Polres Sanggau - Kegiatan pengamanan pendistribusian bahan bakar minyak
(BBM) berlangsung di wilayah Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, pada Jumat,
20 Maret 2026 sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai. Pengamanan ini dilakukan
oleh personel kepolisian guna memastikan kelancaran distribusi serta menjaga
situasi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.
Pengamanan difokuskan di dua titik utama, yakni SPBU 66.785.04 Kompak
Meliau yang berlokasi di Dusun Kedondong serta Pertashop di Dusun Meliau Hilir,
Desa Meliau Hilir. Kedua lokasi tersebut menjadi pusat distribusi BBM bagi
masyarakat sekitar yang mengalami peningkatan kebutuhan.
Di SPBU Kompak Meliau, tersedia stok BBM jenis Pertalite sebanyak 5.000 Liter
dengan harga jual Rp10.000 per liter. Sementara itu, di Pertashop Meliau Hilir,
disalurkan BBM jenis Pertamax sebanyak 5.000 Liter dengan harga Rp12.500 per
liter. Distribusi berjalan sesuai prosedur dengan pengawasan ketat dari aparat
kepolisian.
Kapolsek Meliau dalam keterangannya menyampaikan bahwa kehadiran
personel di lapangan merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada
masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan pendistribusian BBM berjalan lancar, aman,
serta mencegah potensi penyalahgunaan maupun gangguan kamtibmas di lokasi,”
ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, petugas mendapati adanya peningkatan
antrean masyarakat yang hendak membeli BBM. Kondisi tersebut segera
diantisipasi dengan pengaturan lalu lintas oleh personel guna mencegah
kemacetan serta menghindari potensi kecelakaan lalu lintas di sekitar area SPBU
dan Pertashop.
Langkah cepat yang dilakukan aparat ini dinilai efektif dalam menjaga
ketertiban. Antrean kendaraan dapat diatur dengan rapi, sehingga masyarakat
tetap dapat memperoleh BBM tanpa menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan
lainnya.
Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda T.M. Pakpahan, menjelaskan bahwa
kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan
pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pengamanan ini tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga
memastikan distribusi BBM tepat sasaran dan tidak terjadi penyimpangan,”
jelasnya.
Ia menambahkan, pengawasan yang dilakukan juga bertujuan untuk mencegah
adanya praktik penimbunan atau pembelian dalam jumlah tidak wajar yang dapat
merugikan masyarakat luas. Dengan demikian, distribusi BBM tetap adil dan
merata.
Dari sisi manfaat, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa
terciptanya rasa aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat dalam memperoleh
kebutuhan energi. Selain itu, stabilitas pasokan BBM di wilayah Kecamatan
Meliau juga dapat terjaga dengan baik.
Hingga kegiatan berakhir,
situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kepolisian
memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan serupa guna menjaga
kelancaran distribusi BBM serta mendukung aktivitas masyarakat sehari-hari. (Dny
Ard / Humas Res Sgu)



