Polres Sanggau - Polres Sanggau memperkuat langkah penanggulangan
kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan air
bersih masyarakat. Hal itu diwujudkan melalui peresmian sumur bor Polsek Tayan
Hilir di Dusun Tongah, Desa Tebang Benua, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten
Sanggau, Rabu (9/9/2026).
Peresmian berlangsung sekitar pukul 14.20 WIB hingga selesai dan
dipimpin Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., didampingi
Ketua Bhayangkari Cabang Sanggau Ny. Made Kadek Ary serta Kapolsek Tayan Hilir
Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H. Kehadiran jajaran kepolisian bersama
masyarakat menjadi bagian dari penguatan pelayanan publik di tengah musim
kemarau.
Sumur bor tersebut dibangun oleh Polsek Tayan Hilir bersama personel BKO
Korbrimob Polri. Memiliki kedalaman sekitar 16 meter, sumur telah menghasilkan
aliran air dan dilengkapi sejumlah perangkat pendukung sehingga dapat
dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat maupun mendukung upaya pemadaman
apabila terjadi Karhutla di sekitar wilayah tersebut.
Kapolres Sanggau mengungkapkan keberadaan sumur bor diharapkan
memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat kesiapsiagaan
dalam menghadapi ancaman Karhutla. Menurutnya, ketersediaan sumber air menjadi
salah satu faktor penting dalam mendukung respons cepat ketika terjadi
kebakaran lahan.
“Sumur bor ini kami harapkan tidak hanya menjadi fasilitas untuk
membantu kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga dapat mendukung
penanggulangan Karhutla. Terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang
telah membantu serta mendukung pelaksanaan tugas-tugas Polri, khususnya di
wilayah hukum Polres Sanggau,” ujar AKBP Kadek Ary.
Ia menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh
elemen masyarakat dan instansi terkait. Karena itu, fasilitas sumber air yang
berada dekat dengan permukiman diharapkan dapat menjadi bagian dari
kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi kebakaran, terutama selama
kondisi kemarau.
Selain meresmikan sumur bor, Kapolres Sanggau bersama Ketua Bhayangkari
Cabang Sanggau juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Dusun Tongah.
Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana mempererat
hubungan antara kepolisian dengan warga.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kecamatan Tayan
Hilir Victorianus Yanto Laung, Sekretaris Desa Tebang Benua Epianus, Kawil
Dusun Tongah Subur Cahyono Putra, Kawil Dusun Tebang Benua Apomin, serta Kawil
Dusun Tembok Maria Yok.
Personel Polsek Tayan Hilir, personel BKO Korbrimob Polri, Bhayangkari
Ranting Tayan Hilir dan masyarakat Dusun Tongah juga hadir dalam kegiatan
tersebut. Keterlibatan berbagai unsur ini menunjukkan adanya dukungan bersama
terhadap upaya penyediaan fasilitas air dan pencegahan dampak Karhutla di
wilayah Kecamatan Tayan Hilir.
Kapolres Sanggau menyampaikan bahwa pembangunan fasilitas air bersih
merupakan bagian dari pendekatan preventif dan pelayanan kemanusiaan. Polri,
kata dia, tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga
berupaya mengambil langkah antisipatif terhadap persoalan yang berpotensi
mengganggu keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
“Yang paling penting adalah fasilitas ini dijaga dan dimanfaatkan
bersama. Kami ingin keberadaan sumur bor benar-benar memberikan manfaat bagi
warga, sekaligus dapat digunakan sebagai sumber air apabila diperlukan dalam
penanganan kebakaran lahan,” katanya.
Dengan telah diresmikannya
sumur bor berkedalaman 16 Meter tersebut, Polsek Tayan Hilir kini memiliki
tambahan sarana pendukung untuk menghadapi kondisi Kemarau. Kegiatan berjalan
aman dan lancar serta menjadi wujud sinergi Polri, unsur masyarakat dan
stakeholder dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap persoalan air bersih
dan ancaman Karhutla. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



