Polres Sanggau - Komitmen Polres Sanggau dalam menjamin keamanan dan kelancaran
pelaksanaan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII Kabupaten Sanggau Tahun 2026
kembali ditunjukkan melalui pengamanan menyeluruh pada hari kedua rangkaian
kegiatan. Pengamanan dilaksanakan pada Rabu (8/7/2026) mulai pukul 16.00 WIB
hingga seluruh agenda selesai di Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, Desa Sungai
Mawang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau.
Sebelum
pelaksanaan pengamanan, seluruh personel mengikuti apel persiapan yang digelar
di UPTD PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau. Apel dipimpin oleh Kasi Humas
Polres Sanggau, IPDA T. M. Pakpahan, selaku Perwira Pengendali (Padal)
Pengamanan Gawai Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII. Dalam arahannya, ia menekankan
pentingnya profesionalisme, kewaspadaan, serta pelayanan humanis kepada seluruh
masyarakat dan tamu yang hadir.
Usai apel,
personel langsung menempati titik-titik pengamanan sesuai ploting yang telah
ditetapkan melalui Surat Perintah Kapolres Sanggau. Pengamanan difokuskan pada
area panggung utama, halaman Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor, pintu masuk dan
keluar kawasan acara, rumah kontingen, area parkir kendaraan, panel kontrol
listrik, hingga sejumlah titik pengaturan lalu lintas di Jalan Sosok II menuju
Pontianak dan Jalan Trans Kalimantan menuju Kota Sanggau.
Selain melakukan
pengamanan terbuka dan tertutup, personel juga melaksanakan patroli dialogis,
pengaturan arus kendaraan, serta memberikan pelayanan kepada masyarakat yang
menghadiri perhelatan budaya tahunan tersebut. Langkah ini dilakukan guna
mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kemacetan selama kegiatan
berlangsung.
Rangkaian
kegiatan hari kedua diawali dengan persiapan Lomba Domamank Domia pada pukul
17.00 hingga 18.30 WIB. Memasuki malam hari, lomba yang menjadi salah satu
atraksi budaya khas masyarakat Dayak tersebut berlangsung mulai pukul 19.00
hingga 22.30 WIB dan berhasil menarik antusiasme masyarakat yang memadati
kawasan Rumah Betang Raya Dori’ Mpulor.
Setelah
perlombaan selesai, suasana semakin semarak dengan hiburan rakyat yang
berlangsung hingga menjelang tengah malam. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup
melalui acara penutupan singkat atau closing pada pukul 00.15 WIB dengan
situasi yang tetap aman, tertib, dan kondusif berkat kesiapsiagaan seluruh
personel pengamanan.
Kasi Humas
Polres Sanggau, IPDA T. M. Pakpahan, mengatakan bahwa pengamanan yang dilakukan
merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh
masyarakat yang mengikuti perayaan adat sekaligus mendukung pelestarian budaya
lokal.
“Kami
menempatkan personel pada seluruh titik strategis agar masyarakat dapat
menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan rasa aman dan nyaman. Pengamanan
tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan kepada
masyarakat sehingga seluruh kegiatan budaya dapat berlangsung dengan lancar,”
ujarnya.
Ia menambahkan,
keberhasilan pelaksanaan pengamanan tidak terlepas dari kerja sama seluruh
pihak, mulai dari panitia, Dewan Adat Dayak Kabupaten Sanggau, instansi
terkait, relawan, hingga masyarakat yang turut menjaga ketertiban selama
kegiatan berlangsung. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi modal penting dalam
menciptakan suasana yang kondusif.
Gawai Adat Dayak
Nosu Minu Podi merupakan agenda budaya tahunan yang diselenggarakan Dewan Adat
Dayak Kabupaten Sanggau selama tiga hari, yakni pada 7 hingga 9 Juli 2026.
Perayaan ini menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil
panen padi sekaligus menjadi wadah mempererat persaudaraan, melestarikan adat
istiadat, serta memperkenalkan kekayaan budaya Dayak kepada masyarakat luas.
Kehadiran Polres
Sanggau dalam setiap tahapan pelaksanaan Gawai Dayak mencerminkan dukungan
nyata terhadap pelestarian budaya daerah. Melalui pengamanan yang profesional
dan humanis, Polri tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga
memastikan setiap masyarakat dapat menikmati perayaan budaya dengan penuh rasa
nyaman dan damai.
Polres Sanggau memastikan
pengamanan akan terus dilaksanakan hingga berakhirnya seluruh rangkaian Gawai
Adat Dayak Nosu Minu Podi XXII. Diharapkan sinergi antara aparat keamanan,
panitia, dan masyarakat tetap terjaga sehingga seluruh agenda budaya dapat berlangsung
sukses, aman, tertib, serta semakin memperkuat persatuan dan keharmonisan di
Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



