Polres Sanggau



Tinjau Stasiun Surabaya Gubeng, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Maksimal ke Pemudik


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang sedang mudik Lebaran.
 
Hal tersebut disampaikan Kapolri usai meninjau langsung Stasiun Surabaya Gubeng, Jawa Timur, pada Minggu (15/3) pagi.
 
Sigit mengatakan dari hasil pemantauan di Posko Terpadu Stasiun Surabaya Gubeng sudah mulai terlihat peningkatan penumpang hingga 11 persen jika dibandingkan kondisi normal.
 
Ia menyebut peningkatan penumpang mulai terjadi sejalan dengan pemberian diskon tiket dari pemerintah untuk tiket kereta api. Selain itu, Sigit menyebut Stasiun Surabaya Gubeng juga menjadi salah satu titik sentral pemudik yang akan melanjutkan perjalanan menggunakan kapal.
 
“Tadi kita lihat ada yang juga datang dari luar kota, ada yang dari NTT, Kalimantan, kemudian memanfaatkan Stasiun Gubeng untuk sampai di wilayah-wilayah lokal dan juga melayani perjalanan jauh baik ke Jawa Tengah, Jawa Barat sampai dengan DKI Jakarta,” ujarnya.
 
Lewat peningkatan itu, Kapolri juga meminta agar seluruh pihak dapat mengantisipasi jika pemudik di lapangan jauh lebih tinggi dari prediksi Kementerian Perhubungan.
 
Ia mengingatkan kepada seluruh petugas untuk tidak lengah dan harus menyiapkan mitigasi jika terjadi lonjakan pemudik baik di Stasiun, Terminal ataupun pelabuhan. Secara khusus
 
“Tentunya kita tetap harus mempersiapkan diri, tidak boleh underestimate terkait dengan prediksi survei yang ada,” tegas Kapolri.
 
“Sehingga kemudian pada saat terjadi potensi lonjakan, semuanya sudah siap. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan, kalau ada lompatan dari KAI juga mempersiapkan,” imbuhnya.
 
Karenanya, Sigit memerintahkan seluruh jajaran dan pihak terkait agar dapat memberikan pelayanan yang terbaik mulai dari sistem tiket, keamanan hingga kesehatan bagi para pemudik.
 
“Tentunya saya berpesan kepada seluruh anggota untuk terus memberikan pelayanan terbaik khususnya mendekati puncak arus mudik yang diperkirakan biasanya terjadi pada H-2,” tuturnya.
 
Tidak ketinggalan, Kapolri juga meminta agar patroli di sekitar wilayah stasiun, terminal hingga rumah-rumah masyarakat yang ditinggalkan selama mudik untuk terus ditingkatkan.
 
Ia menekankan hal itu penting agar dapat meminimalisir  potensi kerawanan tindak kejahatan yang mungkin terjadi selama periode libur Lebaran 2026.
 
“Yang jelas pemerintah akan memberikan pelayanan terbaik dan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan di mudik di tahun 2026,” tuturnya.
 
“Tentunya harapannya seluruh stakeholder terkait bersama-sama bersinergi untuk bisa bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” tutup Kapolri.

Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026.
 
Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang.
 
“Tadi kami berinteraksi baik dengan masyarakat yang akan menggunakan kendaraan bus untuk mudik, apakah di sekitar kota, namun juga tadi kami tanya ada juga yang melaksanakan mudik nasional karena memang pelayanan di Purabaya ini melayani antar kota antar provinsi dan juga antar pulau, sampai dengan Bali,” kata Sigit.
 
Lebih lanjut, Sigit menuturkan, dalam pelayanan mudik di Terminal Purabaya dilakukan pemeriksaan ramp check bus dan tes urine para sopir. Hal ini menurutnya sangat penting dilakukan agar keselamatan penumpang terjaga.
 
“Karena kami selalu berpesan bahwa tolong untuk mudik kali ini bagaimana caranya agar kita bisa menurunkan angka kecelakaan. Karena harapan kita tentunya pemudik bisa sampai di rumah masing-masing, bertemu keluarga, berbagi kebahagiaan, itu harapan kami,” uacpnya.
 
Untuk itu, ia meminta seluruh anggota yang bertugas untuk memberikan pelayanan terbaik. Selain itu, ia juga meminta yang terkait dengan keselamatan penumpang, termasuk keluhan-keluhan yang selama ini mungkin terjadi untuk direspons cepat.
 
