Polres Sanggau -
Komitmen Polsek
Entikong dalam mendukung program ketahanan pangan nasional
kembali diwujudkan melalui kegiatan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026
yang dilaksanakan di lahan Demplot II milik kelompok sukarelawan Abdurrahman
dan rekan-rekan di Dusun Entikong Tapang, Desa Entikong, Kecamatan Entikong,
Kabupaten Sanggau, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari
upaya bersama dalam mendukung swasembada pangan serta implementasi program Asta
Cita Presiden Republik Indonesia.
Panen dimulai
sejak pukul 08.00 WIB dan dihadiri oleh Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring,
S.H., Wakapolsek Entikong, Iptu Henryanto Pintor Hutajulu, Panit I Binmas Aipda
Muh. Tholkah, Bhabinkamtibmas Desa Entikong Bripka Pietter F. Simanjuntak, S.H.,
penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta personel Polsek Entikong yang turut
mendampingi jalannya kegiatan.
Lahan demplot
seluas satu hektare yang dipanen merupakan hasil penanaman Jagung Hibrida pada
Kuartal I Tahun 2026. Selama masa budidaya, tanaman mendapatkan pendampingan
dan pemantauan secara berkala oleh Polsek Entikong bersama penyuluh pertanian
guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal hingga memasuki masa
panen.
Dalam
pelaksanaan panen, tim dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Entikong
melakukan pengukuran hasil menggunakan metode ubinan sebagai dasar estimasi
produktivitas lahan. Hasil pengukuran menunjukkan plot pertama menghasilkan 8,4
Kilogram
dan plot kedua 8,3 kilogram, sehingga diperoleh
rata-rata 8,35 Kilogram.
Berdasarkan
hasil ubinan tersebut, estimasi produksi jagung tongkol basah mencapai sekitar 13,36
ton per hektare. Capaian tersebut menunjukkan produktivitas lahan yang cukup
baik dan menjadi indikator keberhasilan penerapan teknik budidaya yang tepat
pada lahan demplot.
Kapolsek
Entikong, mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan
merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah untuk memperkuat
sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Keberhasilan
panen ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara masyarakat, penyuluh
pertanian, dan Polri. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus
dikembangkan sehingga mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus
memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Entikong,” ujar AKP Donny
Sembiring.
Ia menambahkan
bahwa Polsek Entikong akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani
dan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung sektor pertanian.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan
kolaborasi lintas sektor agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain menjadi
bagian dari program nasional, kegiatan panen ini juga diharapkan mampu
memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan
lahan produktif dengan komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Pendampingan yang berkelanjutan dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam
meningkatkan hasil produksi pertanian.
Melalui keberhasilan Panen
Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 ini, Polsek Entikong menegaskan
komitmennya untuk terus mendukung program ketahanan pangan dan swasembada
pangan nasional. Sinergi antara Polri, pemerintah, penyuluh pertanian, dan
masyarakat diharapkan mampu mewujudkan sektor pertanian yang semakin maju,
mandiri, dan berdaya saing sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden
Republik Indonesia. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



