Polres Sanggau - Semangat Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 tidak hanya diwujudkan
melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh
langsung masyarakat. Jajaran Polsek rayonisasi di bawah Polres Sanggau
menggelar kegiatan syukuran dan bakti sosial di Pondok Pesantren Al-Fatah
Rintau serta Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Bantan, Kecamatan Sekayam,
Kabupaten Sanggau, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan
tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 yang
mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, sebagai implementasi komitmen Polri
dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, profesional, transparan, serta
semakin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
Pelaksanaan
kegiatan dipusatkan di wilayah hukum Polsek Sekayam dan melibatkan lima Polsek
rayonisasi, yakni Polsek Sekayam, Polsek Entikong, Polsek Beduai, Polsek
Kembayan, dan Polsek Noyan sebagai bentuk sinergi antarwilayah dalam memperkuat
hubungan kemitraan dengan masyarakat.
Rangkaian
pertama dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Fatah Rintau, Dusun Bungkang, Desa
Bungkang, Kecamatan Sekayam. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Sekayam AKP
Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., bersama Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring,
S.H., didampingi personel dari lima Polsek rayonisasi serta Bhayangkari.
Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fatah Rintau, Asep
Jalaludin, para santri dan santriwati, serta sekitar 50 peserta yang mengikuti
rangkaian syukuran dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan.
Dalam kegiatan
tersebut, jajaran kepolisian bersama para santri memanjatkan doa bersama
sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang pengabdian Polri yang
telah memasuki usia ke-80 tahun, sekaligus memohon keselamatan dan kelancaran
dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Usai doa
bersama, Polsek rayonisasi menyerahkan bantuan sosial kepada Pondok Pesantren
Al-Fatah Rintau. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian Polri
terhadap lembaga pendidikan keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi
dengan masyarakat.
Rangkaian
kegiatan kemudian dilanjutkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Simpang Bantan,
Dusun Bantan, Desa Bungkang, Kecamatan Sekayam. Lokasi ini dipilih sebagai
bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sehari-hari bekerja di sektor
informal dan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Di lokasi
tersebut, personel Polsek rayonisasi kembali menggelar syukuran sederhana
bersama masyarakat sekitar TPA yang dihadiri sekitar 10 warga. Selain doa
bersama, bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat sebagai bentuk
kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan perhatian.
Kapolsek Sekayam
AKP Sutikno, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut merupakan
implementasi nyata semangat Hari Bhayangkara yang tidak hanya diperingati
melalui upacara, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang langsung
dirasakan masyarakat.
“Hari
Bhayangkara adalah momentum untuk memperkuat hubungan emosional antara Polri
dan masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai aparat penegak hukum,
tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang mampu berbagi, mendengar, dan
memberikan manfaat nyata bagi sesama,” ungkapnya.
Menurutnya,
pemilihan pondok pesantren dan kawasan TPA sebagai lokasi kegiatan memiliki
makna tersendiri. Pondok pesantren menjadi simbol pembinaan moral dan spiritual
generasi muda, sementara masyarakat di sekitar TPA merupakan bagian dari warga
yang perlu mendapatkan perhatian serta dukungan sosial.
“Kami berharap
bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menjadi bukti bahwa
Polri terus berupaya hadir di setiap lapisan masyarakat tanpa membedakan latar
belakang maupun profesi. Inilah makna sesungguhnya dari tema Polri untuk
Masyarakat,” tambah AKP Sutikno.
Kapolsek Sekayam
juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polsek rayonisasi,
Bhayangkari, pengurus Pondok Pesantren Al-Fatah Rintau, serta masyarakat yang
telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dengan aman, tertib, dan
penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan
ini, Polres Sanggau menunjukkan bahwa transformasi Polri tidak hanya diwujudkan
melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga melalui penguatan
kepedulian sosial dan kemitraan dengan masyarakat sebagai fondasi dalam menjaga
situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.
Seluruh rangkaian syukuran
dan penyaluran bantuan sosial berlangsung lancar, aman, dan penuh kehangatan.
Semangat Hari Bhayangkara Ke-80 diharapkan semakin mempererat sinergi antara
Polri dan masyarakat dalam mewujudkan Kabupaten Sanggau yang aman, harmonis,
serta sejahtera melalui pengabdian yang tulus dan berkelanjutan. (Dny Ard /
Humas Res Sgu)
.jpeg)
.jpeg)