“Hal ini dilakukan agar betul-betul bisa memberikan layanan sesuai dengan apa yang menjadi harapan masyarakat,” katanya.
 
Menurutnya, sinergitas seluruh lintas sektoral menjadi sangat penting untuk pelayanan mudik secara maksimal. Ia pun menitipkan pesan untuk para sopir agar berhati-hati dan menjaga keselamatan para penumpang yang akan pulang ke kampung halaman.
 
“Hati-hati di jalan, kalau capek istirahat. Yang jauh, saya minta untuk disiapkan juga ada supir cadangan ya, sehingga kemudian kita menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan di tengah jalan,” ujarnya.

Pengamanan Pasar Juadah Ramadhan, Polres Sanggau Pastikan Aktivitas Warga Tetap Kondusif


Polres Sanggau - Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, aktivitas masyarakat di kawasan Pasar Juadah yang berada di simpang depan Kantor Kejaksaan Negeri Sanggau, Kelurahan Tanjung Sekayam, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, berlangsung ramai pada Minggu (15/3/2026) sore.

Untuk memastikan keamanan dan ketertiban di tengah tingginya mobilitas warga, jajaran Polres Sanggau bersama Polsek Kapuas melaksanakan kegiatan pengamanan di lokasi tersebut.

Kegiatan pengamanan dimulai sekitar pukul 16.30 WIB, bertepatan dengan meningkatnya aktivitas masyarakat yang datang untuk membeli aneka makanan dan minuman berbuka puasa.

Pasar Juadah yang hanya hadir selama bulan Ramadhan ini menjadi salah satu pusat keramaian yang selalu dipadati warga setiap sore hari.

Personel pengamanan berasal dari Regu I Polres Sanggau yang dipimpin langsung oleh Perwira Pengendali (Padal) pengamanan Regu I, Ipda Kemas Febrian Ismail, S.Tr.K, bersama personel gabungan dari Polres Sanggau dan Polsek Kapuas. Mereka ditempatkan di sejumlah titik strategis guna mengatur arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Petugas tampak melakukan pemantauan di sekitar area pasar, mengatur kendaraan yang keluar masuk lokasi, serta memastikan para pedagang dan pengunjung dapat beraktivitas dengan tertib. Kehadiran polisi di tengah masyarakat juga memberikan rasa aman bagi para pedagang yang menjajakan berbagai hidangan khas berbuka puasa.

Padal Pengamanan Regu I Polres Sanggau mengatakan bahwa kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Ia menegaskan bahwa kepolisian hadir untuk memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan aman dan lancar.


“Pasar Juadah merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa. Oleh karena itu kami melaksanakan pengamanan guna memastikan situasi tetap aman, tertib, dan masyarakat dapat berbelanja dengan nyaman,” ujar Ipda Kemas Febrian Ismail di sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa pengamanan tidak hanya difokuskan pada aspek keamanan, tetapi juga pada pengaturan lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan di sekitar simpang jalan yang merupakan salah satu jalur ramai di Kota Sanggau.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan juga menjadi upaya preventif untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencopetan, keributan, maupun kepadatan kendaraan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat yang sedang mencari menu berbuka puasa.

Pasar Juadah Ramadhan sendiri menjadi salah satu tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat Sanggau. Berbagai jenis kuliner khas daerah hingga makanan kekinian dijajakan pedagang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat berbuka puasa.

Dengan adanya pengamanan dari kepolisian, aktivitas jual beli di lokasi tersebut dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. Para pedagang dapat berjualan dengan tenang, sementara pengunjung leluasa memilih makanan tanpa khawatir terhadap gangguan keamanan.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Sanggau dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya selama momentum Ramadhan yang identik dengan meningkatnya aktivitas sosial dan ekonomi di ruang publik.

Selama pelaksanaan pengamanan berlangsung, situasi di kawasan Pasar Juadah depan Kantor Kejaksaan Negeri Sanggau terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga masyarakat menyelesaikan aktivitasnya menjelang waktu berbuka puasa. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Sentuhan Humanis Polsek Mukok, Berbagi Takjil Ramadhan untuk Masyarakat


Polres Sanggau - Suasana menjelang waktu berbuka puasa di Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, diwarnai dengan kegiatan sosial yang penuh kehangatan. Kepolisian Sektor Mukok membagikan takjil Ramadhan 1447 Hijriah kepada masyarakat pada Minggu, 15 Maret 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, sebagai bentuk kepedulian serta upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Mukok, AKP Ambril, S.H., M.AP., bersama Ketua Ranting Bhayangkari Mukok serta anggota Bhayangkari dan personel Polsek Mukok. Mereka turun langsung ke depan Markas Komando (Mako) Polsek Mukok untuk membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Sebanyak 100 bungkus takjil berupa makanan siap saji yang berisi aneka kue serta air mineral gelas disiapkan untuk dibagikan kepada warga Muslim di wilayah Kecamatan Mukok yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Pembagian ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa agar dapat langsung dinikmati oleh masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keakraban. Personel kepolisian bersama Bhayangkari menyapa masyarakat dengan ramah sambil menyerahkan paket takjil kepada pengendara maupun warga yang melintas di depan Mako Polsek Mukok.

Kapolsek Mukok AKP Ambril, S.H., M.AP., mengatakan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang penuh dengan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.


Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari program sosial religi jajaran Polres Sanggau yang dilaksanakan secara terjadwal selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Program tersebut bertujuan untuk menghadirkan kehadiran Polri yang lebih dekat dan humanis di tengah masyarakat.

“Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Melalui kegiatan ini kami berharap dapat membantu warga yang masih berada di perjalanan agar tetap dapat berbuka tepat waktu, sekaligus mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat,” ujar AKP Ambril.

Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini memiliki manfaat yang besar dalam membangun kedekatan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan tercipta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kondusif.

Selain berbagi takjil, momen tersebut juga dimanfaatkan oleh personel Polsek Mukok untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu menjaga ketertiban, keselamatan berlalu lintas, serta memperkuat semangat kebersamaan selama bulan Ramadhan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan apresiasi atas kepedulian Polsek Mukok yang hadir berbagi di tengah kehidupan masyarakat Kecamatan Mukok. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Hangatnya Ramadhan, Bagren dan Sikeu Polres Sanggau Berbagi Takjil untuk Masyarakat


Polres Sanggau - Dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Bagian Perencanaan (Bagren) dan Seksi Keuangan (Sikeu) Polres Sanggau melaksanakan kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat. Kegiatan sosial tersebut berlangsung pada Minggu, 15 Maret 2026, sebagai bentuk kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabagren Polres Sanggau, AKP Efendy, S.H., bersama personel Bagren dan Sikeu Polres Sanggau. Mereka turun langsung ke lapangan untuk membagikan paket takjil kepada masyarakat pengguna jalan serta pengurus masjid menjelang waktu berbuka puasa.

Pembagian takjil dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WIB hingga selesai di kawasan Masjid Nurul Jannah yang berada di Kelurahan Tanjung Kapuas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu titik aktivitas masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.

Sebanyak 100 kotak takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di sekitar lokasi serta kepada para pengurus Masjid Nurul Jannah. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga yang melintas, terutama para pengguna jalan yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka semakin dekat.

AKP Efendy, S.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya di bulan yang penuh berkah seperti Ramadhan. Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.


“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Polres Sanggau dengan masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba,” ujar AKP Efendy.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Melalui kegiatan yang bersifat humanis seperti ini, diharapkan kepercayaan dan kedekatan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kebersamaan serta menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat. Momentum Ramadhan dinilai sangat tepat untuk menumbuhkan semangat berbagi dan saling membantu sesama.

Para pengurus Masjid Nurul Jannah menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran Polres Sanggau. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan karena memberikan dampak positif serta memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, Polres Sanggau berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra yang peduli terhadap kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya selama Bulan Suci Ramadhan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Polisi Hadir Jaga Kekhusyukan Ibadah Minggu, Jemaat di Beduai Beribadah dengan Aman dan Tenang


Polres Sanggau - Ibadah Minggu bagi umat Kristiani di wilayah Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan pada Minggu pagi, 15 Maret 2026. Situasi kondusif tersebut tidak terlepas dari pengamanan yang dilaksanakan oleh personel Polsek Beduai guna memastikan umat dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman.

Pengamanan dilakukan di sejumlah gereja yang melaksanakan ibadah Minggu di wilayah Kecamatan Beduai. Kehadiran aparat kepolisian menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya saat berlangsungnya kegiatan keagamaan.

Salah satu lokasi ibadah yang mendapat pengamanan adalah Gereja Protestan GPIB Jemaat Anugerah Beduai yang berada di Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego. Ibadah Minggu di gereja tersebut berlangsung sekitar pukul 08.00 hingga 09.30 WIB dan dipimpin oleh Pendeta Vika M Ferdinadus, S.Si-Teol., MM.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, sekitar 60 jemaat hadir mengikuti rangkaian misa dengan penuh khidmat. Selama kegiatan berlangsung, situasi di sekitar gereja terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.

Selain itu, pengamanan juga dilakukan di Gereja Katolik Paroki Salib Suci Beduai yang berlokasi di Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego. Ibadah Misa Minggu di gereja tersebut dilaksanakan pada waktu yang sama, yakni sekitar pukul 08.00 hingga 09.30 WIB.

Misa dipimpin oleh Pastor Krisantus Siga, CP, dengan jumlah jemaat yang hadir mencapai sekitar 250 orang. Para jemaat mengikuti ibadah dengan penuh khusyuk dan tertib, sementara personel kepolisian melakukan pemantauan di sekitar area gereja guna memastikan situasi tetap kondusif.

Kapolsek Beduai, AKP Heri Triyana, SH, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan ibadah keagamaan merupakan bagian dari tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi seluruh umat yang menjalankan ibadah.


“Pengamanan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan seluruh kegiatan keagamaan masyarakat dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kenyamanan. Kami ingin umat dapat beribadah dengan khusyuk tanpa adanya kekhawatiran terhadap gangguan keamanan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan pengamanan tersebut, Polsek Beduai menurunkan dua personel yang bertugas melakukan pengawasan dan pemantauan di sekitar lokasi gereja. Personel juga melakukan koordinasi dengan pengurus gereja guna memastikan kegiatan berjalan dengan baik.

Kapolsek menambahkan bahwa pengamanan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis serta pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan pengamanan rumah ibadah tidak hanya bertujuan menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat rasa toleransi, kebersamaan, dan keharmonisan antarumat beragama di tengah masyarakat.

Selama seluruh rangkaian kegiatan ibadah Minggu berlangsung, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol. Ibadah berjalan dengan lancar hingga selesai, dan para jemaat meninggalkan gereja dalam situasi yang tetap aman dan tertib.

Polsek Beduai berharap kegiatan pengamanan seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai sehingga setiap umat beragama dapat menjalankan aktivitas ibadah dengan penuh ketenangan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Kapolri ke Pemudik: Tolong Hati-Hati di Jalan, Jangan Paksakan Diri


Jakarta - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mudik Lebaran untuk tetap mengutamakan keselamatan diri. Ia meminta agar pemudik tidak memaksakan jika kondisi tubuh mengalami kelelahan.
 
“Pesan saya, tolong hati-hati di jalan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk cepat, santai, istirahat,” kata Sigit usai safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim), Sabtu (14/3/2026).
 
Imbauan itu ditekankan agar masyarakat terhindar dari hal yang tidak diinginkan. Dengan mengutamakan kehati-hatian, pemudik bakal merasakan kebahagiaan yang paripurna berkumpul bersama keluarga dalam merayakan momentum Hari Raya Idul Fitri.
 
“Sehingga kita bisa bertemu dengan keluarga di tempat mudik nanti dalam kondisi sehat,” ujar Sigit.
 
Sigit memaparkan, Polri dan seluruh stakeholder bersinergi menyiapkan posko-posko yang bisa dimanfaatkan oleh pemudik untuk beristirahat. Hal itu tersedia di seluruh Indonesia.
 
“Dan kita menyiapkan tempat-tempat untuk beristirahat. Kalau kemudian kondisi badannya capek, ada rest area, ada pos pelayanan terpadu, ada pos pelayanan yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat. Disiapkan juga berbagai macam fasilitas mungkin takjil, persiapan sahur dan juga kontrol kesehatan,” ucap Sigit.
 
Polri, kata Sigit sejak awal telah berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik.
 
“Jadi saya titip supaya angka kecelakaan juga bisa kita jaga, mudik bisa berjalan dengan baik dan Polri siap untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang akan melaksanakan mudik di hari raya Idul Fitri tahun 2026 ini,” tutup Sigit.

Safari Ramadhan di Jatim, Kapolri Ajak Seluruh Elemen Bersatu Jaga Kamtibmas-Dukung Program Presiden


Jatim - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan safari ramadhan di Mapolda Jawa Timur (Jatim). Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan pentingnya seluruh elemen bersatu untuk menjaga kamtibmas hingga menyukseskan seluruh program Presiden Prabowo Subianto. 
 
Sigit menegaskan, menjaga nilai persatuan dan kesatuan menjadi kunci utama untuk Bangsa Indonesia menghadapi segala tantangan dampak dari konflik global dewasa ini. 
 
“Dan yang paling utama untuk bisa mewujudkan mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi maka syarat utamanya adalah stabilitas kamtibmas, stabilitas keamanan nasional, harus terjaga. Itu tentunya menjadi PR bersama,” kata Sigit, Sabtu (14/3/2026).
 
Dalam menjaga situasi kamtibmas demi bertumbuhnya perekonomian bangsa, Sigit menekankan, Pemerintah dan Polri harus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat.
 
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh elemen bangsa, TNI, Polri harus solid. Didukung oleh ulama didukung oleh seluruh elemen pemuda, masyarakat, buruh, semua harus bersatu sehingga kemudian ini menjadi pekerjaan kita bersama,” ujar Sigit.
 
Indonesia, kata Sigit pernah mengalami situasi sulit. Yakni, terjadinya Pandemi Covid-19. Hal itu menyebabkan gejolak perekonomian.
 
Namun, Sigit menyebut, Indonesia bisa menghadapi dan bangkit ketika dilanda pandemi virus corona. Tentunya, keberhasilan itu hasil dari bersatunya seluruh elemen bangsa.
 
“Namun alhamdulillah karena saat itu kita semuanya bersatu. Umarah, ulama, masyarakat, rakyat semua bersatu. Saat itu kita bisa menghadapi itu semua dan dalam waktu cepat pertumbuhan ekonomi kita kembali meningkat bahkan kita bisa berada di salah satu negara tertinggi saat itu pertumbuhan ekonominya dibandingkan dengan negara-negara maju negara-negara G20,” ucap Sigit.
 
“Saat ini kita menghadapi tantangan yang sama dalam bentuk berbeda. Namun saya meyakini apabila kita semua kompak bersatu tentunya permasalahan yang sedang kita hadapi ini bisa kita lalui bersama,” tambah Sigit menekankan.
 
Di tengah situasi seperti ini, Sigit juga mengajak seluruh elemen menyukseskan program Presiden Prabowo, di antaranya terkait upaya perdamaian dunia hingga kemandirian bangsa di tengah situasi dewasa ini.
 
“Oleh karena itu memang kuncinya adalah menjaga persatuan dan kesatuan. Yang pasti pemerintah tentu akan mengambil langkah-langkah yang konkret untuk tetap menjaga agar stabilitas ekonomi kita khususnya terkait dengan harga-harga minyak tetap terjaga,” papar Sigit.
 
Ia juga mengingatkan, saat ini semua pihak harus harus terus menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Apalagi, Indonesia bakal menghadapi bonus demografi.
 
Menurutnya, momentum tersebut harus dijadikan sebagai sebuah lompatan mewujudkan Indonesia menjadi negara yang maju. Dengan begitu, visi bersama menciptakan Indonesia Emas 2045 bisa terwujud.
 
“Mendorong program-program Bapak Presiden terkait dengan ketahanan pangan, energi, terkait dengan program-program hilirisasi yang menciptakan lapangan pekerja. Sehingga Indonesia betul-betul bisa mengelola sumber daya alam yang kita miliki, kekayaan alam yang kita miliki untuk, bisa kita kelola dengan baik,” kata Sigit.
 
“Memanfaatkan momentum demografi yang ada untuk kita bisa menuju visi Indonesia Emas 2045 dan menjadi negara maju,” lanjut Sigit mengakhiri.

300 Takjil Dibagikan Pelajar di Sekayam, Polsek Pastikan Kegiatan Aman dan Lancar


Polres Sanggau - Suasana sore menjelang waktu berbuka puasa di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, diwarnai dengan kegiatan sosial penuh kebersamaan. Pengurus OSIS SMAN 1 Sekayam menggelar kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah tahun 2026, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WIB hingga selesai di kawasan Tugu Balai Karangan, Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam. Lokasi ini dipilih karena merupakan titik yang cukup ramai dilalui masyarakat dan pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam kegiatan sosial tersebut, para pengurus OSIS SMAN 1 Sekayam membagikan sebanyak 300 paket takjil kepada warga dan pengendara yang melintas. Pembagian dilakukan secara langsung di tepi jalan dengan tetap memperhatikan ketertiban serta keselamatan pengguna jalan.

Guna memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, personel dari Polsek Sekayam turut melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan. Kehadiran aparat kepolisian ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi kemacetan sekaligus menjaga keselamatan para siswa yang terlibat dalam kegiatan pembagian takjil.

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan sosial yang dilakukan para pelajar, khususnya yang membawa nilai kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan oleh personel Polsek Sekayam merupakan bentuk pelayanan kepolisian kepada masyarakat agar kegiatan sosial seperti ini dapat berlangsung dengan aman, tertib dan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.


“Kami dari Polsek Sekayam menurunkan personel untuk melakukan pengamanan sekaligus pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi pembagian takjil. Tujuannya agar kegiatan para siswa ini dapat berjalan dengan lancar, serta tetap menjaga keselamatan masyarakat dan pengguna jalan,” ujar AKP Sutikno.

Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi takjil yang dilakukan oleh para pelajar merupakan contoh positif bagi generasi muda dalam menumbuhkan nilai empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama di bulan Ramadhan.

Selain sebagai bentuk ibadah dan amal sosial, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pelajar dengan masyarakat. Interaksi langsung yang terjalin di lapangan menciptakan suasana kebersamaan dan kekeluargaan di tengah masyarakat Kecamatan Sekayam.

Kegiatan pembagian takjil ini juga memiliki tujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter kepada para siswa, seperti kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kapolsek Sekayam juga mengapresiasi inisiatif para pengurus OSIS SMAN 1 Sekayam yang telah menyelenggarakan kegiatan positif tersebut dengan tertib dan terkoordinasi dengan baik, termasuk dengan pihak kepolisian.

Dengan adanya pengamanan dari Polsek Sekayam, kegiatan pembagian takjil berlangsung dengan aman, tertib dan lancar hingga selesai. Masyarakat yang menerima takjil pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusias dan rasa syukur, sehingga suasana Ramadhan di wilayah Sekayam semakin terasa hangat dan penuh kebersamaan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Hangatnya Ramadhan di Jangkang, Polisi dan Bhayangkari Turun Langsung Berbagi Takjil kepada Warga


Polres Sanggau - Menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, jajaran Polsek Jangkang melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan ini berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB dan disambut antusias oleh warga yang melintas di sekitar lokasi kegiatan.

Kegiatan berbagi takjil tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Jangkang Iptu Sukarjo bersama Pengurus Ranting Bhayangkari Jangkang serta personel Polsek Jangkang. Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kepedulian Polri selama bulan Ramadhan yang dilaksanakan secara terjadwal oleh jajaran Polres Sanggau.

Pembagian takjil dilaksanakan di simpang Tugu depan Mapolsek Jangkang yang berada di Dusun Perintis, Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang. Lokasi tersebut dipilih karena merupakan titik yang cukup ramai dilalui masyarakat, sehingga memudahkan penyaluran takjil kepada warga yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Sebanyak 50 bungkus makanan siap saji dibagikan kepada masyarakat muslim yang melintas di sekitar lokasi. Setiap paket takjil berisi kue serta air mineral kemasan gelas yang dapat dikonsumsi saat berbuka puasa.

Kapolsek Jangkang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan yang identik dengan semangat berbagi dan kebersamaan.


“Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan kedekatan Polri dengan masyarakat. Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan sekaligus mempererat silaturahmi dengan warga di Kecamatan Jangkang,” ujar Iptu Sukarjo di sela kegiatan.

Menurutnya, pembagian takjil juga menjadi momentum bagi Polsek Jangkang untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat dalam suasana yang lebih humanis dan penuh kebersamaan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan sosial seperti ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat sehingga tercipta suasana yang aman, nyaman, dan harmonis.

Kehadiran Bhayangkari Ranting Jangkang bersama personel Polsek Jangkang dalam kegiatan tersebut turut menambah kehangatan suasana. Warga yang menerima takjil tampak menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian.

Melalui kegiatan berbagi takjil Ramadhan ini, Polsek Jangkang berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)