Polres Sanggau - Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di
tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)
diwujudkan Polres Sanggau melalui pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian
masker. Kegiatan tersebut digelar di Taman Aronk Belopa Sanggau, depan GOR
Sanggau, Minggu (20/9/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai dan menyasar
masyarakat yang melintas di kawasan tersebut. Pengendara kendaraan bermotor,
mulai roda dua, roda empat, roda enam hingga roda delapan, serta pejalan kaki
turut menjadi sasaran pelayanan kesehatan dan pembagian masker.
Kegiatan tersebut dipimpin Pawasdal Giat Operasi Karhutla Polres Sanggau
AKP Efendy, S.H., bersama personel yang telah ditugaskan dalam kegiatan
penanganan Karhutla. Pelaksanaan kegiatan dilakukan sebagai langkah preventif
untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan yang dapat muncul akibat paparan
debu dan asap.
Sebanyak 300 masker dibagikan secara langsung kepada masyarakat.
Personel memberikan masker terutama kepada pengguna jalan yang melintas di
sekitar lokasi, sekaligus mengingatkan pentingnya menggunakan pelindung
pernapasan ketika kondisi udara dipengaruhi asap maupun debu.
Selain pembagian masker, masyarakat juga mendapatkan fasilitas
pemeriksaan kesehatan secara gratis. Pelayanan tersebut menjadi bagian dari
upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kondisi kesehatan
mereka, terutama ketika kualitas udara berpotensi terganggu akibat kabut asap.
AKP Efendy mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk respons
kepolisian terhadap dampak Karhutla yang dapat dirasakan langsung masyarakat,
khususnya dari sisi kesehatan. Menurutnya, perlindungan masyarakat perlu
dilakukan bersamaan dengan upaya penanganan dan pencegahan kebakaran.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap mendapatkan perhatian, terutama
dalam menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak asap. Pembagian
masker dan pemeriksaan kesehatan ini merupakan langkah preventif agar
masyarakat dapat lebih terlindungi saat beraktivitas,” ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi
udara dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama
apabila terdapat asap atau debu. Masyarakat juga diminta segera memeriksakan
kondisi kesehatan apabila mengalami keluhan yang berkaitan dengan paparan asap.
Penggunaan masker dinilai menjadi salah satu langkah sederhana yang
dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan langsung partikel debu dan
asap. Namun, upaya menjaga kesehatan tersebut juga perlu diiringi dengan
pencegahan sumber asap melalui keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam
mencegah Karhutla.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian masker tersebut juga
menjadi sarana bagi personel untuk menyampaikan edukasi kepada masyarakat
mengenai dampak Karhutla. Warga diingatkan bahwa kebakaran hutan dan lahan
tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas serta
kesehatan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.
Kehadiran personel Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla Polres Sanggau di
tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat sekaligus meningkatkan
kesadaran warga untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan.
Polres Sanggau terus
mendorong kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi dampak
Karhutla. Selain melakukan penanganan terhadap kebakaran, langkah preventif
melalui edukasi kesehatan, penggunaan masker, pemeriksaan kondisi kesehatan, serta
pencegahan pembakaran hutan dan lahan menjadi bagian penting untuk melindungi
masyarakat Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)



