Polres Sanggau - Kegiatan analisa dan evaluasi (Anev) rutin
digelar jajaran Polsek Mukok pada Rabu, 26 Mei 2026 pagi. Kegiatan yang
berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di
Mapolsek Mukok sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja dan peningkatan
disiplin personel dalam pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum setempat.
Anev dipimpin langsung oleh Kapolsek Mukok, IPTU Firman S., dan dihadiri
seluruh personel Polsek Mukok. Dalam arahannya, Kapolsek menekankan pentingnya
evaluasi berkala sebagai langkah untuk memastikan seluruh program kerja
berjalan optimal sesuai dengan arahan pimpinan dan kebutuhan masyarakat.
IPTU Firman S. menyampaikan bahwa seluruh personel harus terus mendukung
program ketahanan pangan nasional, khususnya Program 2 yang saat ini menjadi
salah satu fokus kegiatan institusi kepolisian di tingkat kewilayahan.
Menurutnya, program tersebut wajib dilaksanakan sesuai standar operasional
prosedur yang telah ditentukan.
“Program ketahanan pangan harus benar-benar dijalankan dengan penuh
tanggung jawab. Seluruh anggota wajib ikut berpartisipasi, baik dalam kegiatan
penanaman maupun panen jagung sebagai bentuk dukungan nyata Polri kepada
masyarakat dan pemerintah,” ujar IPTU Firman S. dalam arahannya kepada
personel.
Selain membahas program ketahanan pangan, Kapolsek Mukok juga menyoroti
pentingnya kedisiplinan anggota dalam menjalankan tugas sehari-hari. Ia meminta
seluruh personel agar selalu melaksanakan apel dan piket secara tertib serta
menjaga komunikasi dengan pimpinan apabila terdapat keperluan mendesak.
Kapolsek menegaskan bahwa setiap personel yang berhalangan menjalankan
tugas wajib segera berkoordinasi dengan Kanit Provos maupun Kapolsek guna
menjaga kelancaran pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Disiplin,
menurutnya, menjadi pondasi utama dalam membangun profesionalisme anggota
Polri.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Firman S. juga mengingatkan seluruh
anggota agar senantiasa menjaga kekompakan internal dan penampilan pribadi,
baik saat menggunakan pakaian dinas maupun berpakaian sipil. Ia menilai sikap
tampang dan kerapian seragam merupakan bagian dari citra institusi di mata
masyarakat.
“Soliditas dan kekompakan personel harus terus dijaga. Penampilan
anggota juga harus diperhatikan karena masyarakat menilai institusi Polri dari
sikap dan perilaku anggotanya di lapangan,” tegasnya.
Arahan khusus turut diberikan kepada Unit Binmas dan para
Bhabinkamtibmas. Kapolsek meminta agar pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR)
kepada masyarakat kembali ditingkatkan, sekaligus mengoptimalkan pengisian
aplikasi BOS V2 sebagai bagian dari administrasi dan pelaporan kegiatan di
lapangan.
Sementara itu, Unit Intelkam diminta lebih responsif terhadap setiap
perkembangan situasi yang dianggap menonjol di wilayah hukum Polsek Mukok.
Setiap kegiatan maupun potensi gangguan kamtibmas, kata Kapolsek, harus segera
dibuatkan laporan dan diteruskan kepada pimpinan sebagai bentuk deteksi dini.
IPTU Firman S. juga mengingatkan seluruh personel agar bijak dalam
menggunakan media sosial serta menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba.
Ia menekankan bahwa anggota Polri harus mampu menjadi teladan di tengah
masyarakat, baik dalam perilaku nyata maupun aktivitas di ruang digital.
Di akhir kegiatan, Kapolsek
Mukok meminta seluruh bagian administrasi, khususnya Kasium, agar memastikan
setiap laporan administrasi dikirim tepat waktu ke tingkat Polres. Pelaksanaan
Anev tersebut diharapkan mampu menjadi sarana untuk menganalisa, mengevaluasi,
sekaligus merencanakan berbagai program dan kegiatan Polsek Mukok agar semakin
profesional, humanis, dan responsif dalam melayani masyarakat. (Dny Ard /
Humas Res Sgu)



