Polres Sanggau - Perayaan Cap Go Meh Tahun 2026 di Kabupaten Sanggau
berlangsung meriah dan aman berkat pengamanan ketat yang dilaksanakan oleh
jajaran Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas, Selasa (3/3/2026). Kegiatan
pengamanan dipusatkan di kawasan Kampung Tionghoa, tepatnya di depan Pekong Tri
Dharma Sanggau, Jalan Kartini, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas.
Pengamanan dimulai sejak pukul 12.00 WIB hingga malam hari dan diawali
dengan apel kesiapan yang dipimpin Padal Pengamanan AKP Woro Susilo, didampingi
Ipda M.K. Barus. Apel diikuti seluruh personel yang terlibat dalam surat
perintah pengamanan, guna memastikan kesiapan teknis dan taktis di lapangan.
Dalam arahannya, AKP Woro Susilo menegaskan pentingnya pelaksanaan tugas
secara profesional dan humanis. Ia mengingatkan seluruh personel agar
mengedepankan pendekatan persuasif serta memberikan rasa aman kepada masyarakat
yang hadir.
“Laksanakan tugas secara profesional namun tetap humanis. Kehadiran kita
untuk memberi rasa aman, bukan menimbulkan ketegangan,” tegasnya.
Selain itu, personel diminta mengantisipasi potensi kemacetan di sekitar
lokasi kegiatan, khususnya saat pelaksanaan karnaval yang melintasi sejumlah
ruas jalan utama Kota Sanggau. Seluruh anggota juga diwajibkan menempati pos
sesuai ploting yang telah ditentukan agar pengamanan berjalan efektif dan
terkoordinasi.
Festival Cap Go Meh tahun ini dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh
penting, di antaranya Anggota Komisi IV DPR RI Poulus Hadi, Wakil Bupati
Sanggau Susana Herpena, Danyon TP 833/BD Letkol Inf. Riska Imran Rosadi,
S.I.P., serta Waka Polres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H.
Turut hadir unsur Forkopimcam Kapuas, tokoh masyarakat, serta sekitar 500 warga
Kota Sanggau.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi penyambutan tamu di gerbang
Kampung Tionghoa melalui pengalungan selempang kepada unsur Forkopimda.
Selanjutnya, rombongan menuju panggung utama untuk mengikuti atraksi Barongsai
dan tarian pembukaan tiga etnis yang menggambarkan semangat persatuan dalam
keberagaman.
Kegiatan dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars Kota
Sanggau, dan Mars MABT, serta pembacaan doa secara agama Buddha. Ketua Panitia
Hariyanto menyampaikan laporan kegiatan, disusul sambutan Ketua MABT dan
pembukaan resmi perayaan oleh pemerintah daerah.
Atraksi Tatung menjadi salah satu penampilan yang paling menyita
perhatian masyarakat. Aparat kepolisian tampak bersiaga di titik-titik
keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta memastikan
kelancaran arus lalu lintas.
Puncak kegiatan siang hari ditandai dengan pelepasan peserta karnaval
yang mengambil rute dari Pekong menuju Jalan Kapuas, Jalan Ahmad Yani, Jalan
Bukit Roan, Jalan Kartini, Jalan Sekayam, hingga kembali finis di Pekong.
Personel ditempatkan di setiap persimpangan strategis untuk mengatur arus
kendaraan dan pejalan kaki.
Menariknya, dalam momentum kebersamaan tersebut juga dilakukan pembagian
takjil bagi masyarakat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Situasi ini menunjukkan harmonisasi antarumat beragama yang terjaga dengan baik
di Kabupaten Sanggau.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Susana Herpena menyampaikan bahwa
perayaan Imlek dan Cap Go Meh bukan sekadar tradisi etnis Tionghoa, melainkan
bagian dari kekayaan budaya bangsa.
Ia menilai nilai-nilai kerja keras, ketulusan, serta penghormatan kepada
leluhur merupakan nilai universal yang relevan dalam membangun daerah.
Susana juga menyebut Tahun Kuda Api 2026 sebagai simbol keberanian,
energi positif, dan kemajuan dinamis yang selaras dengan visi pembangunan
Kabupaten Sanggau yang maju, berdaya saing, sejahtera, dan berkelanjutan.
Secara resmi, ia membuka rangkaian perayaan Cap Go Meh 2026.
Usai salat tarawih, kegiatan kembali dilanjutkan hingga sekitar pukul
21.00 WIB dengan penampilan Barongsai, hiburan karaoke, hingga penyalaan
kembang api. Personel kepolisian tetap melakukan pengamanan hingga seluruh
rangkaian kegiatan selesai untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo menyampaikan apresiasi
kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi
tetap aman dan tertib.
“Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa
gangguan berarti. Ini berkat sinergi semua pihak, panitia, TNI, pemerintah
daerah, dan masyarakat. Polres Sanggau berkomitmen terus hadir dalam setiap
agenda masyarakat demi menjaga keamanan dan kerukunan,” ujarnya.
Secara umum, Festival Cap
Go Meh 2026 di Kabupaten Sanggau berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat
kebersamaan. Pengamanan yang terencana dan humanis menjadi kunci sukses
terselenggaranya agenda budaya tahunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Sanggau
bekerja sama dengan MABT Kabupaten Sanggau tersebut. (Dny Ard / Humas Res
Sgu)



