Polres Sanggau - Tekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di
wilayah Kabupaten Sanggau, Polsek Toba menggelar kegiatan pembinaan dan
sosialisasi kepada masyarakat Kecamatan Toba pada Minggu (11/5/2025). Kegiatan
ini berlangsung sejak pukul 13.30 WIB, dengan tujuan utama
meningkatkan kesadaran warga terhadap bahaya karhutla serta pentingnya
pencegahan dini.
Sosialisasi dilaksanakan secara langsung dengan pendekatan humanis oleh
anggota Polsek Toba, yakni Bripka Gusti H. Amri dan Bripka Yulianus Ciun.
Keduanya menyambangi masyarakat di beberapa titik strategis di Kecamatan Toba
untuk menyampaikan imbauan dan edukasi secara langsung.
Materi yang disampaikan dalam sosialisasi mencakup bahaya membakar lahan
sembarangan, dampak lingkungan serta hukum yang mengatur larangan karhutla.
Warga juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga wilayah
masing-masing agar tetap aman dari potensi kebakaran, terutama menjelang musim
kemarau.
Kapolsek Toba, Iptu Arnold Rocky Montolalu, S.H., M.H., dalam
keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah
preventif untuk menekan angka kebakaran hutan dan lahan yang kerap terjadi
setiap tahun.
Kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa karhutla bukan hanya
masalah lingkungan, tetapi juga masalah hukum dan sosial. Pencegahan harus
dilakukan dari tingkat paling bawah, yakni masyarakat,” ujarnya.
Iptu Arnold juga menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh komponen
masyarakat, mulai dari kepala desa, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat dan
pemuda.“Dengan kolaborasi dan komunikasi yang baik, kita bisa mencegah karhutla
sebelum terjadi. Deteksi dini dan respons cepat sangat penting,” tambahnya.
Masyarakat yang mengikuti kegiatan ini tampak antusias dan menyambut
baik pendekatan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian. Beberapa warga bahkan
menyampaikan apresiasi karena telah mendapatkan informasi yang selama ini
kurang dipahami secara utuh.
Polsek Toba juga mengingatkan bahwa pembakaran hutan dan lahan secara
sengaja merupakan tindakan melanggar hukum yang bisa dijerat dengan
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan
Lingkungan Hidup, dengan ancaman pidana yang tidak ringan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polres Sanggau dan jajarannya
dalam mendukung program nasional penanggulangan karhutla, sekaligus menciptakan
kondisi wilayah yang aman, nyaman, dan bebas bencana.
Ke depan, Polsek Toba berencana menggandeng instansi terkait seperti
Manggala Agni, BPBD, serta Dinas Lingkungan Hidup untuk memperkuat sosialisasi,
pelatihan, dan patroli terpadu di titik-titik rawan karhutla.
Dengan edukasi yang
terus-menerus dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan Kecamatan Toba bisa
menjadi wilayah percontohan dalam pengendalian karhutla di Kabupaten Sanggau.
(Dny Ard / Hms Res Sgu)