Polres Sanggau -
Polsek Bonti terus
menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui
pemanfaatan lahan produktif. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui
kegiatan pengecekan tanaman Jagung Hibrida pada lahan Demplot I Tahun 2026 yang
berada di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Rabu
(8/4/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dipimpin langsung
Kapolsek Bonti Iptu Erpan Yudi Asmara bersama personel Polsek Bonti dengan
melakukan monitoring kondisi tanaman jagung milik petani mitra sebagai bagian
dari Program 2 Ketahanan Pangan, yakni pemanfaatan lahan produktif untuk
mendukung swasembada pangan nasional.
Pengecekan dilakukan terhadap tanaman jagung hibrida jenis Beltras 1
yang telah memasuki usia 77 hari setelah tanam (HST). Lahan seluas kurang lebih
satu hektare tersebut merupakan milik Ab Suhadi yang tergabung dalam Kelompok
Tani Semangat Baru, yang selama ini menjadi mitra aktif Polsek Bonti dalam
pengembangan pertanian produktif di wilayah tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan evaluasi menyeluruh terhadap
kondisi lahan dan tanaman pasca pelaksanaan pemupukan ketiga serta penyemprotan
herbisida selektif guna mengendalikan pertumbuhan gulma yang berpotensi
menghambat perkembangan tanaman jagung.
Hasil pengecekan menunjukkan kondisi lahan berada dalam keadaan baik dan
terkendali. Gulma yang sebelumnya muncul dapat diatasi melalui penggunaan
herbisida selektif, sehingga tidak mengganggu pertumbuhan tanaman utama.
Tanaman jagung juga terlihat tumbuh merata sesuai dengan fase umur pertumbuhan.
Kapolsek Bonti Iptu Erpan Yudi Asmara mengatakan bahwa kegiatan
pengecekan rutin menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan program
ketahanan pangan yang dilaksanakan Polri bersama masyarakat dan kelompok tani.
“Kami tidak hanya melakukan penanaman, tetapi juga memastikan proses
pemeliharaan berjalan optimal. Monitoring ini bertujuan mengetahui langsung
perkembangan tanaman serta mengantisipasi kendala sejak dini agar hasil panen
nantinya maksimal,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan
bentuk dukungan nyata terhadap program strategis pemerintah, khususnya dalam
memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung Asta Cita Presiden
Republik Indonesia di bidang kemandirian pangan.
Menurutnya, sinergi antara aparat kepolisian, petani, dan kelompok tani
menjadi kunci keberhasilan program. Kehadiran Polsek Bonti di tengah masyarakat
diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus pendampingan agar petani semakin
produktif dan sejahtera.
Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, tanaman jagung berada pada kondisi
pertumbuhan yang baik dan siap memasuki tahap pemeliharaan lanjutan. Rencana
pemupukan berikutnya akan dilakukan untuk menjaga kualitas tongkol serta
meningkatkan potensi hasil panen pada masa panen mendatang.
Seluruh rangkaian kegiatan
pengecekan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bonti menegaskan akan
terus melakukan pengawasan berkelanjutan terhadap lahan demplot sebagai bentuk
kontribusi nyata Polri dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat
ketahanan ekonomi masyarakat pedesaan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



