Polres Sanggau - Kegiatan panen jagung hibrida di lahan Demplot 5 milik Polsek Mukok
berlangsung pada Senin, 2 Maret 2026, sekitar pukul 08.30 WIB. Panen tersebut
digelar di wilayah Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, sebagai bagian dari
kolaborasi antara jajaran Polsek Mukok dan PT MPE dalam mendukung program
ketahanan pangan nasional.
Panen dilakukan
langsung oleh personel Polsek Mukok bersama karyawan PT MPE di lahan seluas
kurang lebih satu hektare. Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara
institusi kepolisian dan pihak swasta dalam mengoptimalkan potensi pertanian di
daerah.
Kapolsek Mukok,
AKP Ambril, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa program demplot jagung hibrida ini
tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pertanian, tetapi juga sebagai
langkah strategis mendukung kebijakan Pemerintah Republik Indonesia dalam
memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Melalui
pemanfaatan lahan produktif ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak
hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam mendukung program
pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan,
dari lahan seluas sekitar satu hektare tersebut, hasil panen diperkirakan
mencapai kurang lebih dua ton jagung hibrida. Hasil tersebut selanjutnya akan
melalui proses penjemuran dan pemipilan sebelum dimanfaatkan atau dipasarkan
sesuai kebutuhan.
Menurutnya,
keberhasilan panen ini menjadi indikator bahwa pengelolaan lahan secara optimal
dengan pola kemitraan mampu memberikan hasil yang signifikan. Selain itu,
kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi masyarakat untuk
memanfaatkan lahan kosong menjadi lebih produktif.
Pihak PT MPE
yang turut terlibat dalam kegiatan tersebut menyambut baik kerja sama yang
telah terjalin. Kolaborasi ini dinilai mampu memperkuat hubungan kemitraan
sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pertanian di Kecamatan Mukok.
Kegiatan panen
berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan. Personel Polsek Mukok
dan karyawan perusahaan bahu-membahu memanen jagung yang telah memasuki masa
panen optimal, menandai keberhasilan proses budidaya yang telah dijalankan
sebelumnya.
AKP Ambril
menambahkan bahwa program demplot jagung hibrida ini akan terus dikembangkan
sebagai percontohan. Ia berharap model kolaborasi seperti ini dapat direplikasi
di wilayah lain sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung swasembada
pangan.
Dengan adanya kegiatan
panen jagung hibrida di Demplot 5 tersebut, Polsek Mukok menegaskan komitmennya
untuk terus berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah,
sekaligus mempererat sinergi lintas sektor demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten
Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



