Polres Sanggau - Kapolsek Meliau IPTU Supar bersama sejumlah personel
Polsek Meliau menjalin silaturahmi dengan Pengurus Pura Giri Dewata Mandala
Dwipa Meliau di SP 5 BHD Dekan Buayan, Dusun Dekan Buayan, Desa Kuala Buayan,
Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kamis (6/8/2026) sore. Kegiatan tersebut
menjadi bagian dari upaya kepolisian memperkuat komunikasi dengan tokoh dan
pengurus rumah ibadah guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap
kondusif.
Silaturahmi yang berlangsung sekitar pukul 17.30 WIB tersebut disambut
baik oleh Ida Kadek Puja selaku Pengurus Pura Giri Dewata Mandala Dwipa Meliau.
Dalam kunjungan itu, Kapolsek Meliau bersama pengurus pura juga melakukan
peninjauan langsung terhadap kondisi bangunan rumah ibadah yang berada di
kawasan SP 5 BHD Dekan Buayan.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi ajang mempererat hubungan antara
kepolisian dan masyarakat, tetapi juga membuka ruang komunikasi terkait situasi
keamanan di lingkungan permukiman masyarakat Hindu di wilayah tersebut. Polsek
Meliau mendorong agar komunikasi antara aparat keamanan, pengurus rumah ibadah,
serta masyarakat terus terjalin secara terbuka.
Ida Kadek Puja menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolsek Meliau
beserta anggota. Ia berharap hubungan yang telah terjalin dapat terus
ditingkatkan sehingga kepolisian dan masyarakat dapat bersama-sama menciptakan
situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas yang aman dan nyaman.
Dalam pertemuan tersebut juga disampaikan bahwa Kabupaten Sanggau saat
ini memiliki dua rumah ibadah pura, yakni Pura Giri Dewata Mandala Dwipa yang
berada di SP 5 BHD Dekan Buayan, Kecamatan Meliau, serta pura yang berada di
Dusun Penyelimau Empaong, Desa Penyelimau, Kecamatan Kapuas.
Pura Giri Dewata Mandala Dwipa Meliau sendiri memiliki sejarah yang
cukup panjang. Rumah ibadah tersebut didirikan pada 1998, bertepatan dengan
berlangsungnya program transmigrasi yang dilaksanakan pemerintah. Keberadaan
pura hingga kini menjadi bagian dari kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat
Hindu di kawasan SP 5 BHD Dekan Buayan.
Saat ini bangunan pura dengan luas sekitar 22 Meter x 22 Meter tersebut
masih dalam tahap perehapan. Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari
upaya masyarakat untuk menjaga keberadaan serta kelayakan rumah ibadah sehingga
dapat terus digunakan untuk kegiatan keagamaan.
Sementara itu, masyarakat Bali yang memeluk agama Hindu dan bermukim di
SP 5 BHD Dekan Buayan saat ini tercatat sebanyak lima kepala keluarga. Meskipun
jumlahnya relatif kecil, keberadaan mereka menjadi bagian dari keragaman
masyarakat di Kecamatan Meliau yang hidup berdampingan dalam suasana
kebersamaan.
Kegiatan ibadah di Pura Giri Dewata Mandala Dwipa dilaksanakan dua kali
dalam sebulan, yakni pada saat bulan terang dan bulan mati. Aktivitas keagamaan
tersebut menjadi momentum bagi umat Hindu setempat untuk menjalankan ibadah
sekaligus mempererat hubungan sosial antarsesama masyarakat.
Kapolsek Meliau IPTU Supar menegaskan bahwa kepolisian terbuka terhadap
komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pengurus rumah ibadah dan
tokoh agama. Menurutnya, informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan
keamanan perlu disampaikan kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti
secara tepat.
“Silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi dan
kepercayaan bersama. Kami mengajak pengurus pura dan seluruh masyarakat untuk
tidak segan menyampaikan informasi kepada Polsek Meliau apabila terdapat
persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujar IPTU Supar.
Ia menambahkan, menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab
kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Dengan
komunikasi yang baik, setiap potensi gangguan keamanan diharapkan dapat
dideteksi dan diselesaikan sejak dini sehingga kehidupan masyarakat, termasuk
pelaksanaan kegiatan keagamaan, dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman.
SP 5 BHD Dekan Buayan sendiri berada di seberang pusat Kota Meliau dan
berjarak sekitar 10 Kilometer dari lokasi penyeberangan sungai di wilayah
Kecamatan Meliau. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu perhatian dalam
membangun komunikasi dan koordinasi yang efektif antara masyarakat setempat
dengan kepolisian.
Melalui silaturahmi
tersebut, Polsek Meliau berharap hubungan kemitraan dengan pengurus Pura Giri
Dewata Mandala Dwipa serta masyarakat Hindu di wilayah SP 5 BHD Dekan Buayan
semakin kuat. Sinergi lintas elemen masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting
dalam menjaga toleransi, kerukunan, serta menciptakan situasi kamtibmas yang
aman dan kondusif di Kecamatan Meliau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



