Polres Sanggau - Ibadah Minggu bagi umat Kristiani di wilayah Kecamatan
Beduai, Kabupaten Sanggau, berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh
kekhusyukan pada Minggu pagi, 15 Maret 2026. Situasi kondusif tersebut tidak
terlepas dari pengamanan yang dilaksanakan oleh personel Polsek Beduai guna
memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.
Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Minggu
di wilayah Kecamatan Beduai. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari
komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan
kepada masyarakat, khususnya saat berlangsungnya kegiatan keagamaan.
Salah satu lokasi ibadah yang mendapat pengamanan adalah Gereja
Protestan GPIB Jemaat Anugerah Beduai yang berada di Dusun Muara Beduai, Desa
Kasromego. Ibadah Minggu di gereja tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00
hingga 09.30 WIB dan dipimpin oleh Pendeta Vika M Ferdinadus, S.Si-Teol., MM.
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, sekitar 60 jemaat hadir mengikuti
rangkaian misa dengan penuh khidmat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di
sekitar gereja terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan
keamanan.
Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Gereja Katolik Paroki Salib
Suci Beduai yang berlokasi di Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego. Ibadah Misa
Minggu di gereja tersebut dilaksanakan pada waktu yang sama, yakni sekitar
pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.
Misa dipimpin oleh Pastor Krisantus Siga, CP, dengan jumlah jemaat yang
hadir mencapai sekitar 250 orang. Para jemaat mengikuti ibadah dengan penuh
khusyuk dan tertib, sementara personel kepolisian melakukan pemantauan di
sekitar area gereja guna memastikan situasi tetap kondusif.
Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, SH, mengatakan bahwa pengamanan
kegiatan ibadah keagamaan merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian
kepada masyarakat. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan
dapat memberikan rasa aman bagi seluruh umat yang menjalankan ibadah.
“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh
kegiatan keagamaan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh
kenyamanan. Kami ingin umat dapat beribadah dengan khusyuk tanpa adanya
kekhawatiran terhadap gangguan keamanan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Polsek Beduai menurunkan dua
personel yang bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan di sekitar lokasi
gereja. Personel juga melakukan koordinasi dengan pengurus gereja guna
memastikan kegiatan berjalan dengan baik.
Kapolsek menambahkan bahwa pengamanan ini juga menjadi bagian dari upaya
membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis
serta pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kegiatan pengamanan rumah ibadah tidak hanya bertujuan
menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat rasa toleransi,
kebersamaan, dan keharmonisan antarumat beragama di tengah masyarakat.
Selama seluruh rangkaian kegiatan ibadah Minggu berlangsung, tidak
ditemukan adanya kejadian menonjol. Ibadah berjalan dengan lancar hingga
selesai, dan para jemaat meninggalkan gereja dalam situasi yang tetap aman dan
tertib.
Polsek Beduai berharap
kegiatan pengamanan seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,
khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai sehingga setiap umat
beragama dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan penuh ketenangan. (Dny
Ard / Humas Res Sgu)



