» » » Kepedulian Terhadap Sesama, Kapolsek Sekayam Kunjungi Seorang Warga Tuna Netra

Kepedulian Terhadap Sesama, Kapolsek Sekayam Kunjungi Seorang Warga Tuna Netra

Penulis By on Kamis, 19 April 2018 | No comments



Polda Kalbar - Polres Sanggau - Berkat keaktifan Bhabinkamtibmas Desa Balai Karangan Brigadir Yan Maro dalam membina Desa binaanya, kini ditemukan seorang warga  tuna netra yang butuh uluran tangan. Mendapatkan informasi tersebut, sontak Kapolsek Sekayam AKP Suparwoto, S. Ip didampingi Kanit Binmas Aiptu Sapti Widada dan Bhabinkamtibmas Brigadir Yan Maro mengunjungi rumah Ibu Yohanda yang beralamat di Gang Kliyen Dusun Balkar III, Desa Balkar, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kamis (19/04).

Sesuai Intruksi Kapolres Sanggau AKBP Rachmat Kurniawan, SH, S. IK, MM kepada seluruh jajaran agar menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu warga yang kurang mampu, hal tersebut ditindaklanjut oleh Kapolsek Sekayam AKP Suparwoto.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek menyerahkan santunan sembako dan tali asih kepada keluarga tidak mampu dan tuna netra, yakni Ibu Yohanda.

Kepala Kepolisian Sektor Sekayam menyampaikan, bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan dalam menumbuhkan rasa kemanusiaan ditengah masyarakat. Dan dalam kesempatan ini, untuk mengurangi beban hidupnya, Polsek Sekayam memberikan sembako dan tali asih kepada Ibu Yohanda, orang yang mengalami tuna netra.


“Jangan menilai harganya namun kita menilai manfaatnya. Kegiatan ini sebagai implementasi dari himbauan bapak Kapolres Sanggau agar dapat ditiru oleh anggota lain yang mampu berbagi kepada warga yang tidak mampu guna mengurangi beban hidupnya,” imbuh Kapolsek.

Lanjutnya, Kapolsek mengatakan bahwa Ibu Yohanda merupakan orang yang sangat hebat. Walaupun mempunyai kekurangan / cacat fisik penglihatan, beliau merupakan guru ngaji dan juga pembaca kitab suci Al - Quran dengan hafalan serta meliliki daya ingat yang sangat luar biasa.

“Ini perlu jadi contoh buat kita, walaupun dengan keterbatasan fisik Ibu Yohanda masih bisa mengajar ngaji dan itu sangat bermanfaat bagi warga disekitarnya. Saya merasa bangga bisa bertemu beliau secara langsung,” ungkap AKP Suparwoto.

Diakhir kegiatan Kapolsek mengatakan “kami memang tidak bisa melakukan banyak hal untuk Ibu Yohanda, namun hanya bisa sedikit membantu meskipun tak seberapa namun semoga bantuan ini bisa meringankan beban hidupnya,” pungkas AKP Suparwoto.


Penulis : Denny Ardiyanto

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya