Polres Sanggau



Quantum Claim Speed Award Nasional 2026: Pelayanan Klaim Kecelakaan Oleh RS Bhayangkara Pontianak Dinilai Tercepat


Pontianak, Polda Kalbar - Rumah Sakit Bhayangkara Tk. II Anton Soedjarwo Pontianak (RS Bhayangkara Polda Kalbar) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional.

Keberhasilan tersebut diungkap dalam talkshow yang ditayangkan stasiun Radio swasta Pontianak, dengan mengangkat topik utama Quantum Claim Speed Award, sebuah penghargaan bergengsi dari PT Jasa Raharja dalam rangka HUT Jasa Raharja ke-65, Selasa (27/01).

Dengan menghadirkan 2 narasumber yaitu Karumkit Bhayangkara Polda Kalbar Kombes Pol. drg. Josep Ginting, MARS., M.Si. serta Kepala Unit Operasional dan Humas Jasa Raharja Kalbar Made Agus Widyantara, talkshow ini memaparkan capaian RS Bhayangkara Pontianak yang berhasil masuk dalam 10 rumah sakit terbaik di Indonesia penerima penghargaan tersebut.

Dalam diskusi tersebut, Karumkit Bhayangkara menjelaskan bahwa Quantum Claim Speed Award diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kecepatan dan ketepatan rumah sakit dalam penanganan medis serta proses klaim korban kecelakaan lalu lintas.

Prestasi ini menempatkan RS Bhayangkara Pontianak sejajar dengan rumah sakit besar nasional, seperti RS Fatmawati Jakarta, RSUP Hasan Sadikin Bandung, RSUP H. Adam Malik Medan, dan RSUP Dr. Sardjito Sleman.

“Penghargaan ini adalah wujud komitmen kami dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis, khususnya bagi korban kecelakaan lalu lintas. Kecepatan penanganan medis harus sejalan dengan kecepatan administrasi klaim,” ujar Josep.

Sementara itu, Made menjelaskan bahwa Quantum Claim Speed Award diberikan kepada rumah sakit dengan performa unggul dalam kecepatan pelaporan kecelakaan dan pengajuan klaim secara digital melalui aplikasi JR Care.

“RS Bhayangkara Pontianak sangat konsisten dalam menjaga kecepatan respons dan akurasi data. Hal ini sangat membantu Jasa Raharja dalam memberikan jaminan biaya perawatan lebih awal kepada korban,” jelas Made.

Menanggapi hal tersebut, Kabidhumas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa keberhasilan RS Bhayangkara Pontianak meraih Quantum Claim Speed Award ini menjadi bukti nyata sinergi kuat antara Polri dan Jasa Raharja dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan di Kalimantan Barat.

“RS Bhayangkara siap menjadi pusat rujukan utama yang aman, profesional, dan humanis, tidak hanya bagi anggota Polri tetapi juga masyarakat umum di Kalimantan Barat,” pungkas Bambang.

Wakapolda Kalbar Buka Musda ke-V KBPP Polri: Tekankan Transformasi Organisasi yang Solid dan Modern


Pontianak - Wakapolda Kalimantan Barat, Brigjen Pol Roma Hutajulu, S.I.K., M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Pengurus Daerah XV Keluarga Besar Putra Putri Polri (KBPP Polri) Kalimantan Barat Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di Graha Khatulistiwa Polda Kalbar ini mengusung tema “Transformasi KBPP Polri Menjadi Organisasi yang Solid, Modern, Mandiri, Kuat, dan Bermanfaat bagi Anggota, Masyarakat, dan Polri”. (Selasa, 27/1/2026)

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa Musda kali ini merupakan momentum krusial bagi KBPP Polri untuk bertransformasi menjadi organisasi yang solid, modern, mandiri, dan bermanfaat luas bagi Masyarakat serta institusi Polri.

“KBPP Polri berdiri sejak 2003 sebagai wadah pembinaan karakter putra-putri Polri agar mampu berperan positif bagi bangsa. Saat Polri tengah bertransformasi menjadi institusi yang Presisi, kami sangat membutuhkan dukungan penuh dari KBPP Polri sebagai mitra strategis,” ujar Roma Hutajulu.

Selain itu juga disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan periode 2019-2024 yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa, terutama dalam membantu fungsi Binmas selama masa pandemi Covid-19 lalu.

Acara ini dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar dan tokoh-tokoh penting lainnya, di antaranya Ketua Umum KBPP Polri Pusat sekaligus Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Dr. Evita Nursanty, Anggota DPD RI Daud Yordan, Gubernur Kalbar yang diwakili Kabag Kesbangpol Mohammad Bari, S.Sos., serta perwakilan dari Kodam XII/Tanjungpura, Lanud Supadio, dan BNNP Kalbar.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., memberikan keterangan tambahan terkait urgensi pelaksanaan Musda ke-V ini kepada Awak Media.

“Polda Kalimantan Barat selaku pembina tentu berharap Musda ke-V ini melahirkan kepengurusan periode 2026-2031 yang visioner. Sebagaimana disampaikan Bapak Wakapolda, KBPP Polri bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, melainkan bagian dari keluarga besar Polri yang memegang peran vital dalam menjaga kamtibmas dan mendukung program-program pemerintah di wilayah Kalimantan Barat.”

“Kami berharap sinergitas yang sudah terjalin baik selama ini terus ditingkatkan. Siapa pun yang terpilih nanti, diharapkan mampu membawa semangat baru dalam mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian yang bermanfaat langsung bagi anggota dan masyarakat umum,” pungkas Bambang.

Tim Siaga Karhutla Temukan Titik Api di Arang Limbung, Dekat Bandara Supadio


Kubu Raya, Kalbar - Tim Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terdiri dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat, Polres Kubu Raya, serta sejumlah stakeholder terkait melaksanakan patroli terpadu pencegahan Karhutla, Senin (26/1).

Dalam pelaksanaan patroli tersebut, tim gabungan menemukan titik api di kawasan Jalan Parit Abdurrahman, Desa Arang Limbung, Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kebakaran diketahui berjarak kurang lebih 2,20 kilometer di belakang Bandara Internasional Supadio, sehingga dinilai berpotensi mengganggu keselamatan lingkungan sekitar apabila tidak segera ditangani.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim siaga Karhutla langsung melakukan pemadaman api serta pembasahan lahan guna mencegah api meluas ke area lain.

Pemadaman dilakukan secara terpadu dengan peralatan yang tersedia di lapangan. Setelah api berhasil dipadamkan, tim melanjutkan dengan pembasahan lahan di sekitar titik api untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah kebakaran susulan.

Selain itu, tim juga melakukan pemantauan lanjutan di wilayah sekitar, mengingat kondisi lahan yang rawan terbakar dan lokasinya yang berdekatan dengan objek vital nasional.

Kabid Humas Polda Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dan penanganan cepat ini merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat dalam mengantisipasi Karhutla.

“Polda Kalbar bersama BNPB, Polres Kubu Raya, dan seluruh stakeholder terus meningkatkan patroli terpadu sebagai langkah pencegahan dini Karhutla. Setiap temuan titik api langsung ditangani dengan cepat agar tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan,” ujar Kombes Pol Bambang Suharyono.

“Melalui sinergi lintas instansi dan patroli rutin, Polda Kalbar berkomitmen untuk menekan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di daerah rawan Karhutla seperti Kabupaten Kubu Raya. Upaya ini diharapkan mampu menjaga keselamatan lingkungan, kesehatan masyarakat, serta kelancaran aktivitas di sekitar Bandara Supadio,” tutup Bambang.

Polri Salurkan Bantuan Al-Qur’an kepada Pesantren Terdampak Banjir


Meureudu - Polres Pidie Jaya melaksanakan kegiatan penyerahan bantuan berupa Al-Qur’an dari Polri kepada sejumlah pesantren yang terdampak bencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Senin, 26 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana di Kabupaten Pidie Jaya.
 
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di empat pesantren, yaitu Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah Gampong Blang Awe Kecamatan Meureudu, Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah Gampong Jurong Binjee Kecamatan Jangka Buya, Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua, serta Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Total bantuan yang disalurkan sebanyak 200 Al-Qur’an.
 
Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu secara langsung menyerahkan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Sirajul Huda Al-Aziziyah. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Iswahyudi, Kasat Lantas Polres Pidie Jaya AKP Fefy Yunitasari, Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.
 
Selanjutnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli bersama Kapolsek Jangka Buya Iptu Mustafa dan personel melaksanakan penyerahan bantuan sebanyak 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Madinattudiniyah Babul Munajah.
 
Kegiatan tersebut turut dihadiri KBO Sat Samapta Polres Pidie Jaya IPDA Mustafa, Kanit Samapta Polsek Jangka Buya Aipda Rusdy, serta personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya dan Polsek Jangka Buya.
 
Di lokasi lainnya, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya Iptu Ramli juga menyerahkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Darul Mubaraqah Al Munawwarah Gampong Meuko Dayah Kecamatan Bandar Dua yang diterima langsung oleh pimpinan pesantren, Tgk. Busyairi. Kegiatan tersebut dihadiri KBO Sat Samapta IPDA Mustafa, personel Sat Samapta Polres Pidie Jaya, serta personel Polsek Bandar Dua.
 
Selain itu, Polres Pidie Jaya turut menyalurkan bantuan 50 Al-Qur’an kepada Pesantren Al-Munawarah Pocut Imum Mukim Al-Aziziyah (DAPIMA) Gampong Blang Cut Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan sarana pendidikan keagamaan pascabencana banjir.
 
Kapolres Pidie Jaya melalui Kasi Humas AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa kegiatan penyaluran bantuan ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan sarana pembelajaran Al-Qur’an bagi para santri serta mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dan masyarakat.
 
“Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan agar dapat kembali berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif,” pungkasnya.

Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Polisi gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir


Aceh Tamiang - Jejak banjir yang melanda Aceh Tamiang masih menyisakan dampak bagi kehidupan masyarakat. Sejumlah kendaraan milik warga yang rusak dan tak lagi dapat dipindahkan sendiri masih terparkir di badan dan pinggir jalan, menghambat arus lalu lintas serta berpotensi menimbulkan kerawanan.

Menyikapi kondisi tersebut, Polres Aceh Tamiang turun tangan melakukan evakuasi kendaraan menggunakan mobil towing. Evakuasi dilaksanakan oleh personel gabungan Satuan Lalu Lintas dan Satuan Samapta Polres Aceh Tamiang, dengan dukungan Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Tamiang. Senin, (26/1/2026).

Lokasi kegiatan dipusatkan di kawasan perkotaan Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sasaran kegiatan adalah kendaraan roda empat (R4) yang terparkir di badan maupun pinggir jalan dan dinilai mengganggu kelancaran arus lalu lintas, khususnya kendaraan yang terdampak banjir dan ditinggalkan pemiliknya karena mengalami kerusakan.

KBO Lantas Polres Aceh Tamiang, Ipda Indra Maulana, menjelaskan bahwa petugas menggunakan mobil towing untuk mengevakuasi kendaraan yang tidak memungkinkan dipindahkan secara mandiri oleh pemiliknya.

“Tujuan kegiatan ini untuk menertibkan kendaraan yang berada di badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar dan aman. Selain itu, langkah ini juga sebagai antisipasi terjadinya pencurian kendaraan bermotor, khususnya kendaraan yang ditinggalkan dalam kondisi rusak pascabanjir,” jelas Ipda Indra Maulana.

Lebih dari sekadar penertiban lalu lintas, kegiatan ini juga menjadi wujud kepedulian Polri terhadap warga yang masih berjuang memulihkan kondisi pascabencana banjir yang terjadi pada November 2025 lalu.

Petugas membantu memindahkan kendaraan warga ke bengkel maupun ke rumah sesuai permintaan pemilik, sehingga tidak lagi menjadi beban dan kekhawatiran di tengah keterbatasan pascabencana.

Salah seorang warga penerima bantuan mengaku sangat terbantu dengan kehadiran petugas di lapangan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada petugas kepolisian yang sudah membantu mengevakuasi mobil saya ke bengkel. Kalau tidak dibantu, kami kesulitan memindahkannya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Polres Aceh Tamiang berharap kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kuala Simpang dapat kembali terwujud, potensi tindak kejahatan dapat diminimalisir, serta rasa aman dan nyaman masyarakat semakin meningkat seiring proses pemulihan pascabencana.

Kapolsek Mukok Tinjau Lahan Jagung dan Kesiapsiagaan Damkar PT MPE, Dorong Ketahanan Pangan dan Antisipasi Karhutla


Polres Sanggau - Kapolsek Mukok, AKP Ambril, S.H., M.A.P., bersama sejumlah personel Polsek Mukok melaksanakan kegiatan pengecekan lahan jagung serta kesiapsiagaan regu pemadam kebakaran (Damkar) milik PT. MPE di Desa Semuntai, Kecamatan Mukok, Kabupaten Sanggau, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus pengawasan langsung terhadap upaya perusahaan dalam mendukung program ketahanan pangan dan kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Mukok.

Kapolsek Mukok menyampaikan bahwa pengecekan lahan jagung dilakukan untuk memastikan pengelolaan pertanian berjalan dengan baik serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Sanggau.

“Ketahanan pangan merupakan program strategis nasional yang harus kita dukung bersama. Kami ingin memastikan bahwa lahan jagung yang dikelola PT. MPE dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar AKP Ambril di sela kegiatan.

Selain meninjau lahan pertanian, Kapolsek Mukok juga melakukan pengecekan kesiapsiagaan regu Damkar PT. MPE, termasuk sarana, prasarana, dan kesiapan personel dalam menghadapi potensi karhutla, terutama di musim kemarau.

Menurut Kapolsek, keterlibatan pihak perusahaan dalam menyiapkan regu pemadam kebakaran internal sangat penting sebagai langkah pencegahan dini.


“Upaya pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran terjadi. Sinergi antara Polri dan pihak perusahaan menjadi kunci utama,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Manager Pabrik PT. MPE Saudara Dian, Manager HRD PT. MPE Saudara Fajar, serta Humas PT. MPE Saudara Gendulin Hartono yang mendampingi langsung proses pengecekan.

Kapolsek Mukok didampingi oleh Kanit Binmas, Kanit Reskrim, Bhabinkamtibmas Desa Semuntai, dan Bhabinkamtibmas Desa Kedukul. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dalam situasi yang aman dan kondusif.

AKP Ambril juga mengapresiasi komitmen PT. MPE dalam mendukung program pemerintah serta peran aktif perusahaan dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kecamatan Mukok.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus terjalin dengan baik. Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha,” ungkapnya.

Kegiatan pengecekan ini merupakan bagian dari dukungan Polsek Mukok terhadap perintah Presiden Republik Indonesia terkait penguatan ketahanan pangan nasional serta kesiapsiagaan penanganan karhutla, guna menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Wujudkan Rasa Aman, Polsek Entikong Laksanakan Patroli Perintis Kota


Polres Sanggau - Kepolisian Sektor Entikong terus meningkatkan upaya preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah pelaksanaan Patroli Perintis Kota di wilayah hukum Polsek Entikong, Kabupaten Sanggau.

Kegiatan Patroli Perintis Kota tersebut dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB. Patroli menyasar sejumlah titik strategis yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas, khususnya pada jam-jam tertentu.

Patroli dipimpin oleh personel Polsek Entikong, yakni Aiptu Sugeng Tri P bersama Bripda Bavo Jodi Nodo K. Keduanya melakukan patroli secara mobile dengan mengedepankan pendekatan humanis serta dialogis kepada masyarakat yang ditemui di lapangan.

Adapun rute dan sasaran patroli meliputi lokasi-lokasi rawan tindak pidana, kawasan perumahan penduduk, pertokoan, tempat nongkrong anak muda, perkantoran, serta objek vital yang berada di wilayah hukum Polsek Entikong.

Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemantauan situasi lingkungan, memberikan imbauan kamtibmas kepada warga, serta mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.


Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., menyampaikan bahwa Patroli Perintis Kota merupakan bagian dari strategi preventif Polri untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan negara yang memiliki mobilitas tinggi.

“Patroli ini kami laksanakan secara rutin sebagai langkah pencegahan dini terhadap potensi tindak kriminalitas. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa patroli juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat, sehingga setiap potensi gangguan kamtibmas dapat segera terdeteksi dan ditangani dengan cepat.

Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan masing-masing sangat penting. Oleh karena itu, Polsek Entikong terus mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian mencurigakan kepada pihak kepolisian.

Hingga kegiatan patroli berakhir pada pukul 14.00 WIB, situasi di wilayah hukum Polsek Entikong terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Entikong memastikan kegiatan patroli serupa akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan wilayah perbatasan secara berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Bersama Petani, Polsek Parindu Optimalkan Lahan Produktif untuk Ketahanan Pangan


Polres Sanggau - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan di tingkat daerah. Di Kabupaten Sanggau, Kepolisian Sektor Parindu turut mengambil peran aktif melalui pendampingan kegiatan penanaman jagung di Dusun Selaban Sari, Desa Suka Mulya, Kecamatan Parindu, Selasa (27/1/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan masyarakat seluas kurang lebih satu hektare yang sebelumnya tidak dikelola secara optimal. Lahan tersebut kini dimanfaatkan untuk budidaya jagung sebagai bagian dari program pangan strategis pemerintah.

Pendampingan penanaman jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Parindu, Ipda N. Ling, S.H., M.Sos., didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Suka Mulya Bripka Agus Setya Wanto dan Bhabinkamtibmas Desa Dosan Aipda Andre Zunaidi, bersama kelompok tani “Usaha Mandiri” yang beranggotakan tujuh orang.

Kapolsek Parindu Ipda N. Ling menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah di sektor ketahanan pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur agar menjadi sumber ekonomi produktif bagi masyarakat.

“Penanaman jagung ini bukan hanya soal bertani, tetapi tentang membangun kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Kami dari Polsek Parindu hadir untuk memastikan program ini berjalan aman, tertib, dan memberi manfaat nyata,” ujar Ipda N. Ling di sela kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, kelompok tani menggunakan bibit jagung hibrida jenis Betras 1 yang dinilai memiliki produktivitas tinggi dan adaptif terhadap kondisi lahan di wilayah Parindu. Pemilihan bibit unggul diharapkan mampu menghasilkan panen optimal dalam beberapa bulan ke depan.


Selain mendampingi proses penanaman, personel Polsek Parindu juga memberikan motivasi serta imbauan kepada para petani agar terus menjaga semangat gotong royong dan konsistensi dalam mengelola lahan pertanian secara berkelanjutan.

Ipda N. Ling menambahkan bahwa pemanfaatan lahan tidak tergarap menjadi lahan produktif merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan, khususnya di tengah dinamika ekonomi dan perubahan iklim yang tidak menentu.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah hukum Polsek Parindu, bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah, dan kepolisian mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat dari tingkat lokal,” tegasnya.

Kegiatan pendampingan penanaman jagung ini berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Ke depan, Polsek Parindu berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan agenda pembangunan nasional.

Melalui sinergi lintas sektor dan pemanfaatan potensi lokal, diharapkan Desa Suka Mulya dapat menjadi salah satu penggerak ketahanan pangan berbasis masyarakat di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Panen Jagung Demplot Polsek Batang Tarang, Perkuat Ketahanan Pangan Kecamatan Balai


Polres Sanggau - Polsek Batang Tarang melaksanakan kegiatan panen jagung sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa, 27 Januari 2026, sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Panen jagung dilaksanakan di Demplot IV Polsek Batang Tarang yang berlokasi di Dusun Calong, Desa Kebadu, Kecamatan Balai. Kegiatan ini menjadi wujud konkret peran Polri dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus pemberdayaan lahan produktif di wilayah hukum setempat.

Kapolsek Batang Tarang Ipda Miskun, S.H., M.H memimpin langsung kegiatan panen bersama personel Polsek Batang Tarang. Kehadiran jajaran kepolisian di lapangan menunjukkan komitmen institusi Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi pada sektor pangan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa demplot jagung tersebut merupakan salah satu program berkelanjutan Polsek Batang Tarang dalam mendukung ketahanan pangan di Kecamatan Balai. Menurutnya, pemanfaatan lahan yang ada dilakukan secara optimal agar memberikan hasil nyata dan bermanfaat.

“Kegiatan panen jagung ini merupakan bentuk dukungan Polsek Batang Tarang terhadap program ketahanan pangan. Kami berupaya memanfaatkan lahan secara produktif agar dapat memberikan kontribusi positif, baik bagi institusi maupun masyarakat sekitar,” ujar Ipda Miskun.


Ia menambahkan bahwa jagung yang telah dipanen tidak langsung ditimbang, melainkan akan melalui proses pengeringan dan pemipilan terlebih dahulu di Polsek Batang Tarang. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan hasil panen memiliki kualitas yang baik sebelum dilakukan penimbangan.

“Hasil panen dari Demplot IV ini akan kami lakukan pengeringan dan pemipilan terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan penimbangan untuk mengetahui hasil produksi secara akurat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh pemanfaatan lahan produktif yang berkelanjutan, sekaligus memotivasi masyarakat untuk mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di daerah.

Menurutnya, keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bagian dari upaya mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya di tingkat lokal. Sinergi antara aparat dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan.

Dengan dilaksanakannya panen jagung di Demplot IV Polsek Batang Tarang ini, Polsek Batang Tarang menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan di Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau, melalui langkah-langkah nyata dan berkesinambungan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)

Latihan PBB Jadi Fondasi Disiplin, Polres Sanggau Perkuat Profesionalisme Personel


Polres Sanggau - Kepolisian Resor (Polres) Sanggau terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang digelar secara rutin di halaman Mapolres Sanggau, Kalimantan Barat, sebagai bagian dari pembinaan disiplin dan profesionalisme personel.

Latihan PBB tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres Sanggau dari berbagai satuan fungsi, baik yang bertugas di lapangan maupun staf, dengan tujuan membangun sikap mental yang disiplin, tanggap, serta bertanggung jawab dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Kegiatan ini dilaksanakan pada jam dinas dengan pengawasan instruktur yang telah ditunjuk, memastikan setiap gerakan dilaksanakan sesuai dengan standar dan ketentuan PBB yang berlaku di lingkungan Polri.

Dalam latihan tersebut, para personel melaksanakan sejumlah gerakan dasar PBB, mulai dari langkah tegap maju, hormat kanan, hingga perubahan arah, yang menuntut ketepatan, konsentrasi, dan keseragaman dalam setiap formasi barisan.

Tampak kekompakan dan kerapian barisan dari berbagai satuan, termasuk Satlantas, Satuan Reserse Kriminal, Intelijen, serta satuan fungsi lainnya, yang bergerak selaras di bawah komando instruktur latihan.

Menariknya, latihan ini tidak hanya diikuti oleh personel berseragam dinas, tetapi juga melibatkan personel berpakaian sipil dari fungsi Reserse dan Intelijen, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres Sanggau yang turut bergabung dalam barisan.

Keterlibatan seluruh elemen tersebut menjadi cerminan bahwa disiplin dan jiwa korsa merupakan nilai fundamental yang harus dimiliki oleh seluruh keluarga besar Polri tanpa terkecuali.


Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., dalam keterangannya menyampaikan bahwa latihan PBB merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter personel Polri yang profesional dan berintegritas.

“Latihan PBB bukan sekadar kegiatan fisik, namun menjadi sarana pembinaan mental, kedisiplinan, serta kepatuhan terhadap komando dan aturan yang berlaku,” ujar Kompol Radian Andy Pratomo.

Menurutnya, kedisiplinan yang terbangun melalui latihan baris berbaris akan tercermin dalam pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan humanis kepada masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa kekompakan dalam barisan merupakan representasi dari soliditas dan sinergi antar satuan, yang sangat dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Sanggau.

“Personel yang solid dan disiplin akan lebih siap menghadapi berbagai tantangan tugas, baik dalam kegiatan preventif, preemtif, maupun penegakan hukum,” tambahnya.

Latihan PBB tersebut ditutup dengan evaluasi oleh instruktur guna mengoreksi setiap gerakan serta memastikan seluruh personel memahami dan melaksanakan materi latihan dengan baik.

Melalui kegiatan latihan yang berkelanjutan ini, Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme personel sebagai wujud kesiapan institusi dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (Dny Ard / Humas Res Sgu)