» » » Sinergitas TNI-Polri dan Tagana Meliau Terjun Langsung Kunjungi Rumah Warga yang Terkena Banjir Bandang

Sinergitas TNI-Polri dan Tagana Meliau Terjun Langsung Kunjungi Rumah Warga yang Terkena Banjir Bandang

Penulis By on Selasa, 17 April 2018 | No comments



Polda Kalbar - Polres Sanggau - Semua orang tentunya memerlukan air untuk kelangsungan hidupannya, namun bagaimana bila jumlah debit air tersebut melebihi dari sewajarnya, mungkin hal tersebut dapat menjadi ancaman bahkan bencana bagi kita semua bukan?. Itulah yang kini sedang dialami oleh warga desa di tepian aliran Sungai Kuala Buayan, mulai dari Dusun Kuala Buayan Desa Kuala Buayan sampai Dengan Dusun Batu Laut Desa Kuala Rosan, yang mana sebagian besar rumah warga masyarakatnya terendam banjir akibat luapan aliran Sungai Kuala Buayan.

Betempat di Dusun Sengkuang Daok Desa Kuala Buayan Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau hari Senin tanggal 16 April 2018 Pukul 13.00 Wib, berdasarkan laporan warga mengenai bencana banjir yang menggenangi rumah-rumah warga masyarakat akibat hujan lebat yang terjadi mulai dari hari Minggu tanggal 15 April 2018 Pukul 16.30 Wib s/d hari Senin tanggal 16 April 2018 Pukul 03.00 Wib, oleh karenanya Personil Polsek Meliau beserta Personil Koramil Meliau dan Personil Tagana Meliau melaksanakan kegiatan monitoring dan pendataan korban bencana banjir.


Dengan menggunakan transportasi jalur air yang seadanya, tim patroli bencana banjir ini mendatangi rumah-rumah warga guna memastikan tidak adanya korban jiwa. Alhasil berdasarkan data monitoring dan pendataan korban bencana banjir, diketahui bahwa bencana banjir tersebut tidak memakan korban jiwa, hanya saja kerugian yang dialami oleh warga masyarakat korban bencana banjir diantaranya berupa materi, yakni perabotan rumah tangga, barang elektronik, dan kendaraan bermotor yang rusak akibat hanyut, tergenang, dan terkena air, serta lahan pertanian yang rusak dan hewan ternak yang mati akibat tergenang air.

Adapun kegiatan patroli dan monitoring yang dilakukan oleh Tim Patroli Banjir tersebut selain untuk mengantisipasi adanya korban jiwa juga bertujuan untuk mendata jumlah korban bencana banjir yang berada di Dusun Senkuang Daok Desa Kuala Buayan Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Adapun uuntuk sementara ini jumlah rumah yang terendam banjir berjumlah 198 Rumah / KK dari jumlah 233 Rumah / KK yang ada di Dusun Sengkuang Daok Desa Kuala Buayan Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau. Hal tersebut membuktikan bahwa 85% rumah yang ada didusun tersebut terancam tenggelam bilamana bencana banjir tersebut disusun oleh hujan yang lebih deras lagi dikemudian harinya, selain itu yang menjadi satu ancaman bagi korban bencana banjir seperti ini yakni wabah penyakit diare, disentri, kolera, dan malaria.


Salah satu korban bencana banjir, Rudi (39 tahun) menuturkan kepada petugas Bhabinkamtibmas Polsek Meliau dan tim patroli banjir bahwa, "Saya selaku Kepala Dusun Sengkuang Daok Desa Kuala Buayan sangat senang dan bersyukur akan kedatangan bapak-bapak kedusun kami ini, yang mana dapat bapak-bapak sekalian lihat bahwa rumah-rumah warga dusun kami ini banyak yang terendam banjir dan kegiatan warga masyarakat kami saat ini tidak dapat berjalan seperti biasanya akibat banjir ini, mohon kiranya pemerintah dapat mrmperhatikan keadaan kami", tegas Bapak Rudi selaku Kadus Sengkuang Daok Desa Kuala Buayan.

Selanjutnya tim patroli banjir Kecamatan Meliau yang hendak menuju ke Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan berhalangan ke Desa Pampang Dua dan Desa Kuala Rosan, dikarenakan arus debit air yang cukup deras melawan arah tujuan speed boat 18 PK, alat transportasi yang kurang memadai, dan cuaca yang kurang memungkinkan menyebabkan tim tidak dapat menuju ke Desa Pampang Dua dan Kuala Rosan.


Penulis : F. Febri Tri Suhardi
Publish : Humas Polres Sanggau

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya