Polres Sanggau



Kapolri: 895 Jembatan Merah Putih Presisi Berikan Manfaat bagi 2 Juta Masyarakat


Jakarta - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. melaporkan capaian pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi dalam acara peresmian Jembatan TNI-Polri dan sumber air bersih oleh Presiden Republik Indonesia, Kamis (13/8/2026).
 
Kapolri menyampaikan bahwa Polri telah melaksanakan pembangunan dan revitalisasi 895 Jembatan Merah Putih Presisi secara swadaya yang tersebar di 30 Polda. Dari jumlah tersebut, 874 jembatan telah selesai, 17 jembatan masih dalam tahap pembangunan, dan 4 jembatan dalam tahap perencanaan.
 
“874 jembatan yang telah selesai dibangun memiliki total panjang 19,2 kilometer, menghubungkan 1.314 desa, dan memberikan manfaat bagi 2 juta orang, mulai dari anak sekolah, petani, pedagang, pekerja, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum,” ujar Kapolri.
 
Kapolri menuturkan, pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah perdesaan.
 
“Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi tentunya dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat melalui kelancaran distribusi hasil pertanian dan perdagangan, kemudian juga tentunya akses bagi para pelajar yang akan menuju ke sekolah, serta tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di pedesaan,” kata Kapolri.
 
Khusus di wilayah Banten, Polri telah membangun dan merevitalisasi 145 jembatan dengan total panjang sekitar 3 kilometer. Infrastruktur tersebut menghubungkan 203 desa dan memberikan manfaat bagi sekitar 500 ribu jiwa. Capaian tersebut menjadikan Polda Banten sebagai wilayah dengan jumlah pembangunan dan revitalisasi Jembatan Merah Putih Presisi terbanyak dibandingkan Polda lainnya.
 
Selain Banten, pembangunan juga dilaksanakan di berbagai wilayah, antara lain Polda Jawa Barat sebanyak 137 jembatan, Polda Riau 110 jembatan, Polda Jawa Tengah 86 jembatan, dan Polda Sumatera Selatan 81 jembatan. Pembangunan juga terus dilakukan di Polda-Polda lainnya dengan rata-rata 20 hingga 30 jembatan di setiap wilayah.
 
Tak hanya pembangunan reguler, Polri turut membangun 39 jembatan untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera. Dari jumlah tersebut, enam di antaranya merupakan Jembatan Bailey, yakni empat unit di Provinsi Aceh dan dua unit di Provinsi Sumatera Barat. Pembangunan tersebut ditujukan untuk memulihkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas, serta menghubungkan kembali wilayah yang terdampak bencana.
 
Peresmian secara khusus dipusatkan di Jembatan Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Jembatan tersebut menghubungkan Desa Bayah Barat dengan Desa Darmasari dan memberikan manfaat langsung bagi sekitar 8.000 jiwa.
 
Dalam kegiatan tersebut, Polri juga memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat, di antaranya 7.500 paket sembako, 1.000 paket tas pelajar, 140 buah kacamata gratis, layanan SIM gratis, serta bakti kesehatan.
 
Kapolri menegaskan, pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir dan membersamai masyarakat, khususnya dalam menjawab kebutuhan dasar dan membuka akses bagi masyarakat di berbagai wilayah.
 
“Sesuai dengan arahan Bapak Presiden, kita harus terus bersama-sama berada di tengah-tengah rakyat, serta memahami dan mengerti apa yang menjadi masalah di masyarakat,” ujar Kapolri.
 
Kapolri juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang memberikan semangat kepada seluruh personel TNI-Polri untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan nasional.
 
Menutup sambutannya, Kapolri menyatakan Polri akan terus berkomitmen menjalankan arahan Presiden agar institusi kepolisian senantiasa dekat dengan masyarakat.
 
“Polri kita lahir dari rakyat dan harus selalu menjadi polisi rakyat. Semoga amanah dan pesan dari Bapak betul-betul bisa kita laksanakan dan kita bisa memberikan pengabdian terbaik agar terciptanya Polri untuk masyarakat,” pungkas Kapolri.

Hotspot Muncul di Dusun Selabe, Polsek Beduai Pastikan Kondisi Api Telah Padam


Polres Sanggau - Polsek Beduai melakukan pengecekan terhadap satu titik hotspot yang terdeteksi melalui data satelit NASA-SNPP di wilayah Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Kamis (13/8/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pengecekan dilaksanakan sekitar pukul 17.50 WIB hingga selesai dengan menggunakan data titik koordinat pada aplikasi pemantauan karhutla. Berdasarkan data Satellite NASA-SNPP, terdeteksi satu titik hotspot dengan tingkat kepercayaan atau confidence medium di wilayah Kecamatan Beduai.

Titik tersebut berada pada koordinat 0.64481 dan 110.23943, tepatnya di Dusun Selabe, Desa Sungai Ilai, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lokasi hotspot merupakan lahan pribadi warga dengan luas sekitar 0,8 hektare.

Dari hasil pemeriksaan, sumber panas diketahui berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang rencananya digunakan untuk keperluan penanaman padi. Saat petugas tiba di lokasi, kondisi api telah padam sehingga tidak ditemukan adanya kobaran api yang masih berlangsung maupun indikasi penyebaran ke lahan di sekitarnya.

Pengecekan lapangan dilakukan Kanit Sabhara Polsek Beduai Aiptu K. Abi bersama Ka SPK Polsek Beduai Aipda Mangun S. Keduanya memastikan kondisi lokasi secara langsung sekaligus melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar titik yang sebelumnya terdeteksi melalui satelit.


Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, S.H., M.E., mengatakan pengecekan hotspot merupakan langkah penting untuk memastikan setiap indikasi titik panas dapat segera diverifikasi di lapangan. Menurutnya, data satelit perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan langsung agar kondisi sebenarnya dapat diketahui secara akurat.

“Setiap informasi hotspot akan kami tindak lanjuti dengan pengecekan langsung. Tujuannya bukan hanya memastikan ada atau tidaknya api, tetapi juga mengetahui sumber panas dan kondisi lahan sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin,” ujarnya.

AKP Heri Triyana mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terlebih pada kondisi yang berpotensi menyebabkan api merambat ke area lain. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat karena kebakaran dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan, serta aktivitas warga.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati apabila melakukan aktivitas di lahan. Jangan sampai pembakaran untuk kepentingan tertentu justru berkembang menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan. Pengawasan dan kewaspadaan harus menjadi tanggung jawab bersama,” katanya.

Polsek Beduai akan terus melakukan pemantauan terhadap informasi hotspot serta meningkatkan patroli dan koordinasi dengan unsur terkait sebagai langkah antisipasi karhutla. Hasil pengecekan titik hotspot di Dusun Selabe menunjukkan api telah padam, namun kewaspadaan tetap diperlukan untuk mencegah munculnya titik api baru di wilayah Kecamatan Beduai. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Wakapolres Sanggau Hadiri Launching Jembatan dan Sumur Bor yang Dipimpin Presiden Prabowo


Polres Sanggau - Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan rapat virtual atau Zoom Meeting yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dalam rangka launching jembatan dan sumur bor di Dusun Peripin, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan diikuti sejumlah unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta perangkat kewilayahan. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo hadir bersama Pandiya Sterdam XII/Tanjungpura Mayor Abdul Halim. Turut hadir Danramil Entikong Kapten Warsidi, Danramil Jangkang Serma Mulyono, serta Danramil Bonti Peltu Rusdiantono.

Dari unsur pemerintah daerah, kegiatan dihadiri perwakilan Kecamatan Entikong yang diwakili Sekcam Entikong Asing, S.Hut. Sementara dari jajaran kepolisian hadir Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Entikong Bripka Pietter Simanjuntak, S.H.

Selain itu, turut hadir Babinsa Entikong Sertu Tejo, Babinsa Semanget Serka Dede, serta sekitar 10 tamu undangan. Kehadiran unsur kewilayahan tersebut memperlihatkan dukungan bersama terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Presiden RI menyampaikan sejumlah hal terkait pelaksanaan launching jembatan dan sumur bor yang berada di Dusun Peripin, Desa Entikong. Kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang dapat mendukung konektivitas serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Entikong.


Namun, pelaksanaan komunikasi virtual sempat menghadapi kendala teknis berupa kualitas sinyal yang kurang baik. Kondisi tersebut menyebabkan sambungan Zoom Meeting sempat terputus sehingga komunikasi dalam kegiatan tidak berjalan secara optimal pada beberapa kesempatan.

Wakapolres Sanggau mengatakan, kehadiran jajaran Polres Sanggau dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, sekaligus memastikan unsur keamanan dan kewilayahan dapat berkoordinasi dengan baik selama kegiatan berlangsung.

“Kami dari Polres Sanggau mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran kami merupakan bagian dari sinergi bersama seluruh unsur di wilayah untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Radian.

Menurutnya, pembangunan jembatan dan sumur bor memiliki arti penting bagi masyarakat, terlebih fasilitas tersebut berada di kawasan perbatasan. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membantu aktivitas warga sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan yang ada benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan Zoom Meeting dalam rangka launching jembatan dan sumur bor di Dusun Peripin tersebut berlangsung dengan aman dan tertib meskipun sempat terkendala gangguan sinyal. Polres Sanggau melalui jajaran Polsek Entikong berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Ringankan Beban Korban Kebakaran, Polsek Noyan Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok


Polres Sanggau - Polsek Noyan menunjukkan kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah kebakaran rumah dengan menyalurkan bantuan sosial kepada korban di Dusun Ngira, Desa Semongan, Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan sekitar pukul 15.00 WIB hingga selesai. Bantuan diberikan kepada warga yang terdampak kebakaran rumah yang terjadi pada Selasa (11/8/2026). Kehadiran personel kepolisian diharapkan dapat memberikan dukungan moril sekaligus membantu memenuhi kebutuhan warga setelah kehilangan tempat tinggal dan sejumlah barang akibat musibah tersebut.

Bakti sosial dipimpin langsung Kapolsek Noyan Iptu Suharyanto, S.H. Kegiatan turut diikuti Kanit Binmas Polsek Noyan Aiptu Meidiyanto, Kanit Reskrim, Kanit Intel, serta Bhabinkamtibmas Polsek Noyan. Turut hadir Kepala Wilayah Dusun Ngira Yacobus Johai yang mendampingi proses penyaluran bantuan kepada para korban.

Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Noyan menyambangi langsung rumah warga yang terdampak kebakaran. Tiga warga penerima bantuan yakni Desik, Dugong, dan Antonius Ato, seluruhnya merupakan warga Dusun Ngira, Desa Semongan, Kecamatan Noyan.

Bantuan yang diserahkan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan sehari-hari. Setiap paket bantuan antara lain berisi beras sebanyak tiga kemasan masing-masing lima kilogram, tiga dos mi instan, tujuh dos air mineral, tiga papan telur, tiga kilogram minyak goreng, serta sembilan bungkus kue kering.

Selain kebutuhan pangan, Polsek Noyan juga menyerahkan pakaian bekas layak pakai kepada korban. Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan warga yang terdampak agar dapat dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari selama masa pemulihan pascakebakaran.

Perhatian juga diberikan kepada anak-anak korban kebakaran. Polisi turut menyalurkan seragam sekolah tingkat SD, sepatu sekolah, tas sekolah, serta perlengkapan alat tulis. Bantuan perlengkapan pendidikan ini diharapkan dapat membantu anak-anak korban tetap menjalankan kegiatan belajar meskipun keluarganya sedang menghadapi kondisi sulit.


Kapolsek Noyan mengungkapkan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap warga yang sedang menghadapi musibah. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan ketika warga membutuhkan.

“Kami datang untuk memastikan warga yang tertimpa musibah tidak merasa sendiri. Bantuan ini memang tidak dapat menggantikan apa yang telah hilang akibat kebakaran, tetapi kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan keluarga dan menjadi penyemangat bagi mereka untuk kembali bangkit,” kata Iptu Suharyanto.

Ia menambahkan, kepolisian akan terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa, perangkat dusun, serta masyarakat untuk mengetahui perkembangan kondisi warga pascakebakaran. Menurutnya, kepedulian dan gotong royong dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar beban yang dirasakan korban dapat ditangani secara bersama-sama.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk tetap memberikan perhatian kepada para korban. Yang paling penting saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar mereka tetap terpenuhi dan anak-anak tetap dapat bersekolah. Semoga bantuan ini bisa digunakan sebaik-baiknya dan membawa manfaat bagi keluarga yang terdampak,” unjarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Sanggau melalui Polsek Noyan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat.

Bakti sosial ini diharapkan mampu membantu meringankan beban kebutuhan ekonomi warga korban kebakaran sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam semangat kepedulian serta gotong royong. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Polsek Tayan Hilir Gelar Rakor Penanggulangan Karhutla


Polres Sanggau - Polsek Tayan Hilir menggelar rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Kegiatan berlangsung di Aula Polsek Tayan Hilir pada Rabu (12/8/2026) mulai pukul 16.30 WIB hingga selesai.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H., dan dihadiri unsur lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam pencegahan maupun penanganan karhutla. Pertemuan ini menjadi forum untuk menyatukan langkah serta memastikan penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan terukur.

Sejumlah pihak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Koordinator Manggala Agni Seksi Wilayah 2 Pontianak Sahat Irawan Manik, S.H., M.M., Sekcam Tayan Hilir Tri Wanda, S.STP., Batuud Koramil 1204-07/Tayan Hilir Serma Wan Edy P., serta Kepala Desa Pedalaman Sunarto dan Kepala Desa Pulau Rudianto.

Selain itu, turut hadir Sekretaris Desa Kawat Tri Kurniadi, personel Polsek Tayan Hilir, delapan tokoh masyarakat, tiga personel Tim Manggala Agni Provinsi Kalimantan Barat, 10 staf desa di Kecamatan Tayan Hilir, serta Tim Damkar Bisinka Kecamatan Tayan Hilir. Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan kerja bersama hingga tingkat desa.

Dalam rapat, peserta membahas Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2026 tanggal 10 Agustus 2026 tentang Larangan Pembukaan Lahan dengan Cara Membakar. Ketentuan tersebut menjadi salah satu bahan penting untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Kapolsek Tayan Hilir mengatakan, penanggulangan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan tindakan pemadaman ketika api sudah muncul. Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini dengan memperkuat koordinasi, pemantauan wilayah rawan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.


“Karhutla harus kita cegah bersama sebelum menjadi persoalan yang lebih besar. Karena itu, koordinasi lintas sektor sampai tingkat desa harus berjalan efektif, sehingga setiap potensi titik api dapat segera diketahui dan ditangani secara cepat,” ujar Iptu Kusdarwanto.

Ia menegaskan, pemerintah kecamatan dan desa memiliki peran penting dalam mengidentifikasi wilayah yang rawan terjadi kebakaran serta menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Polsek Tayan Hilir bersama TNI, Manggala Agni, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan unsur pemadam kebakaran akan terus memperkuat patroli terpadu sebagai langkah antisipasi.

Pembahasan juga mencakup kendali dalam penanganan karhutla dan dukungan sumber anggaran. Aspek tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan operasional, termasuk ketersediaan personel, peralatan pemadaman, serta dukungan logistik ketika terjadi kebakaran di wilayah yang sulit dijangkau.

Rapat turut menekankan pentingnya pemetaan desa-desa yang memiliki potensi kerawanan karhutla. Data kerawanan tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan prioritas patroli, pemantauan titik api, serta penempatan personel dan sarana pemadaman agar respons terhadap kejadian dapat dilakukan secara efektif.

“Selain kesiapan personel dan peralatan, kami juga akan mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat Peduli Api di tingkat desa juga perlu diberdayakan sebagai mitra penting dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak awal,” kata Iptu Kusdarwanto.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh unsur terkait diharapkan memiliki pemahaman dan langkah yang sama dalam menghadapi ancaman karhutla. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, serta mencegah meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Tayan Hilir. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Satlantas Polres Sanggau Bagikan Masker Gratis, Ajak Masyarakat Waspadai Kualitas Udara Tidak Sehat


Polres Sanggau - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sanggau membagikan masker gratis kepada masyarakat sebagai langkah kepedulian terhadap kesehatan warga di tengah kondisi kualitas udara yang tidak sehat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (13/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya kawasan Taman Aronk Belopa, Kabupaten Sanggau.

Pembagian masker menyasar masyarakat yang beraktivitas dan melintas di kawasan tersebut. Selain menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polantas untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat melalui kegiatan yang bersifat preventif dan humanis.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo, S.H., didampingi KBO Satlantas serta personel Satlantas Polres Sanggau. Para personel turun langsung membagikan masker sekaligus mengingatkan masyarakat agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan ketika beraktivitas di luar ruangan.

Kasat Lantas Polres Sanggau Iptu Andiet Tri Hatmojo mengatakan, pembagian masker dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap kondisi kualitas udara yang kurang baik. Menurutnya, penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk membantu mengurangi paparan partikel debu maupun asap saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi kualitas udara saat ini. Penggunaan masker ketika beraktivitas di luar ruangan merupakan langkah sederhana, tetapi penting untuk membantu melindungi kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas cukup tinggi di jalan,” ujarnya.


Ia menambahkan, kehadiran personel Satlantas di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan pengaturan dan pengamanan lalu lintas. Polantas juga memiliki tanggung jawab untuk membangun kepedulian sosial serta memberikan edukasi yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Polantas benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya saat mengatur lalu lintas, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan edukasi yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami berharap pembagian masker ini dapat meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan dan saling mengingatkan,” kata Iptu Andiet.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas juga mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk, menjaga kebersihan lingkungan, serta memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap atau udara tidak sehat diharapkan segera mendapatkan penanganan yang diperlukan.

Kegiatan pembagian masker berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran personel Satlantas di kawasan Taman Aronk Belopa sekaligus memperkuat pesan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan kepolisian.

Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Sanggau berharap tumbuh kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang tidak sehat. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polres Sanggau untuk terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, responsif, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Borong Empat Penghargaan Ajang Lomba Kreasi Polri, Polda Kalbar Unjuk Prestasi di Tingkat Nasional


Jakarta, Polda Kalbar - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat (Polda Kalbar) mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional dengan memborong empat penghargaan dalam ajang Lomba Kreasi Polri. Ajang yang digelar dalam rangka Pembinaan Tradisi Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tersebut memuncak pada acara Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri di Gedung The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (11/8) malam.
 
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. kepada para pemenang yang berhasil membawa nama harum Polda Kalbar di berbagai kategori bakat dan bakti karya.
 
Adapun empat prestasi luar biasa yang berhasil diraih oleh tim perwakilan Polda Kalbar yaitu:
Juara 1 Lomba Melukis Kategori Difabel diraih oleh Bani Hidayat.
Juara 1 Lomba Artikel Jurnalistik diraih oleh Narwati.
Juara 3 Lomba Film Animasi AI diraih oleh Dedi Kurniadi.
Juara 3 Lomba Koreografi diraih oleh tim Polwan Polda Kalbar berkolaborasi dengan komunitas seni Kalimantan Barat.
 
Momen penganugerahan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol. Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M., serta Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., bersama jajaran Kapolda dan Pejabat Utama Mabes Polri dari seluruh Indonesia.
 
Di kesempatan ini, Kapolda Kalbar menyampaikan apresiasi mendalam atas pencapaian ini. Menurutnya, karya dan kreativitas yang ditunjukkan merupakan cerminan dari semangat Polri yang makin dekat dengan seluruh lapisan masyarakat.
 
"Raihan prestasi ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi seluruh jajaran Polda Kalbar. Kami ingin momentum ini semakin memotivasi anggota maupun masyarakat untuk terus berkarya, sekaligus mengingatkan kami di kepolisian untuk selalu hadir tulus ikhlas bekerja untuk  memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan responsif bagi masyarakat Kalimantan Barat," ujar Kapolda.
 
Dengan diraihnya empat penghargaan ini, Polda Kalbar membuktikan bahwa semangat Pembinaan Tradisi Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah semata, tetapi juga pada pengembangan potensi sumber daya manusia dan peningkatan kualitas pelayanan publik secara menyeluruh.

Kembali Torehkan Prestasi Di Bidang Ketahanan Pangan Tingkat Nasional, Polda Kalbar Borong Enam Penghargaan


Jakarta, Polda Kalbar - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Polda Kalimantan Barat tingkat nasional dengan memborong enam penghargaan bidang Ketahanan Pangan Dalam Awarding Day Apresiasi Kreasi Polri rangkaian Pembinaan Tradisi Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara Tahun 2026, di Gedung The Tribrata, Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu malam (12/8).
 
Penghargaan yang berhasil diraih Polda Kalbar sebagai Polda di Kluster II Program Ketahanan Pangan yaitu : Juara Umum Kategori Polda (Nasional), Juara 1 Penambahan Lahan dan Produksi, Juara 1 Inovasi, serta Juara 2 Manajemen Media. Sedangkan  Untuk kategori lomba  antar Polres   secara Nasional , Polres Sanggau meraih Juara 2 Manajemen Media dan  Polres Sambas meraih Juara 3 pada kategori yang sama.
 
Dalam kesempatannya saat menghadiri event akbar itu, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H. mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran dalam mendukung program ketahanan pangan.
 
“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras  seluruh jajaran Polda Kalbar yang  tulus ikhlas bekerja , bersinergi dan  berkolaborasi dengan stakeholder terkait lainnya. Kami akan terus mendukung program pemerintah untuk dapat memberikan manfaat nyata yang sebesar besarnya bagi masyarakat,” ujar Kapolda.
 
Capaian ini menjadi gambaran bahwa upaya jajaran Polda Kalbar dalam mendukung program ketahanan pangan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta penegakkan hukum, namun juga turut serta mendukung program pemerintah.
 
“Keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi sebuah prestasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh personel untuk terus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah serta menjaga ketahanan pangan di Kalimantan Barat,” pungkas Kapolda.

Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat, Wujud Komitmen Polri Dorong Kreativitas dan Inovasi


Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar kegiatan bertajuk Apresiasi Kreasi "Polri untuk Masyarakat" di Grand Ballroom The Tribrata, Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).
 
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
 
Kegiatan ini menjadi momentum Polri untuk memberikan penghargaan kepada masyarakat maupun satuan kerja Polri yang menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi melalui berbagai bidang perlombaan. Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini juga dirancang untuk mendorong lahirnya kreativitas dan inovasi berkelanjutan, memperkuat citra positif Polri yang Presisi, serta meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat.
 
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Apresiasi Kreasi Polri untuk Masyarakat tidak sekadar menjadi ajang pemberian penghargaan, tetapi juga ruang untuk mempertemukan berbagai prestasi, inovasi, dan pengabdian yang lahir dari kolaborasi Polri bersama masyarakat.
 
“Apresiasi dan kreasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan ruang untuk mempertemukan prestasi, inovasi, maupun pengabdian yang lahir dari kegiatan yang dilakukan bersama-sama antara Polri dan seluruh elemen masyarakat,” ujar Trunoyudo di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
 
Dalam kegiatan tersebut, Polri memberikan penghargaan kepada para pemenang dari puluhan kategori lomba yang melibatkan berbagai bidang, mulai dari kreativitas dan komunikasi publik, pembinaan potensi masyarakat, ketahanan pangan, perlindungan anak dan masyarakat, hingga pemanfaatan ruang digital dan kreativitas generasi muda.
 
Khusus bidang kreasi dan komunikasi publik yang diselenggarakan Divhumas Polri, terdapat berbagai kategori seperti cerpen, melukis difabel, cipta lagu, TikTok, mendongeng, fotografi, video edukasi, infografis, artikel jurnalistik, dan animasi AI. Sementara itu, sejumlah kategori lainnya mencakup Mobile Legends: Bang Bang, Character Defile, KOL (Influencer) Hunt, Capture the Flag, Kampung Bebas dari Narkoba, hingga kearifan lokal dan kebersihan.
 
Trunoyudo mengatakan, keterlibatan generasi muda dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi perhatian penting Polri, khususnya dalam membuka ruang kreativitas bagi generasi Z dan Alpha yang akan menjadi bagian penting dari Generasi Emas Indonesia 2045.
 
“Bapak Kapolri hari ini memberikan awarding. Tentu hal ini menjadi satu rangkaian yang bukan sekadar penghargaan, tetapi juga merupakan pertemuan atau mempertemukan ruang bagi prestasi, inovasi, maupun pengabdian,” katanya.
 
Ia menegaskan, Polri akan terus memberikan penghargaan terhadap karya dan prestasi terbaik sebagai bentuk komitmen untuk mendorong kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan.
 
“Melalui kegiatan apresiasi dan kreasi ini, Polri akan terus memberikan penghargaan atas karya dan prestasi terbaik untuk mendorong lahirnya kreativitas serta inovasi yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi dan kolaborasi masyarakat, serta mempererat hubungan Polri dengan seluruh elemen bangsa,” ujarnya.
 
Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan Ketua Dewan Pakar Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Prof. Dr. Seto Mulyadi. Ia menilai komitmen Polri dalam melibatkan dan memberikan ruang kepada anak-anak melalui kegiatan kreatif merupakan langkah positif untuk membangun kedekatan antara polisi dengan generasi muda.
 
