Polda Kalbar - Kunjungan kerja. Inilah yang
dilakukan Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi
Drs Didi Haryono SH MH ke sejumlah daerah. Kabupaten Kayong Utara salah satu
kabupaten yang disambanginya. Ia datang ke sana dengan sejumlah pejabat utama Polda Kalimantan
Barat.
Kegiatan yang
digelar di Istana Rakyat Kabupaten Kayong Utara itu tampak hadir juga Bupati
Ketapang, Citra Duani beserta SKPD dan Forkopimda Kayong Utara, Pabung Kodim
1203 Ketapang beserta para Danramil jajaran Kodim 1203 Ketapang, Para Camat,
Kepala Desa, Lurah, Babinsa dan Bhabinkamtibmas se - Kabupaten Kayong Utara.
Dalam
kesempatan itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal
Polisi Drs Didi Haryono SH MH menyebut, provinsi Kalimantan Barat mempunyai
kekayaan yang melimpah dari segi aspek geografis demografi, dan sumber daya alam.
“Kalimantan
Barat mempunyai kekayaan alam yang melimpah khusus wilayah Kabupaten
Kayong Utara, untuk itu kita harus memanfaatkan dengan sebaik-baiknya,"
tutur Kepala Kepolisian Daerah
Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Kepala
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono
SH MH menjelaskan, dalam program desa mandiri ini Provinsi Kalimantan Barat
terdiri dari 176 kecamatan, 2.031 Desa, 217 pulau dan kurang lebih 1.500 desa
yang tertinggal. Untuk itulah,
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mendukung penuh upaya pemerintah provinsi
Kalimantan Barat mewujudkan desa mandiri di daerah ini. Hal itu tentunya
mempercepat pembangunan yang merata , adil, dan makmur sejahtera. “Kepolisian
siap mendukung,” ucap Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur
Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, menegaskan.
Kepala
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH
MH kembali mengingatkan, untuk aparatur desa tentunya musti hati-hati dalam
penggunaan dana desa. Sebab, jika lalai dan lemah pengawasan justru akan
berdampak negatif.
“Khususnya
dalam penggunan anggaran dana desa yang ada. Polri sangat antusias dalam mendukung program ADD untuk mencegah lebih
awal dari hal-hal penyimpangan oleh para Kepala Desa. Jangan sampai ada yang menghambat pembangunan desa. Ini
jangan ada korban karena salah penggunan
uang dana desa,” ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur
Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Tingkat
Kejahatan di Kabupaten Kayong Utara Paling Rendah, Kepala Kepolisian Daerah
Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menjelaskan,
soal situasi Kamtibmas di Kayong Utara yang paling Kondusif dibanding Kabupaten
- kabupaten dan Polres - polres lain di jajaran Polda Kalbar. Namun begitu,
bukan berarti Polres Kayong Utara berleha-leha dan terlena. Akan tetapi, harus
mampu dan menekan kriminalitas sejak dini. Sebab, jika hal itu dilakukan, maka
keamanan akan terjaga damai dan sejahtera.
"Tingkat
kejahatan di Kabupaten Kayong Utara paling rendah daripada kabupaten lain atau
polres - polres lain jajaran Polda Kalbar, karena ada kerukunan dan rasa
kekeluargaan yang sangat kental," tutur Kepala Kepolisian Daerah
Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.
Kepala
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono
SH MH menegaskan, "Dengan semangat bersama, TNI dan Polri selalu mendukung
pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk mencapai target tahun 2019, Indeks
Pembangunan Manusia serta Indeks Kebahagiaan Manusia Kalbar masuk sepuluh
besar,"
Kapolda Kalbar
Pimpin Apel 3 Pilar di Kabupaten Kayong Utara Di Aula Istana Rakyat Bupati
Kayong Utara, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal
Polisi Drs Didi Haryono SH MH beserta rombongan memimpin langsung kegiatan Apel 3 Pilar Desa. Pesertanya adalah
Kepala Desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. Selain itu, Bupati Kayong Utara
Citra Duani, Kapolres Kayong Utara AKBP
Asep Irpan Rosadi, Forkopimda, para Kepala Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas,
tokoh masyarakat dan tokoh agama juga turut hadir dalam kegiatan itu.
“Apel 3 Pilar
Desa digelar demi kesiapan penyelenggaraan dan pengamanan Pemilu 2019 dan
akselerasi pembangunan desa mandiri di Kabupaten Kayong Utara,” kata Kepala
Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono
SH MH.
Sementara itu,
Bupati Kayong Utara, Citra Duani, berharap Apel 3 Pilar Desa saling bersinergi.
Tujuanya jelas, agar Pemilu berjalan
aman dan damai.
“Supaya
tingkat keamanan dan kenyamanan di Kayong Utara ini dapat terjaga, serta Pemilu
yang aman dan damai di Kabupaten Kayong Utara pada tahun 2019 ini bisa
terwujud," kata Bupati Kayong
Utara, Citra Duani.
Bupati Kayong
Utara, Citra Duani, menjelaskan akselerasi pembangunan desa mandiri di
daerahnya menargetkan empat desa lain
segera terbentuk menjadi desa mandiri tahun 2019. “Empat desa itu antara lain
Pangkalan Buton, Teluk Melano, Teluk Batang, dan Seponti Jaya. Sehingga
nantinya tingkat perekonomian masyarakat desa di Kayong Utara bisa meningkat,”
ujarnya menjelaskan.
_____
[Informasi di atas ditulis, diramu, dikemas oleh
Kepala Urusan Liputan Produksi Dokumentasi (Lipprodok) Humas Polda Kalimantan
Barat, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Cucu Safiyudin S.Sos SH
MH] twitter @cucusafiyudin





