Polres Sanggau - Suasana penuh haru dan penghormatan menyelimuti Halaman
Mapolres Sanggau, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 11.45 WIB, saat jajaran Polres
Sanggau menggelar Tradisi Pelepasan atau Pengantar Tugas bagi AKBP Sudarsono,
S.I.K., M.Si., beserta Ketua Bhayangkari Cabang Sanggau periode sebelumnya, Ny.
Tika Sudarsono. Prosesi tersebut menjadi penutup rangkaian Tradisi Pisah Sambut
Kapolres Sanggau sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian AKBP Sudarsono
sebagai Kapolres Sanggau.
Kegiatan dihadiri Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K.,
M.H., Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., para Pejabat
Utama Polres Sanggau, para perwira, Kapolsek jajaran, seluruh personel Polres
Sanggau, serta Bhayangkari Cabang Sanggau. Kehadiran seluruh keluarga besar
Polres Sanggau menjadi wujud penghormatan atas dedikasi dan pengabdian yang
telah diberikan oleh pejabat lama selama memimpin institusi tersebut.
Prosesi pelepasan diawali dengan pengalungan bunga oleh Kapolres Sanggau
AKBP Kadek Ary Mahardika kepada AKBP Sudarsono sebagai simbol penghargaan dan
penghormatan atas pengabdian yang telah dijalankan. Selanjutnya, Ketua
Bhayangkari Cabang Sanggau menyerahkan buket bunga kepada Ny. Tika Sudarsono
sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan peran aktif selama mendampingi tugas
suami di Kabupaten Sanggau.
Suasana semakin khidmat ketika prosesi Pedang Pora dimulai. Tradisi yang
menjadi bagian dari budaya organisasi Polri tersebut diawali dengan laporan
Komandan Pedang Pora, kemudian AKBP Sudarsono bersama Ny. Tika Sudarsono
melangkah melewati gerbang kehormatan yang dibentuk oleh personel sebagai
simbol penghormatan terakhir kepada pemimpin yang telah menuntaskan amanahnya.
Setelah melewati Gerbang Pedang Pora, AKBP Sudarsono beserta istri
menyalami satu per satu para Pejabat Utama, perwira staf, Kapolsek jajaran,
personel Polres Sanggau, serta Bhayangkari. Suasana penuh keakraban dan rasa
kekeluargaan tampak mewarnai momen tersebut, mencerminkan eratnya hubungan yang
telah terjalin selama masa kepemimpinannya.
Prosesi kemudian ditutup dengan pengantaran AKBP Sudarsono menuju
kendaraan dinas untuk meninggalkan Markas Polres Sanggau. Langkah tersebut
menjadi simbol berakhirnya masa tugas sebagai Kapolres Sanggau sekaligus
penyerahan estafet kepemimpinan kepada AKBP Kadek Ary Mahardika yang akan
melanjutkan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Polres
Sanggau.
Tradisi pelepasan tersebut tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Momentum itu sekaligus menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri berlangsung secara berkesinambungan dengan tetap menjunjung tinggi nilai loyalitas, profesionalisme, dan kebersamaan.
Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda Thomson M. Pakpahan, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Tradisi Pisah Sambut Kapolres Sanggau dirancang sebagai simbol penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan terhadap pemimpin baru yang akan melanjutkan tugas organisasi. Menurutnya, setiap tahapan tradisi memiliki makna untuk memperkuat semangat pengabdian dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tradisi pelepasan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada pimpinan yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Di sisi lain, momentum ini menjadi pengingat bahwa estafet kepemimpinan harus selalu diiringi semangat kebersamaan, soliditas, serta komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama bagi Polres Sanggau untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ipda Thomson M. Pakpahan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Dengan berakhirnya Tradisi Pisah Sambut Kapolres Sanggau, diharapkan sinergi, soliditas, dan profesionalisme seluruh personel semakin kuat dalam mendukung kepemimpinan AKBP Kadek Ary Mahardika, sehingga pelayanan kepolisian, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Sanggau dapat terus berjalan secara optimal, humanis, dan berkesinambungan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
Tradisi pelepasan tersebut tidak hanya menjadi seremoni organisasi, tetapi juga memiliki makna mendalam sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya. Momentum itu sekaligus menegaskan bahwa regenerasi kepemimpinan di lingkungan Polri berlangsung secara berkesinambungan dengan tetap menjunjung tinggi nilai loyalitas, profesionalisme, dan kebersamaan.
Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda Thomson M. Pakpahan, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Tradisi Pisah Sambut Kapolres Sanggau dirancang sebagai simbol penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan terhadap pemimpin baru yang akan melanjutkan tugas organisasi. Menurutnya, setiap tahapan tradisi memiliki makna untuk memperkuat semangat pengabdian dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian.
“Tradisi pelepasan ini merupakan bentuk penghormatan institusi kepada pimpinan yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Di sisi lain, momentum ini menjadi pengingat bahwa estafet kepemimpinan harus selalu diiringi semangat kebersamaan, soliditas, serta komitmen seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama bagi Polres Sanggau untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,” ujar Ipda Thomson M. Pakpahan.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, dan kondusif. Dengan berakhirnya Tradisi Pisah Sambut Kapolres Sanggau, diharapkan sinergi, soliditas, dan profesionalisme seluruh personel semakin kuat dalam mendukung kepemimpinan AKBP Kadek Ary Mahardika, sehingga pelayanan kepolisian, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum di wilayah Kabupaten Sanggau dapat terus berjalan secara optimal, humanis, dan berkesinambungan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