“Intinya adalah agar polisi tidak ditakuti oleh anak-anak; polisi menjadi sahabat anak, polisi bisa menanamkan karakter yang baik, dalam hal ini adalah akhlak mulia dan sebagainya kepada anak-anak,” kata Seto.
 
Hal senada disampaikan Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Dr. Aris Adi Leksono. Menurutnya, pemberian penghargaan melalui berbagai lomba dapat memotivasi anak untuk terus tumbuh, berkembang, dan berkreasi sesuai minat serta bakatnya.
 
“Saya kira ke depan apresiasi untuk anak-anak perlu diberi ruang yang lebih luas lagi dengan berbagai macam mata lomba dan seterusnya, sehingga memberikan ruang bagi anak untuk terus berkreasi berdasarkan minat dan bakatnya sesuai dengan tumbuh kembang mereka,” ujar Aris.
 
Ia pun mengapresiasi langkah Polri yang memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan kreatif sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia.

Tiga Hari Disiagakan, Truk Tangki Air Dukung PERRAKAJU di Pampang Dua


Polres Sanggau - Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Polsek Meliau, Polres Sanggau, Polda Kalimantan Barat. Jajaran Polsek Meliau menyalurkan bantuan air bersih untuk mendukung kegiatan Perkemahan Rabu, Kamis, Jumat (PERRAKAJU) Gugus IV Kecamatan Meliau di Bumi Perkemahan Desa Pampang Dua, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Rabu (12/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan mulai sekitar pukul 09.00 WIB dan diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari peserta serta panitia selama pelaksanaan PERRAKAJU yang berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar berupa air bersih tetap tersedia selama kegiatan perkemahan berlangsung.

Bantuan air bersih tersebut merupakan inisiatif Kapolsek Meliau IPTU Supar yang menggandeng PT Mandara Prima Nusantara (MPN). Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, sekaligus memastikan pelaksanaan perkemahan berjalan nyaman dan lancar.

Untuk memenuhi kebutuhan air, PT MPN menyiapkan satu unit truk tangki berkapasitas 8.000 liter. Air yang disuplai kemudian dibawa ke lokasi perkemahan dan ditampung pada empat kolam terpal yang telah disiapkan sebelumnya oleh Polsek Meliau.

Kapolsek Meliau mengatakan penyediaan air bersih dilakukan setelah pihaknya melihat kebutuhan peserta dan panitia selama kegiatan perkemahan. Menurutnya, ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipastikan, terlebih kegiatan berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan peserta dalam jumlah yang cukup banyak.

“Kami ingin memastikan kegiatan PERRAKAJU dapat berlangsung dengan baik tanpa terkendala kebutuhan dasar. Air bersih merupakan kebutuhan utama selama perkemahan, sehingga kami berinisiatif berkoordinasi dengan PT MPN agar pasokan air dapat tersedia selama kegiatan berlangsung,” ujar IPTU Supar.


Ia menjelaskan, truk tangki yang digunakan untuk menyuplai air bersih akan disiagakan di lokasi perkemahan selama tiga hari, terhitung mulai 12 hingga 14 Agustus 2026. Dengan pola tersebut, kebutuhan air selama kegiatan dapat diantisipasi dan pengisian ulang dapat dilakukan apabila persediaan mulai berkurang.

Dukungan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dalam membantu masyarakat. Selain mendukung kelancaran kegiatan PERRAKAJU, langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta maupun panitia selama berada di lokasi perkemahan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu panitia dan peserta menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman. Sinergi seperti ini akan terus kami dorong untuk kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kapolsek.

Ketua Panitia PERRAKAJU Gugus IV Kecamatan Meliau, Ananto, A.Md., menyampaikan apresiasi kepada Polsek Meliau dan PT MPN atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu panitia memenuhi kebutuhan air bersih selama kegiatan berlangsung.

Penyediaan air bersih juga menjadi langkah cipta kondisi mengingat air Sungai Boyan di sekitar lokasi perkemahan masih dalam kondisi keruh yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI). Polsek Meliau berharap bantuan tersebut dapat memastikan kebutuhan air peserta tetap terpenuhi sekaligus mendukung kelancaran PERRAKAJU hingga selesai. (Dny Ard / Humas Res Sgu)