Polres Sanggau -
Aparat Kepolisian Sektor Entikong melaksanakan pengamanan (PAM) Ibadah Minggu
di Gereja St. Fransiskus Asisi Entikong pada Minggu, 2 Maret 2026. Pengamanan
dimulai pukul 08.30 WIB hingga kegiatan selesai, sebagai bentuk pelayanan Polri
dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya
di wilayah perbatasan.
Kegiatan ibadah
tersebut dipimpin oleh Pastor Bartolomius Tolo, Pr., dan diikuti sekitar 150
jemaat. Sejak pagi hari, personel penjagaan Polsek Entikong telah bersiaga di
sekitar lokasi gereja guna memastikan rangkaian ibadah berjalan tertib dan
lancar.
Kapolsek
Entikong, AKP Donny Sembiring, SH, menyampaikan bahwa pengamanan rutin rumah
ibadah merupakan komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh
lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Ia menegaskan bahwa kehadiran polisi bukan
semata pengawasan, melainkan pelayanan dan perlindungan.
“Pengamanan ini
adalah bentuk tanggung jawab kami untuk memastikan saudara-saudara kita dapat
melaksanakan ibadah dengan khusyuk dan tanpa rasa khawatir. Polri hadir untuk
menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Menurut AKP
Donny Sembiring, Entikong sebagai wilayah perbatasan memiliki dinamika
tersendiri sehingga pengamanan kegiatan masyarakat, termasuk ibadah keagamaan,
menjadi prioritas guna mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
Selama
pelaksanaan ibadah berlangsung, personel melakukan pengawasan terbuka dan
tertutup di sekitar area gereja, termasuk pengaturan parkir kendaraan jemaat
serta pemantauan situasi lingkungan sekitar. Hal ini dilakukan untuk
mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan kamtibmas.
Ibadah Minggu
berakhir sekitar pukul 09.40 WIB. Hingga kegiatan selesai, situasi terpantau
dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan
yang berarti selama rangkaian ibadah berlangsung.
AKP Donny
Sembiring juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang turut menjaga
ketertiban selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, sinergi antara aparat
keamanan dan warga menjadi kunci utama terciptanya stabilitas keamanan di
wilayah hukum Polsek Entikong.
Ia menambahkan
bahwa Polsek Entikong akan terus meningkatkan kegiatan preventif dan patroli
dialogis, terutama pada hari-hari ibadah keagamaan, guna memperkuat rasa aman
di tengah masyarakat serta menjaga toleransi antarumat beragama.
Dengan pengamanan yang
konsisten dan humanis, Polsek Entikong berharap kehadiran Polri benar-benar
dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan
beribadah dan menciptakan suasana harmonis di wilayah perbatasan Negara
Kesatuan Republik Indonesia. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



