida pada area lahan
yang telah dibersihkan. Penyemprotan ini bertujuan untuk mengendalikan
pertumbuhan gulma dan rerumputan liar yang berpotensi menghambat pertumbuhan
tanaman jagung hibrida nantinya.
Kapolsek Mukok menjelaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini
merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan serta
penguatan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Mukok.
“Kami bersama anggota Polsek Mukok dan pihak perusahaan melakukan
persiapan lahan secara maksimal agar proses penanaman jagung hibrida dapat
berjalan dengan baik. Ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendorong
produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di daerah,” ujarnya.
AKP Ambril menambahkan, kegiatan demplot atau demonstration plot ini
diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan pertanian jagung yang baik,
sekaligus memberikan motivasi bagi masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan
produktif secara optimal.
Menurutnya, kolaborasi antara aparat kepolisian, perusahaan, dan
masyarakat merupakan kunci penting dalam menciptakan ketahanan pangan yang
berkelanjutan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan dapat membuka peluang
peningkatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.
Program demplot jagung hibrida tersebut juga memiliki manfaat jangka
panjang, antara lain meningkatkan produksi jagung lokal, memperkuat
ketersediaan bahan pangan, serta menjadi sarana pembelajaran bagi petani dalam
menerapkan teknik budidaya yang lebih modern dan efektif.
Dengan telah
dilaksanakannya tahap persiapan lahan tersebut, penanaman jagung hibrida di
Demplot 2 Kecamatan Mukok dijadwalkan akan dilaksanakan pada Selasa, 17 Maret
2026. Seluruh pihak yang terlibat berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar
dan memberikan hasil panen yang optimal bagi kemajuan sektor pertanian di
wilayah tersebut. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



